Mengenal Fibroadenoma, Benjolan Payudara yang Umum Dialami Perempuan Muda

Jul 13, 2026 08:30 AM - 1 bulan yang lalu 19472

Fibroadenoma adalah benjolan tetek jinak yang paling sering ditemukan pada perempuan, terutama berumur 15–35 tahun. Meski bukan kanker, kemunculan benjolan ini kerap menimbulkan kekhawatiran lantaran bentuknya menyerupai benjolan pada kanker payudara.

Untuk itu krusial untuk mengenal apa itu fibroadenoma mulai dari penyebab, gejala, langkah mengatasi dan gimana mencegahnya. Simak yuk Bunda, ulasan selengkapnya.

Apa itu fibroadenoma?

Mengutip laman Clevelandclinic, Fibroadenoma adalah benjolan tetek yang bukan kanker (jinak). Tumor yang halus, berbentuk bulat, dan padat ini terdiri dari jaringan fibrosa serta jaringan kelenjar yang membentuk suatu massa. Dalam kasus yang sangat jarang, fibroadenoma dapat mengandung sel kanker payudara.


Dalam kasus yang sangat jarang, fibroadenoma dapat mengandung sel kanker. Namun, secara umum kondisi ini tidak berkembang menjadi kanker payudara.

Fibroadenoma dapat muncul pada satu alias kedua payudara. Ukurannya bervariasi, mulai dari sebesar kacang polong hingga mencapai lebih dari 5 sentimeter pada beberapa kasus.

Jenis-Jenis fibroadenoma

Fibroadenoma dibedakan menjadi beberapa jenis berasas karakteristiknya.

1. Fibroadenoma sederhana (simple fibroadenoma) 

Fibroadenoma sederhana merupakan jenis yang paling umum. Benjolan ini condong berukuran lebih mini dan tidak meningkatkan akibat kanker payudara. Jika diperiksa di bawah mikroskop melalui biopsi, jaringan fibroadenoma sederhana tampak seragam, artinya sel-selnya mempunyai corak dan susunan yang sama.

2. Fibroadenoma kompleks

Fibroadenoma kompleks biasanya ditemukan pada wanita berumur di atas 35 tahun. Jenis ini dapat mengandung kista mini alias kalsifikasi sehingga sedikit meningkatkan akibat kanker tetek dibandingkan fibroadenoma sederhana. Jenis ini terjadi pada sekitar 15 persen kasus fibroadenoma.

3. Fibroadenoma raksasa

Fibroadenoma raksasa (giant fibroadenoma) berukuran lebih dari 5 sentimeter. Karena ukurannya yang besar, benjolan ini dapat mengubah corak tetek dan sering kali memerlukan tindakan operasi.

4. Fibroadenoma juvenil

Jenis ini terjadi pada anak-anak dan remaja berumur sekitar 10–18 tahun. Meski tergolong jarang, fibroadenoma juvenil umumnya berkarakter jinak dan mempunyai prognosis yang baik.

Gejala dan ciri-ciri fibroadenoma

Fibroadenoma umumnya tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sering kali baru disadari saat melakukan pemeriksaan tetek sendiri. 

  • Berbentuk bulat alias oval dengan pemisah yang jelas.
  • Permukaannya halus.
  • Bertekstur padat alias kenyal.
  • Ukurannya bisa sekecil kacang polong hingga sebesar bola golf, meskipun ukuran yang paling umum sekitar 2 hingga 3 sentimeter (cm).

Pada beberapa perempuan, fibroadenoma dapat terasa lebih sensitif alias nyeri beberapa hari sebelum menstruasi dimulai. Fibroadenoma yang berukuran besar juga lebih mungkin menyebabkan nyeri dibandingkan yang berukuran kecil.

Fibroadenoma umumnya tumbuh sangat lambat. Namun, benjolan ini tidak selalu membesar dan apalagi dapat mengecil dengan sendirinya. Hal ini terutama terjadi pada remaja alias wanita yang telah memasuki masa menopause. Sebaliknya, fibroadenoma dapat bertambah besar selama kehamilan.

Penyebab fibroadenoma

Hingga kini, penyebab pasti fibroadenoma belum diketahui. Namun, para mahir menduga kondisi ini berangkaian erat dengan hormon estrogen.

Hal tersebut terlihat dari kecenderungan fibroadenoma yang membesar selama kehamilan alias saat menjalani terapi hormon. Sebaliknya, benjolan ini sering mengecil setelah menopause ketika kadar estrogen dalam tubuh menurun.

Fibroadenoma berkembang pada lobulus, ialah bagian tetek yang berfaedah menghasilkan ASI saat menyusui.

Cara mengatasi fibroadenoma 

Sebagian fibroadenoma dapat mengecil alias apalagi lenyap dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan. Jika hasil biopsi menunjukkan bahwa benjolan tersebut bukan kanker, master biasanya bakal menyarankan kontrol rutin untuk memantau apakah ada perubahan pada benjolan, umumnya setiap tiga hingga enam bulan. 

Pemantauan ini dapat meliputi pemeriksaan tetek secara langsung oleh dokter, USG payudara, alias mammografi.

Dalam beberapa kasus, master dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat fibroadenoma. Tindakan ini biasanya dilakukan jika hasil pemeriksaan pencitraan alias biopsi menimbulkan kecurigaan, benjolan menyebabkan nyeri alias ukurannya sangat besar.

Prosedur yang paling sering dilakukan untuk mengangkat fibroadenoma adalah eksisi bedah, ialah operasi untuk mengangkat benjolan dari payudara. 

Selain operasi, beberapa kasus tertentu dapat ditangani dengan krioablasi (cryoablation), ialah prosedur membekukan jaringan fibroadenoma hingga hancur. Namun, metode ini lebih jarang digunakan dibandingkan operasi.

Cara mencegah fibroadenoma 

Sayangnya, belum ada langkah yang terbukti dapat menurunkan akibat terjadinya fibroadenoma. Namun, Bunda dapat melakukan beberapa langkah berikut untuk membantu mengurangi akibat kanker payudara:

  • Melakukan pemeriksaan tetek sendiri (SADARI) secara rutin.
  • Menjalani pemeriksaan tetek klinis setiap tahun oleh master umum alias master ahli obstetri dan ginekologi (Sp.OG).
  • Melakukan skrining mammografi secara berkala, umumnya mulai usia 40 tahun, alias lebih awal jika Bunda mempunyai akibat tinggi terkena kanker payudara.
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol. Jika mengonsumsinya, batasi jumlahnya.
  • Tidak merokok.
  • Mengonsumsi banyak buah dan sayuran serta berolahraga secara teratur.
    Menjaga berat badan tetap sehat sesuai kondisi tubuh.

Kapan Bunda kudu ke dokter?

Segera hubungi master andaikan Bunda mengalami salah satu kondisi berikut:

  • Benjolan tetek yang berubah corak alias ukurannya semakin besar.
  • Benjolan yang terasa nyeri.
  • Muncul benjolan baru pada payudara.
  • Keluar cairan dari puting alias muncul ruam di area puting.

Pemeriksaan sejak awal dapat membantu memastikan penyebab benjolan dan menentukan penanganan yang tepat. Semoga info tentang fibroadenoma berfaedah ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya