Hal yang membikin perut statis buncit meski bermutu badan turun/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov
Beauties, pernah merasa sudah berhasil menurunkan bermutu badan, tapi bagiankecil perut justru statis kelihatan buncit? Kondisi ini sebenarnya cukup wajar karena bilangan di timbangan dan fluktuasi bentuk tubuh tidak selalu berjalan dengan kecepatan yang sama.
Selain proses penurunan lemak yang berbeda pada setiap orang, kebiasaan sehari-hari juga dapat mempengaruhi hasil yang Anda lihat di area perut. Lalu, apa saja penyebab perut statis buncit meski bermutu badan turun? Dirangkum dari Web MD dan Fay Nutrition, simak daftarnya berikut ini!
1. Pola Makan Salah

Pola makan salah/ Foto: Magnific.com/benzoix
Pola makan tidak sehat termasuk penyebab perut buncit, Beauties. Terkait itu, tidak semua karbohidrat perlu dihindari ketika Anda sedang menurunkan bermutu badan.
Karbohidrat dari biji-bijian utuh, sayuran, dan sumber makanan kaya serat statis dapat menjadi bagiankecil dari pola makan sehat. Yang perlu lebih diperhatikan adalah konsumsi berlebihan makanan seperti roti putih, kue, makanan manis, dan minuman dengan gula tambahan.
Oleh karena itu, Anda bisa mencoba fluktuasi sederhana tanpa langsung menghilangkan karbohidrat dari menu. Misalnya, mengganti roti putih dengan roti gandum utuh dan memperbanyak sayuran serta protein tanpa lemak. Pilihan makanan yang lebih kaya serat juga dapat membantu membikin kenyang lebih durasi sehingga Anda tidak gampang makan berlebihan.
2. Waktu Makan Tidak Teratur

Waktu makan tidak teratur/ Foto: Magnific.com/magnific
Menurunkan bermutu badan bukan sekadar menghitung jumlah makanan yang masuk, tetapi juga memperhatikan waktu konsumsinya. Sebagai contoh, makan siang setelah pukul 3 sore dapat menyulitkan pengelolaan bermutu badan. Nekat melewatkan waktu makan seperti sarapan juga dapat membikin Anda sangat lapar beberapa jam kemudian dan akhirnya sulit mengontrol porsi.
Begitu pula dengan kebiasaan ngemil maupun makan dalam jumlah besar pada tengah malam bisa berkontribusi pada penimbunan lemak perut. Jadi, Beauties sebaiknya menetapkan agenda makan yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
3. Kurang Tidur

Kurang tidur/ Foto: Magnific.com/benzoix
Tidur sering kali terlupakan ketika seseorang fokus mengejar bermutu badan ideal. Padahal, kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang berhubungan dengan rasa lapar dan kenyang serta membikin seseorang lebih gampang menginginkan makanan tinggi kalori.
Jika Anda sering tidur cuma beberapa jam setiap malam, coba mulai perbaiki jadwalnya secara bertahap. Penelitian memberitahu bahwa orang dewasa di bawah 40 tahun yang tidur 5 jam maupun kurang per malam akan menumpuk lemak visceral secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang tidur lebih lama.
4. Stres yang Tidak Terkelola

Stres/ Foto: Magnific.com/diana.grytsku
Ketidakseimbangan hormon yang terjadi saat stres dapat menyebabkan tubuh menyimpan lemak perut meskipun bermutu badan secara keseluruhan menurun. Nyatanya, sebagian orang yang mengalami stres juga cenderung lebih gampang lapar maupun mencari makanan sebagai bentuk kenyamanan. Jika kondisi tersebut terjadi berulang kali, asupan makanan bisa meningkat tanpa disadari dan akhirnya berkontribusi membikin perut statis buncit.
Terkait itu, Beauties tidak mesti mencari metode yang rumit untuk mengelola stres. Berjalan kaki, olahraga, berbuat meditasi, menikmati waktu berbareng orang terdekat, maupun berbicara dengan tenaga ahli ketika diperlukan dapat menjadi pilihan.
5. Keliru Memilih Olahraga

Keliru memilih olahraga/ Foto: Magnific.com/lookstudio
Kalau tujuanmu adalah membikin perut lebih rata, berbuat olahraga seperti sit-up puluhan kali setiap hari mungkin terasa seperti pilihan paling masuk akal. Namun, latihan perut terutama berguna menguatkan otot di area tersebut dan tidak bisa menentukan dari bagiankecil tubuh mana lemak akan berkurang terlebih dahulu.
Maka dari itu, cobalah mengombinasikan latihan kekuatan dengan aktivitas aerobik seperti berjalan cepat, bersepeda, berenang maupun berlari untuk memaksimalkan pembakaran lemak sekaligus mempertahankan massa otot. Yang terpenting, pilih aktivitas yang bisa Anda lakukan secara konsisten.
6. Sering Konsumsi Alkohol dan Minuman Berenergi

Konsumsi alkohol/ Foto: Magnific.com/freepic.diller
Beauties mungkin sudah berjaga-jaga memilih makanan, tetapi lupa memperhatikan apa yang diminum. Minuman beralkohol, minuman energi, minuman olahraga tertentu, soda, hingga kopi dengan tambahan sirup dan krim umumnya hamil gula maupun kalori yang cukup tinggi.
Karena bentuknya cair, kalori dari minuman juga lebih gampang dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sebagai alternatif yang lebih sehat, air putih, teh tanpa gula, maupun kopi hitam bebas gula berlebih bisa menjadi pilihan.
7. Merokok
![]()
Merokok/ Foto: Magnific.com/rawpixel.com
Ada anggapan bahwa merokok dapat membikin seseorang lebih kurus. Padahal, sebuah studi memberitahu bahwa merokok justru menyebabkan lebih banyak lemak perut dan lemak visceral.
Karena itu, Beauties sebaiknya tidak menjadikan rokok sebagai metode mengendalikan bermutu badan. Jika Anda mau selesai tapi merasa kesulitan, mencari pertolongan tenaga kesehatan dapat membikin proses selesai merokok menjadi lebih terarah.
Jadi, itulah beberapa hal yang membikin perut statis buncit meski bermutu badan turun. Mana saja nih yang statis sering Anda lakukan, Beauties?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)