Mulanya Shalat Lima Waktu (bagian I)

Jan 16, 2026 10:52 AM - 4 bulan yang lalu 121631

Kincai Media , JAKARTA -- Sebenarnya, kapankah pelaksanaan shalat dimulai dalam kehidupan umat manusia? Tak ada keterangan yang perincian menjelaskan masalah ini.

Namun demikian, dalam Alquran terdapat keterangan, para nabi dan rasul yang diutus oleh Allah semuanya melaksanakan ibadah, termasuk shalat. Nabi Adam AS shalat. Begitu pula Nabi Nuh, Idris, Hud, Saleh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Musa, Isa, hingga Rasulullah Muhammad SAW--semuanya mendirikan shalat.

Hanya saja, gimana shalatnya para nabi dan rasul itu, tak diketahui dengan pasti, selain shalat umat Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam beragam kitab tarikh tasyri’ dan sirah nabawiyah disebutkan, shalat lima waktu pertama kali diterima dan diwajibkan kepada umat Islam sejak Nabi Muhammad SAW melaksanakan Isra dan Mi’raj. Itu tepatnya pada 27 Rajab tahun kedua sebelum hijrah, alias sekitar tahun ke-11 kenabian Rasulullah SAW.

Dalam kitab Mukasyafatul Qulub, juga dalam Hayatu Muhammad karya Muhammad Husein Haykal disebutkan, ketika Nabi SAW melaksanakan Isra dari Masjid al-Haram (Makkah) ke Masjid al-Aqsha (Palestina), beliau mengendarai Buraq berbareng Malaikat Jibril. Lalu, beliau naik ke langit (Mi’raj), untuk kemudian menerima perintah shalat lima waktu di Sidratil Muntaha alias Baitul Ma’mur.

Sebelum sampai di Sidratil Muntaha, pada langit pertama, Rasul SAW berbareng Malaikat Jibril minta dibukakan pintu langit dan ditanya: "Siapa?"

Jibril menjawab: "Saya Jibril."

Ditanya lagi: "Siapa yang datang berbareng kamu?"

Jibril menjawab: "Muhammad."

Ditanya lagi: "Apakah dia diutus?"

Jibril kembali menjawab: "Iya."

Kemudian kalimat selamat datang pun diucapkan untuk Rasulullah SAW dan pintu langit pun dibukakan.

Saat dibukakan pintu langit, Rasulullah memandang Nabi Adam di sana. Jibril lampau memperkenalkan: "Ini ayahmu, Adam."

Kemudian, Jibril mengucapkan salam kepadanya, Rasul pun ikut mengucapkan salam. Nabi Adam AS menjawab salam tersebut dan mengucapkan: "Selamat datang wahai Nabi yang saleh."

Selengkapnya