Kisah Pria Di Tangerang Nyaris Lumpuh Akibat Saraf Kejepit

May 19, 2026 12:30 PM - 4 jam yang lalu 191

Jakarta -

Seorang laki-laki di Tangerang belum lama ini viral di media sosial setelah menceritakan kisahnya mengalami saraf kejepit. Pria berjulukan Charis Nicholas Tanzil ini apalagi nyaris lumpuh setelah didiagnosis saraf kejepit, Bunda.

Perlu diketahui, saraf kejepit menggambarkan satu jenis kerusakan alias cedera pada saraf alias kumpulan saraf. Mengutip dari laman Web MD, saraf terjepit terjadi ketika ada tekanan pada saraf.

Tekanan tersebut bisa terjadi lantaran adanya aktivitas berulang alias kebiasaan menahan tubuh di satu posisi dalam waktu yang lama. Tekanan saraf paling sering terjadi di antara jaringan seperti ligamen, tendon, dan tulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kisah laki-laki alami saraf kejepit

Dalam video yang diunggah di Instagram, Charis Nicholas membagikan perjalanan panjangnya melakukan perawatan saraf kejepit sejak tahun 2017. Selama periode 2018 hingga 2020, laki-laki 26 tahun ini menjalani beragam perawatan, seperti fisioterapi, terapi kretek, akupunktur, berenang, hingga urut.

Tiga tahun menjalani perawatan, laki-laki dari Tangerang ini tidak sembuh dari saraf kejepit yang diidapnya. Pada satu titik, dia apalagi menjadi terbiasa dengan rasa sakit yang dirasakan.

"Selama 3 tahun enggak pernah bener-bener 100 persen sehat sampai jadi terbiasa dengan sakit," ucap Nicholas dalam salah satu unggahannya di akun IG @charis_nicholas.

Pada tahun 2021, dia akhirnya memutuskan untuk operasi. Meskipun awalnya mengaku takut, dia tidak mempunyai pilihan lain selain menjalani tindakan medis ini.

Setelah operasi, Nicholas langsung bisa berdiri, Bunda. Ia setidaknya kudu menjalani proses recovery selama kurang lebih setahun untuk mengatasi trauma otot yang kaku. Kini, kondisinya sudah jauh lebih baik.

Ketika berbincang dengan detikcom, Nicholas mengatakan bahwa pasca operasi dia mempunyai beberapa larangan agar masalah saraf kejepitnya tidak kembali. Selain tidak boleh mengangkat beban berat, dia kudu memerhatikan postur tubuh saat mengangkat beban.

Lantas, apa saja latihan yang kudu dilakukannya usai menjalani operasi?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(ank/som)

Selengkapnya