Biarpun belum masuk Hari Prediksi Lahir, sering kali perut ibu mengandung kenapa rasanya turun seperti jelang persalinan ya, Bunda. Normalkah mengandung 35 minggu tapi perut sudah turun?
Proses kehamilan memang selalu membawa cerita tersendiri bagi setiap ibu. Mulai dari indikasi kehamilan yang membikin setiap ibu perlu beradaptasi hingga proses jelang persalinan yang membawa ciri-ciri tertentu.
Salah satunya di trimester akhir kehamilan, sebagian ibu mengandung mungkin merasakan jika perutnya mulai turun. Biasanya, memang ini terjadi jelang persalinan ya, Bunda. Tetapi, adakalanya juga ibu mengandung merasakannya di minggu ke-35 kehamilan.
Mengenal kapan bayi 'turun' dalam kehamilan
Pengalaman mengandung pertama bagi seorang wanita mungkin bisa terasa berbeda dengan mereka yang mengandung kedua, ketiga, dan seterusnya. Katanya, ibu yang mengandung pertama kali, bayinya mungkin terlihat perutnya turun lebih sigap ialah dua hingga empat minggu sebelum persalinan, alias apalagi lebih awal.
Sementara bagi Bunda yang sudah pernah mengandung sebelumnya, bayi mungkin tidak bakal turun sampai persalinan dimulai. Namun, perihal ini tidak bisa menjadi patokan secara tepat lantaran setiap kehamilan unik.
Berbicara mengenai perut ibu mengandung turun alias dalam istilah kehamilan disebut lightening merupakan kondisi ketika bayi turun ke panggul sebagai persiapan untuk persalinan. Disebut bayi turun lantaran begitu bayi bergerak ke bawah, Bunda bakal mempunyai lebih banyak ruang di tulang rusuk sehingga Bunda bakal merasa betul-betul lebih ringan.
Ketika perut Bunda tampak turun dan Bunda memeriksakan diri ke dokter, biasanya master bakal membantu mengidentifikasi kapan bayi turun dengan meraba perut dimana kepala bayi berada relatif terhadap panggul Bunda, seperti dikatakan Kristin Cohen, DNP, seorang perawat dan praktisi perawat kesehatan di New Jersey.
"Tim medis juga bakal mengukur tinggi fundus setiap kunjungan (jarak dari tulang kemaluan ke bagian atas rahim, yang semestinya berukuran dalam sentimeter kira-kira setara dengan berapa minggu usia kehamilan). Setelah terus meningkat sepanjang kehamilan, pengukuran ini bakal menurun ketika bayi telah masuk ke panggul, lantaran bayi telah bergerak lebih rendah di tubuh," katanya seperti dikutip dari laman Baby Center.
Banyak bumil yang mengatakan bahwa di fase ini mereka sangat senang lantaran bisa bernapas dengan lega, makan sedikit lebih nyaman, dan merasakan tekanan yang kurang kuat pada tulang rusuk mereka. Ini merupakan tanda yang menggembirakan pada ibu mengandung lantaran perjalanan kehamilan mereka bakal segera berakhir.
Penurunan posisi bayi bukan berfaedah persalinan segera terjadi
Ketika perut ibu mengandung lebih rendah sebenarnya ini tidak berfaedah jadi tanda bahwa persalinan bakal segera tiba. Sebaliknya, ketika bayi tidak turun bukan berfaedah juga persalinan tetap jauh ya, Bunda.
Biasanya, kepala bayi masuk ke panggul terlebih dahulu, tetapi jika bayi posisinya sungsang, pinggul alias kakinya bakal menempati posisinya terlebih dahulu. Setelah bayi turun dan menetap di panggul, posisinya disebut engaged.
Tanda dan indikasi penurunan posisi bayi
Ketika bayi mulai turun dan perut tampak ke bawah, mungkin Bunda bakal lebih merasa lega. Nah, untuk memastikan apakah betul terjadi penurunan posisi bayi, berikut ini tanda dan gejalanya, Bunda:
1. Lebih sering buang air mini dari sebelumnya lantaran tekanan yang meningkat pada kandung kemih
2. Merasa semakin tidak nyaman saat berjalan
3. Mengalami sakit punggung lantaran bayi memberi tekanan yang meningkat pada otot dan persendian di punggung bawah
4. Mengalami wasir
5. Bunda dapat makan lebih banyak tanpa merasa terlalu kenyang lantaran tekanan pada perut berkurang
6. Pernapasan terasa lebih mudah
7. Merasa lebih lega dari rasa panas di dada
8. Adanya perubahan pada tampilan perut
9. Kehilangan sumbat lendir lantaran bayi memberi tekanan lebih pada leher rahim
Normalkah mengandung 35 minggu tapi perut sudah turun?
Mengutip dari laman The Bump, menjelang akhir trimester ketiga, bayi mulai melakukan perjalanan dari rahim ke bawah menuju panggul untuk mempersiapkan kehamilan. Proses bergerak ke posisi optimal ini disebut lightening pada kehamilan.
"Proses ini terjadi akibat dari pelunakan pada segmen bawah rahim," jelas Skyler Jacobs, CNM, seorang perawat di Georgia. Pada dasarnya, sambungnya, serviks berkurang panjangnya dan bayi turun lebih rendah.
Penyebutan istilah lightening pada kehamilan dikarenakan ketika bayi bergerak ke bawah, ibu mengandung merasa lebih ringan, setidaknya di bagian atas perutnya. Dengan lebih sedikit tekanan yang diterapkan pada tulang rusuk dan diafragma, bakal membuatnya lebih mudah untuk bernapas.
Terkait kapan bayi turun, biasanya bayi bakal turun sekitar dua hingga empat minggu sebelum persalinan alias antara 36 dan 30 minggu, Bun. Tetapi, waktunya sangat bervariasi. "Lightening dapat terjadi beberapa minggu alias apalagi hanya beberapa jam sebelum persalinan," kata Dr Sanaz Ghazal, MD, FACOG, seorang obgyn dan ahli endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Orange Country, California.
Selain itu, antara kehamilan pertama dan kehamilan berikutnya juga kerap ada perbedaan dalam perihal waktu. Dikatakan Dr Cynthia Rios, MD, seorang obgyn di Houston Methodist Obstetrics and Gynecology Associates di Texas bahwa ibu pertama kali biasanya mengalami lightening berminggu-minggu sebelum persalinan. Namun, untuk pasien yang pernah mempunyai bayi sebelumnya, penurunan terjadi selama persalinan atua tepat pada awal persalinan.
Kapan Bunda perlu menghubungi dokter?
Mengalami perut turun saat mengandung trimester terakhir sangatlah normal dan ketika terjadi nyeri panggul setelah bayi turun juga menjadi indikasi yang normal, Bun. Namun, beberapa jenis nyeri panggul mungkin perlu diperiksa lebih lanjut seperti dikutip dari laman Medical News Today.
Ada baiknya, segera berkonsultasi dengan master jika nyeri panggul terus menerus alias teratur terjadi. Atau, jika nyeri panggul tersebut disertai dengan perdarahan, kehilangan cairan, demam, dan indikasi rawan lainnya.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·