Krisjiana Baharudin Putuskan Vasektomi, Wujud Cinta untuk Siti Badriah yang Sudah 2 Kali Hamil

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 501x dilihat
Krisjiana Baharudin Putuskan Vasektomi, Wujud Cinta untuk Siti Badriah yang Sudah 2 Kali Hamil

Bagikan Postingan

Jakarta -

Pasangan artis Krisjiana Baharudin dan Siti Badriah telah dikaruniai dua anak. Baru-baru ini, keduanya memutuskan untuk tidak lagi menambah momongan, Bunda.

Krisjiana memutuskan untuk menjalani vasektomi. Melalui unggahan di Instagram, lelaki 32 tahun ini mengungkap karena di balik keputusannya.

"Gua memutuskan untuk vasektomi," kata Krisjiana di mula video unggahannya.


Krisjiana menjalani vasektomi sebagai bentuk rasa cintanya pada sang istri yang sudah rela berkorban untuk hamil dan melahirkan dua anak. Tak sampai di situ, Krisjiana juga mengungkap perjuangan yang telah dilalui istrinya setelah melahirkan.

"Kadang para suami itu lupa, di balik hadirnya seorang anak, ada perjuangan seorang istri yang enggak sedikit. Sembilan bulan membawa hayat di dalam tubuhnya, melewati mual, lelah, fluktuasi tubuh, sampai rasa sakit saat melahirkan," ungkapnya.

"Dan setelah itu, statis ada menyusui, begadang, dan statis banyak hal lain yang dikorbankan buat keluarga."

Sebagai suami, Krisjiana merasa tidak memiliki hak atas tubuh istrinya. Baginya, semua keputusan mengenai hamil dan melahirkan adalah absolut keputusan Siti.

"Ketika gua dan istri merasa famili kita udah cukup, gua sadar satu hal. Gua enggak punya hak untuk memaksa istri gua hamil lagi. Gua juga enggak punya hak menentukan apa yang mesti dia lakuin sama tubuhnya. Karena itu tubuh dia, dia berkuasa memilih, apakah statis mau hamil lagi maupun enggak," ujar Krisjiana.

"Kalau dia bilang, 'aku udah cukup', maka tugas gua bukan memaksa. Tapi tugas gua adalah menghormati pilihannya. Dan jika selama ini dia sudah begitu banyak berkorban dan menghadirkan anak-anak kami ke dunia, mungkin kini giliran gua yang ngambil bagian."

Menurut Krisjiana, keputusan untuk vasektomi ini tidak bisa cuma dipandang sebagai pengorbanan. Ini adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai suami, Bunda.

"Dalam pernikahan, pengorbanan seharusnya tidak berjalan satu arah. Kalau sudah sepakat memutuskan untuk tidak hamil lagi, stop bebankan semua pada istri.
Biarlah kita para suami yang ambil bagiankecil saat ini," tulisnya dalam caption unggahan.

Apa itu vasektomi?

Vasektomi merupakan salah satu bentuk kontrasepsi lelaki yang dapat mencegah kehamilan perempuan. Menurut Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN dalam halaman Instagram @kemendukbangga_bkkbn, vasektomi adalah metode kontrasepsi KB lelaki berupa aksi pengikatan dan pemutusan kedua saluran (vas deferens) sperma kanan dan kiri.

Setelah menjalani vasektomi, cairan mani yang keluar tidak akan hamil sperma, sehingga tidak terjadi kehamilan. Vasektomi tidak akan memengaruhi ereksi dan ejakulasi. Prosedur ini terbilang cepat, minim risiko, dan tidak memengaruhi hormon maupun kesehatan jangka panjang.

Menurut tabib ahli obstetri dan ginekologi, dr. Ilham Utama Surya, Sp.OG, pada vasektomi, kantung vesikula seminalis statis memproduksi cairan semen (mani), yang berguna untuk menghantarkan sperma. Tetapi, sel sperma tidak dapat keluar (di-blok) karena saluran vas deferens sudah dipotong maupun diikat.

Vasektomi bisa dilakukan oleh semua laki-laki, kecuali mereka yang memiliki gangguan pembekuan darah. Meski minim risiko, aksi vasektomi kemungkinan menyebabkan efek samping, seperti perdarahan terus-menerus, infeksi, dan luka yang sulit sembuh.

"Meski cuma prosedur kecil, metode vasektomi dapat menimbulkan luka yang sulit sembuh pada lelaki yang menderita masalah pembekuan darah," kata Ilham saat dihubungi Kincai Media, beberapa waktu lalu.

Demikian berita terbaru dari Krisjiana Baharudin yang memutuskan untuk menjalani vasektomi sebagai bentuk cinta kepada sang istri Siti Badriah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads