Peringatan Maulid Nabi: Daftar Kegiatan Anak, Keutamaan, Tujuan, dan Tradisi di Indonesia

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Aug 22, 2026 02:10 AM 30

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa dimanfaatkan sebagai waktu untuk mengenalkan sosok Rasulullah pada anak. Apa saja daftar kegiatan anak yang bisa dilakukan?

Di momen ini, anak bisa belajar tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, mengenal sifat-sifat terpujinya, memperbanyak selawat, serta memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ada beragam tradisi peringatan Maulid Nabi yang rutin dilakukan setiap tahun. Mulai dari pengajian dan pembacaan salawat, ada pula kegiatan yang sesuai dengan tradisi unik masing-masing daerah.


Apa itu Maulid Nabi Muhammad SAW?

Secara bahasa, kata maulid alias milad berangkaian dengan 'kelahiran'. Dalam konteks umat Islam, Maulid Nabi merupakan momen untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Hal ini juga bisa menjadi waktu untuk mempelajari kembali kehidupan, perjuangan, dan adab Rasulullah terutama dalam menyebarkan kepercayaan Islam.

Dikutip dari kitab Pro dan Kontra Maulid Nabi oleh AM Waskito, seremoni Maulid Nabi telah berjalan ribuan tahun yang lampau dalam sejarah Islam. Di Indonesia, peringatan tersebut umumnya dilaksanakan pada 12 Rabiul Awal dalam almanak Hijriah. 

Tujuan mengenalkan Maulid Nabi kepada anak

Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu corak ungkapan kecintaan dan penghormatan umat Islam kepada Rasulullah SAW.

Sejak dini, anak perlu mengenal tentang Nabi Muhammad SAW, kenapa beliau menjadi sosok krusial dalam Islam, dan kenapa umat Islam mencintai beliau.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan ialah dengan membaca cerita sederhana, seperti hari kelahiran Nabi, sifat-sifat baiknya, perjuangan menyampaikan aliran Islam, hingga kasih sayangnya kepada umat.

Dengan demikian, anak tidak hanya mengetahui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul terakhir, tetapi juga memahami kenapa beliau menjadi sosok yang patut diteladani.

Keutamaan peringatan Maulid Nabi bagi anak

Keutamaan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi waktu untuk menanamkan nilai-nilai baik melalui langkah sederhana pada anak, misalnya melalui cerita dan contoh sehari-hari. Beberapa contoh keistimewaan peringatan Maulid Nabi bagi anak yakni:

1. Mengajarkan adab melalui contoh nyata

Anak biasanya lebih mudah belajar melalui contoh daripada nasihat yang panjang. Kisah Rasulullah melalui Maulid Nabi dapat dijadikan sarana untuk mengajarkan nilai seperti berbicara jujur, menepati janji, bertanggung jawab, menghormati orang tua dan guru.

Dengan kata lain, Maulid Nabi tidak hanya berfaedah untuk menambah pengetahuan agama, tetapi juga pembentukan karakter anak.

Sejak dini, anak perlu mengenal tentang Nabi Muhammad SAW, kenapa beliau menjadi sosok krusial dalam Islam, dan kenapa umat Islam mencintai beliau. Dengan begitu, anak mempunyai gambaran tentang sosok yang dapat dijadikan teladan.

Bunda dapat memulainya dari cerita sederhana, seperti hari kelahiran Nabi, sifat-sifat baiknya, perjuangan menyampaikan aliran Islam, hingga kasih sayangnya kepada umat.

3. Mendorong kebiasaan beramal saleh

Rasulullah SAW memuliakan hari kelahirannya serta berbahagia dengan langkah berpuasa. Sebagaimana diriwayatkan Abu Qatadah:

"Rasulullah ditanya tentang puasanya di hari senin?" dan beliau Menjawab: "Di hari itu saya dilahirkan, dan di hari itu pula Allah menurunkan wahyu kepadaku."

Pada momen ini, umat muslim sebaiknya berbahagia dengan berpuasa, membagikan makanan, berkumpul untuk berzikir, membaca selawat, alias pun mendengarkan syama'il Rasulullah.

4. Mengajak anak memperbanyak selawat

Dalam peringatan Maulid Nabi, kegiatan pembacaan salawat bisa menjadi corak penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Bunda pun dapat mengenalkan shalawat kepada anak secara sederhana. Tidak kudu langsung menghafalkan referensi yang panjang, tapi anak dapat diajak mengikuti shalawat yang sesuai dengan keahlian dan usianya.

5. Wujud rasa cinta dan syukur

Dikutip dari laman Kemenag Jawa Barat, merayakan Maulid Nabi juga merupakan bentuk rasa cinta sekaligus syukur mendalam atas nikmat Allah SWT, ialah lahirnya Rasulullah. Allah SWT berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Artinya:

"Kita tidak mengutusmu selain sebagai rahmat bagi semua yang ada di alam semesta." (Al-Anbiya': 107)

Daftar kegiatan anak saat Maulid Nabi

Tidak kudu selalu berupa kegiatan pengajian saja, untuk anak-anak Bunda bisa menyesuaikan pemilihan kegiatan dengan usia, kemampuan, dan minat mereka.

Berikut beberapa buahpikiran daftar kegiatan anak yang bisa dilakukan saat Maulid Nabi: 

1. Membaca kitab tentang Nabi Muhammad

Salah satu langkah mudah memperkenalkan tentang Rasulullah kepada anak adalah dengan menggunakan media berupa kitab cerita.

Ada banyak jenis kitab yang membahas kehidupan Nabi secara luas, mulai dari hari lahir, perjuangan menyebarkan kepercayaan Islam dan keistimewaan akhlaknya.

Pilih kitab cerita yang paling sesuai dengan tingkat pemahaman anak ya, Bunda. 

2. Belajar menghafalkan selawat pendek

Anak dapat diajak menghafalkan selawat yang sederhana dan sesuai dengan kemampuannya.

Supaya lebih mudah, Bunda bisa membacakan terlebih dulu sebagai contoh, lampau anak mengikuti. 

Tidak perlu terburu-buru ya, Bunda. Ingatlah bahwa tujuan utamanya adalah memperkenalkan kebiasaan berselawat dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah.

3. Lomba kaligrafi

Di sekolah, kegiatan anak saat Maulid Nabi bisa diwujudkan dengan mengadakan beragam lomba. Misalnya seperti lomba kaligrafi dan membikin poster.

Anak-anak bisa diminta menuliskan ayat Al-Quran, doa, alias selawat dengan hiasan indah, sehingga mereka belajar memadukan seni dengan nilai agama.

Sementara itu untuk lomba membikin poster, anak bisa diajak meneladani sifat jujur, sabar, dan penyayang Nabi Muhammad SAW melalui karya visual. Nantinya poster karya peserta lomba bisa dipajang di kelas alias aula sekolah.

4. Lomba pidato dan pidato agama

Tak hanya itu, bisa juga diadakan kejuaraan lain berupa lomba pidato dan pidato kepercayaan dengan tema utama Maulid Nabi. Selain melatih keahlian komunikasi, lomba seperti ini juga bisa sekaligus memperdalam pemahaman anak tentang adab baik Rasulullah.

5. Kuis islami interaktif

Untuk siswa, pembimbing juga dapat mengadakan kuis berisi pertanyaan sederhana seputar sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW. 

Kuis bisa dilakukan per golongan agar anak-anak belajar bekerja sama, sekaligus mengasah pengetahuan kepercayaan dengan langkah menyenangkan.

Tradisi seremoni Maulid Nabi di Indonesia

Di Indonesia, seremoni Maulid Nabi bisa dirayakan sesuai dengan tradisi unik dan budaya masing-masing daerah. Tradisi tersebut merupakan bagian dari sejarah sosial dan budaya masyarakat setempat. 

Nah, ini juga bisa menjadi momen bagi Bunda untuk tak hanya memperkenalkan tentang Islam sekaligus budaya di Indonesia.

Berikut beberapa contoh tradisi seremoni Maulid Nabi di Indonesia:

1. Sekaten di Yogyakarta

Dikutip dari laman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekaten merupakan salah satu tradisi yang sangat dikenal dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi di Yogyakarta.

Upacara ini waktunya selama tujuh hari dari tanggal 5 sampai tanggal 11 pada bulan Mulud/Rabiulawal untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad, dengan puncak kegiatan keluarnya Gunungan dari Keraton menuju masjid besar.

Tahap–tahap dalam Sekaten dimulai dengan dibunyikan pertama kali gamelan pusaka sebagai pertanda dimulainya upacara. 

Lalu diselenggarakan Upacara Udhik-udhik, gamelan dipindahkan ke laman Masjid Besar, Sri Sultan dan pengiringnya datang untuk mendengarkan pembacaan riwayat Maulid Nabi.

2. Upacara Panjang Jimat di Cirebon

Panjang Jimat merupakan tradisi Maulid Nabi yang dilakukan di Cirebon.

Selain diikuti family besar Keraton Kanoman dan tamu undangan, tradisi Panjang Jimat ini juga dipadati oleh masyarakat umum yang datang dari beragam daerah. 

Panjang Jimat dibuka dengan pembacaan angan dan tawasul di Pendopo Jimen sebelum diteruskan dengan Ngawedar lan Ngawejang Babad Panjang Jimat (Muludan) Kesultanan Kanoman Cirebon. 

3. Walimah di Gorontalo

Di Gorontalo terdapat tradisi Walimah yang mempunyai rangkaian kegiatan berupa dzikir, arakan makanan tradisional, dan semangat berbagi.

Walimah Gorontalo diperkirakan telah ada sejak abad ke-17. Tradisi ini tumbuh seiring kemunculan kerajaan-kerajaan Islam di daerah tersebut dan terus berkembang hingga hari ini. 

Prosesi tradisi Walimah dimulai setelah shalat Isya dengan Dikili, tradisi lisan berupa zikir yang dilantunkan di masjid semalam penuh. 

Dikili dilakukan menggunakan sastra tutur unik Gorontalo yang berisi shalawat, pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta kisah kelahiran dan kenabian beliau.

4. Bungo Lado di Padang

Salah satu kebiasaan unik masyarakat Padang Pariaman merayakan Maulid Nabi adalah menggelar Tradisi Bungo Lado. Kegiatan ini dilakukan lewat infak dan mengumpulkan sejumlah duit untuk pembangunan sarana ibadah.

Bungo Lado sendiri dapat diartikan menjadi 'bunga cabai', berupa pohon hias berdaunkan duit alias pohon uang. Uang yang dipasangkan pada ranting layaknya daun berasal dari sumbangan masyarakat dengan nominal Rp 1-100 ribu.

Masyarakat Padang Pariaman menganggap Tradisi Bungo Lado sebagai corak gotong royong masyarakat melakukan kegiatan kerohanian.

5. Kirab Perahu di Tangerang

Di Kota Tangerang seremoni Maulid Nabi sarat bakal tradisi sejarah yang unik. Salah satunya adalah tradisi Kirab Perahu alias konvoi perahu yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat di sekitar area Kampung Kali Pasir secara turun-temurun.

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Tangerang, Mushab Abdu Asy Syahid selaku sejarawan Tangerang mengatakan bahwa tradisi kirab perahu dilestarikan masyarakat Kampung Kali Pasir secara rutin sekurang-kurangnya sejak 1939 lalu.

Kirab Perahu dalam seremoni Maulid Nabi juga dibalut dengan kegiatan islami. Mulai dari pembacaan selawat, hingga syair Maulid dari Kitab Syaraful Anam yang dibacakan langsung oleh ulama.

Itulah penjelasan tentang peringatan Maulid Nabi, mulai dari daftar kegiatan anak, keutamaan, hingga beragam tradisi di Indonesia.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya
Peringatan Maulid Nabi: Daftar Kegiatan Anak, Keutamaan, Tujuan, dan Tradisi di Indonesia
InMotion Shared Hosting
CloudWays Cloud Hosting