Oppie Andaresta Tak Tahan Jauh Dengan Sang Putra, Kunjungi Di Bandung Hampir Tiap Minggu

May 20, 2026 01:50 PM - 1 jam yang lalu 78

Jakarta -

Penyanyi Oppie Andaresta sekarang menetap di Bali berbareng suaminya Kurt Kaler. Dari pernikahannya dengan Kurt, Oppie dikaruniai seorang anak laki-laki berjulukan Kai Matari Bejo Kaler alias berkawan disapa Kai, Bunda.

Saat ini, Kai sudah berumur 18 tahun. Pria bermuka blasteran ini diketahui tengah menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Oppie begitu dekat dengan putra semata wayangnya. Baru-baru ini, Oppie mengungkap kedekatannya dengan sang putra yang dianggapnya mempunyai kepribadian baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Dia adalah laki-laki yang baik ya. Maksudnya, saya dan suami cukup bangga lah punya anak. Belajarnya nyaris tidak pernah dikasih tahu," ungkap Oppie dalam kegiatan Pagi-Pagi Ambyar di Trans TV, belum lama ini.

Sebagai seorang ibu, Oppie mengaku bahwa dia cukup pencemburu dengan putranya. Saat Kai diterima kuliah di ITB, Oppie mengaku kangen hingga sering terbang ke Bandung untuk menjenguk sang putra.

"Tapi memang lantaran anaknya hanya satu, (jadi) emak-emak posesif. Enggak ketemu itu enggak bisa," ungkap Oppie.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kai. Putra Oppie ini mengaku bahwa sang Bunda nyaris setiap minggu menjenguknya lantaran kangen.

"Sebenarnya walaupun (hidup) terpisah, tiap minggu tuh dia tiba-tiba datang gitu. Enggak dikabarin, saya kembali ke kos, tiba-tiba (datang) itu bisa tuh. Sering tiap minggu," ujar Kai.

Saat pertama hidup terpisah dari sang putra, Oppie mengaku sedih. Hal ini lantaran dia sudah terbiasa menjalani peran sebagai Bunda yang mengurus sendiri putranya sejak kecil.

Seiring berjalannya waktu, Oppie mengaku sudah mulai beradaptasi. Saat ini, dia sedang mencoba untuk menerima keputusan sang putra yang memilih kuliah jauh dari keluarga.

"Iya (sedih), kan biasa dari pagi bangun tidur sudah urusin dia, tiba-tiba dia sudah bisa berdikari gitu. Jadi kayak kehilangan pekerjaan sebagai seorang ibu. Ini lagi masa transisi, jadi lama-lama sudah bisa terima," katanya.

Oppie memahami bahwa sebagai orang tua, dia kudu rela melepas anaknya untuk hidup mandiri. Tapi tetap saja, dia tak bisa menghilangkan rasa kangen lantaran kudu hidup berjauhan.

"Tapi kita sebagai orang tua memang kudu sadar bahwa anak memang kudu dilepas pelan-pelan ya. Kalau enggak, dia enggak bakal mandiri," ungkap wanita 53 tahun ini.

"Sebenarnya anak kita kuliah, dilepas mandiri, mereka enggak ada masalah. Justru masalah adanya di kita. Mereka sigap beradaptasi, jika ada masalah bakal belajar."

Sosok Oppie di mata sang putra

Tak hanya Oppie, sang putra Kai juga merasa kangen saat hidup berjauhan dengan ibundanya. Kai mulai kangen dengan kehadiran sang Bunda setelah beberapa bulan menetap di Bandung.

"Aku pas sebulan pertama kayak bahagia, kayak aduh lumayan nih independent, bisa ngerantau sendiri, hidupnya bebas. Tapi sebenarnya setelah sebulan pertama dan bulan kedua, kayak kangen juga lama-lama, enggak dimasakin," katanya.

Menurut Kai, sang Bunda adalah sosok ibu yang selalu memberikan support emosional. Saat ini merasa stres alias terbebani tugas kuliah, Kai bakal menghubungi ibundanya untuk meminta dukungan.

"Mama itu emotional support. Aku selalu telepon Mama jika saya lagi stres, kayak kadang-kadang lagi butuh uang, yah namanya juga anak ya," ungkapnya.

"Tapi biasanya jika saya lagi kebanyakan beban tugas alias lagi merasa sendiri, rasa kangen sama orang tua, itu saya telepon Mama, langsung kabarin. Menurut saya Mama tuh selalu punya jawaban yang benar," sambungnya.

Demikian kisah kedekatan Oppie Andaresta dan sang putra Kai yang sekarang sudah beranjak dewasa.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya