Perintah Menjaga Amanah

Apr 22, 2026 08:59 PM - 2 jam yang lalu 100

ILUSTRASI Sumpah jabatan. Islam mewajibkan manusia untuk menjaga petunjuk yang dititipkan kepada mereka.

Kincai Media , JAKARTA -- Islam mengajarkan umatnya agar selalu menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Salah satu tolok ukur dalam menentukan ada alias tidaknya sifat tersebut adalah keahlian untuk menjaga amanah. Dalam bahasa sehari-hari, amanah berfaedah sikap bertanggung jawab.

Jika bertanggung jawab atas tugas-tugasnya, dia dipandang sebagai sosok yang bisa dipercaya. Sebaliknya, jika lepas tanggung jawab, dia condong pada sifat khianat.

Amanah juga dekat dengan makna menepati janji. Karena itu, seorang pemimpin bakal mudah menuai simpati rakyat jika dirinya menunaikan janji-janji yang telah diucapkannya.

Tiru Nabi

Salah satu dari keempat sifat nabi adalah amanah. Rasulullah SAW semasa mudanya dijuluki sebagai "Al-Amin." Dengan perkataan lain, apalagi sebelum dirinya diangkat menjadi utusan Allah, Muhammad SAW begitu bisa dipercaya masyarakat. Ketika menyerukan syiar Islam, beramai-ramai orang banyak mengikutinya. Sebab, mereka sudah banget percaya pada kelurusan sifatnya.

Maka dari itu, seorang Muslim yang senantiasa lurus dalam menjaga amanah sesungguhnya sedang meniru suri teladan Rasul SAW. Karakteristik tersebut hendaknya selalu ada dalam diri siapapun yang mengaku sebagai umat beliau.

Rasulullah SAW bersabda, “Jaminlah enam perihal untukku dari diri kalian, saya bakal menjamin surga untuk kalian. Jujurlah jika berbicara. Tepatilah jika kalian berjanji. Tunaikanlah petunjuk jika kalian serahi amanat. Jagalah kemaluan kalian. Tundukkan pandangan kalian. Tahanlah tangan kalian (dari melakukan kezaliman)” (hadis hasan diriwayatkan Ahmad).

Selengkapnya