Pentingnya Dukungan dalam Menguatkan Perjalanan Hidup Pejuang dan Penyintas Kanker Payudara

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 505x dilihat
Pentingnya Dukungan dalam Menguatkan Perjalanan Hidup Pejuang dan Penyintas Kanker Payudara

Bagikan Postingan

Jakarta -

Perjalanan melewati kanker payudara tidak selesai setelah pengobatan selesai. Bagi para pejuang dan penyintas kanker payudara, proses untuk balik menjalani hayat sehari-hari juga bisa menghadirkan beragam tantangan, Bunda.

Di tengah perjalanan tersebut, sokongan dari orang-orang di sekitar dapat menjadi sumber penyemangat yang begitu berarti. Tak selalu mesti berupa hal besar, perhatian sederhana dapat memberikan rasa bahwa mereka tidak menjalani semuanya sendirian.

Vice Chairwoman Lovepink, Anita D. Sulistyowati, mengatakan bahwa sokongan juga bisa datang dari sesama pejuang dan penyintas. Misalnya, melalui komunitas, setiap orang yang telah terdiagnosis kanker bisa mencurahkan isi hatinya dan mendapat sokongan selama menjalani pengobatan.


"Melalui kelompok pejuang dan penyintas kanker payudara, kita merasa tidak sendiri karena kita sering sharing. Bedanya jika kita cerita ke sesama penyintas, mereka lebih mengerti dengan cerita kita dan kita merasa diterima," kata Anita dalam Acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Lovepink, di area Jakarta Selatan, belum durasi ini.

"Ada harapan bahwa aku bisa seperti dia, yang bisa survive begitu lama. Itulah kenapa penyintas ini berani untuk bercerita. Selain itu, ada juga penguatan-penguatan lain jika sedang menjalani treatment. Kita percaya jika semakin banyak doa, maka semakin banyak kekuatan."

Hal yang sama juga dialami Ferita Deasy, yang didiagnosis kanker payudara jenis triple positive dan telah menjalani serangkaian pengobatan. Ferita yang ikut dengan kelompok pejuang dan penyintas kanker mendapatkan banyak sokongan dan keterangan seputar pengobatannya, Bunda.

Selain dari sesama penyintas, Ferita juga menekankan pentingnya sokongan dari orang-orang di sekitar. Bahkan, perhatian kecil yang ditunjukkan oleh tenaga kesehatan selama dan setelah menjalani perawatan bisa sangat berarti baginya.

"Penyakit psikis itu nyata. Ketika terdiagnosis, yang enggak sakit malah jadi terasa sakit. Di situ aku dan tabib banyak berdiskusi. Saya dapat treatment yang baik, dan aku pun merasa tertolong dengan perhatian dokter," ungkapnya.

"Setelah dirawat di rumah sakit, kemudian ada yang menelpon dari rumah sakit untuk menanyakan emosi saya. Itu sangat-sangat berarti bagi saya," sambungnya.

Pentingnya inovasi awal untuk penanganan tepat kanker payudara

Penyebab kanker payudara tidak diketahui secara pasti. Menurut Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong, M.M, ada dua aspek yang dikaitkan dengan kanker. Pertama adalah aspek genetik, kedua merupakan aspek corak hidup.

"Penyebabnya tidak ada yang tahu pasti sampai saat ini. Anggapannya ada dua faktor, yaitu aspek yang bisa dihindari yang berhubungan dengan corak hidup, dan aspek yang tidak bisa dihindari yaitu aspek genetik," kata Fiktorius.

Fiktorius menekankan bahwa inovasi awal menjadi krusial bagi pasien kanker payudara, Bunda. Deteksi awal bisa memengaruhi keberhasilan pengobatan.

"Deteksi mula itu bukan akhir segalanya, justru pengobatan bisa lebih mudah," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Anita. Deteksi mula dengan SADARI dapat membantu dalam menemukan tanda mula kanker sebelum memeriksakan ke dokter. SADARI merupakan pengecekan payudara yang dilakukan secara berdikari untuk mendeteksi awal tanda-tanda maupun kelainan pada payudara.

"Deteksi awal pencegahan yang lebih baik itu dilakukan sebulan sekali di rumah dengan SADARI. Waktunya bisa di hari ke-7 hingga ke-10 dari haid hari pertama. Misalnya, haid pertama di tanggal 1, maka antara tanggal 7 sampai 10 bisa lakukan SADARI," ujarnya.

"Untuk lelaki maupun perempuan yang sudah menopause, bisa statis lakukan sebulan sekali. Pilih satu tanggal yang selalu kita ingat untuk periksa."

Kolaborasi Mayapada Hospital dengan Lovepink

Deteksi awal hingga pengecekan lanjutan dan sokongan selama masa pemulihan menjadi bagiankecil krusial yang dijalani pejuang dan penyintas kanker. Memahami kebutuhan tersebut, Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) berbareng Lovepink (Yayasan Daya Dara Indonesia) bekerja-sama untuk memperluas akses personel kelompok terhadap jasa onkologi yang komprehensif, terintegrasi, dan berstandar internasional.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Acara yang digelar pada Jumat (18/9/26) ini turut menghadirkan perwakilan dari rumah sakit dan kelompok terkait.

"Bagi Mayapada Hospital, cancer care bukan cuma tentang mengobati penyakit, tetapi memastikan pasien mendapatkan sokongan yang tepat di setiap tahap perjalanannya. Di Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kami memiliki pendekatan Comprehensive Cancer Care dan komitmen Walks Every Journey with C.A.R.E. (Compassion, Advanced, Responsive, Experts), yang memastikan pasien mendapatkan akses terhadap jasa terintegrasi, teknologi advanced, dan keahlian medis yang dibutuhkan," kata Fiktorius

"Kolaborasi dengan Lovepink menjadi cara nyata untuk membawa sokongan tersebut lebih dekat kepada kelompok pejuang dan penyintas kanker payudara, sekaligus mendorong semakin banyak perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara dan tidak menunda pengecekan sesuai kebutuhan dan anjuran dokter," lanjutnya.

Sebagai perwakilan dari Lovepink, Anita menyambut baik kerja sama ini. Ia mengharapkan kerja sama bisa menjadi bentuk sokongan bagi para pejuang dan penyintas kanker.

"Setiap breast cancer warrior dan survivor memiliki perjalanan yang berbeda dan membutuhkan sokongan yang berbeda pula. Karena itu, akses terhadap jasa yang lengkap, terpercaya, dan terintegrasi sangat berarti bagi komunitas," ungkap Anita.

"Kami melihat Mayapada Hospital Jakarta Selatan tidak cuma menawarkan teknologi dan jasa medis, tetapi juga menghadirkan semangat untuk benar-benar menemani pasien dalam perjalanan mereka. Kami mengharapkan kerja sama ini dapat menjadi sokongan nyata yang dirasakan oleh semakin banyak personel kelompok Lovepink."

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads