Orang yang Ditagih Utang Jadi lebih Galak Ternyata Ada Alasannya Menurut Psikologi

Jul 13, 2026 01:10 PM - 1 bulan yang lalu 19135

Bunda, beberapa dari kita mungkin pernah merasa jengkel saat menagih utang. Kita juga bertanya-tanya, kenapa orang yang ditagih utang jadi lebih galak dibanding yang memberikan pinjaman.

Sikap tidak bertanggung jawab ini apalagi sudah kerap terjadi di lingkungan sosial kita. Perilaku tidak bertanggungjawab ini rupanya bisa dijelaskan dari sisi psikologi, Bunda.

Menurut psikologi, respon marah alias galak orang yang ditagih utang tidak muncul lantaran niat buruk. Di luar kepribadiannya, sikap tersebut muncul sebagai respons stres akibat tekanan akibat masalah keuangan, yang memengaruhi langkah otak mengolah emosi.


Ketika seseorang terpojok, merasa malu, dan nilai dirinya terinjak lantaran ditagih utang, maka responsnya bisa sangat beragam. Salah satunya emosi dan memarahi orang yang meminjamkan duit alias barang.

Alasan seseorang jadi lebih galak saat ditagih utang

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini:

1. Stres finansial

Mengutip detikcom, keputusan untuk berutang dapat menyebabkan kekhawatiran finansial. Hal ini dapat memicu stres berkepanjangan dalam hidu, hingga pada gilirannya dapat memberikan akibat negatif. Termasuk dengan caranya merespon orang yang telah menolongnya memberikan utangan.

Bukan omong kosong, berasas sebuah survei yang dilakukan di tahun 2021 oleh Student Loan Planner meneliti tren kesehatan mental pada 2.300 mahasiswa yang mempunyai pinjaman dengan nominal tinggi. Hasilnya, satu dari 14 responden, mengatakan bahwa mereka pernah berpikiran untuk mengakhiri hidup dalam usahanya melunasi utang.

Hal senada diungkap Psikiater dari IPB, yang menjelaskan kenapa respons orang yang ditagih utang jadi lebih galak.

LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya