Musim Kemarau, Ini Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 515x dilihat
Musim Kemarau, Ini Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

Bagikan Postingan

Jakarta -

Salat Istisqa dapat dilakukan umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT, ketika mengalami musim musim kering yang berkepanjangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) telah menginformasikan bahwa sebagian besar daerah Indonesia diperkirakan mengalami puncak musim kering pada Agustus 2026.

Pihaknya pun mengestimasi masa musim kering tahun ini dapat terjadi hingga November, meski secara lazim diprediksi berakhir sekitar Oktober.


Melansir dari Kemenag RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa kekeringan dan karhutla menjadi bagiankecil dari insiden yang menonjol di sejumlah daerah selama musim musim kering 2026.

Kondisi ini berakibat pada berkurangnya sumber air penduduk serta meningkatnya insiden kebakaran lahan.

Di tengah kondisi tersebut, Bunda dapat memanjatkan doa kepada Allah SWT, salah satunya melalui pelaksanaan salat Istisqa.

Apa itu salat Istisqa?

Dirangkum dari buku 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya karya Arief Rachman Badrudin, salat Istisqa adalah salat sunah yang dilakukan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Salat ini dilaksanakan secara berjamaah di tempat terbuka tanpa azan dan iqamah, terdiri dari dua rakaat dengan jumlah takbir yang berbeda di tiap rakaatnya, yaitu 7 kali takbir di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua.

Setelah salat, imam biasanya memberikan khutbah yang berisi istighfar dan doa memohon hujan, Bunda.

Tata metode salat Istisqa

Terdapat juga tuntunan untuk memohon hujan dengan metode melaksanakan salat. Berikut langkah-langkah:

1. Pemerintah setempat mengimbau kepada penduduk untuk berpuasa selama tiga hari.

2. Pada hari keempat para muslim berkumpul di lapangan pada waktu pagi (sama seperti waktu salat Idul Fitri/Idul Adha) untuk melaksanakan salat berjamaah.

3. Membaca niat salat meminta hujan.

أُصَلِّي سُنَّةَ الإِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا/مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal istisqa'i rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'mûman/imâman lillâhi ta'âlâ

Artinya:

“Aku niat salat sunnah Istisqa’ dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.”

4. Pelaksanaan salat sama dengan salat Idul Fitri/Idul Adha, sesudah takbiratul ihram, berbuat takbir 7 kali pada rakaat pertama, dan 5 kali takbir pada rakat kedua dan dilanjutkan dengan rukuk, sujud hingga duduk tahiyyat kemudian salam.

5. Khatib menyampaikan khutbah dan didengarkan oleh jamaah yang hadir.

3 Doa memohon turun hujan dan terhindar dari kekeringan

Adapun beberapa bahanbacaan doa yang dapat Bunda amalkan untuk memohon turun hujan dan terhindar dari kekeringan:

1. Doa meminta hujan yang deras

اللهمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا مَرِيْعًا, نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ أٰجِلٍ

Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan marī‘an marī‘an, nāfi‘an ghaira dharrin, ‘ājilan ghaira ājilin

Artinya:

“Ya Allah, berilah kami hujan yang merata, menyegarkan tubuh, menyuburkan tanaman, berguna tidak membahayakan, segera tanpa ditunda-tunda.” (HR. Abu Dawud)

2. Doa memohon turun hujan

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

Allāhumma aghisnā, allāhumma aghisnā, allāhumma aghisnā

Artinya:

“Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Doa terhindar dari kekeringan

اللهمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ وَأَحْيِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ

Allahummasqi 'ibaadaka wa bahaa-imika wansyur rohmataka wa ahyi baladakal mayyit

Artinya:

“Ya Allah, berilah hujan kepada hamba-hambaMu, fauna ternak, berilah rahmatMu dengan merata, dan suburkan bumiMu yang tandus.”

Nah, itulah tata metode salat Istisqa untuk memohon turun hujan hingga bahanbacaan doa yang dapat diamalkan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads