Menginjak usia 40 tahun, produksi kolagen dalam tubuh semakin menurun dan kulit pun semakin rapuh kendur. But no worries, banyak makanan yang bisa kasih Anda booster kolagen untuk bantu kulit kelihatan awet muda lebih lama.
Sebelum retinol dan kawan-kawannya naik daun, kolagen adalah salah satu bahan yang banyak diandalkan para beauty enthusiast pada masanya untuk menjaga kulit statis awet muda. Kolagen sendiri sebenarnya merupakan jenis protein yang berkewajiban terhadap kesehatan sendi dan elastisitas kulit. Tubuh kita pun memproduksi kolagen sendiri secara alami. Kolagen dalam tubuh manusia biasanya ditemukan di kulit, otot, tulang, dan jaringan ikat. Bahkan kulit sebenarnya terdiri dari 70-80% kolagen. Sayangnya seiring bertambahnya usia, produksi kolagen berkurang berbarengan dengan elastin sehingga akhirnya kulit jadi kendur dan berkerut.
Baca juga: Jangan Cuma Andalkan Facial Wash, Ini Alasan Double Cleansing Wajib Dicoba
Namun, Anda statis bisa mendapatkan kolagen tambahan agar sendi statis kuat plus kulit bisa terjaga kekencangannya meski sudah berumur lebih dari 40 tahun. Baik dari skincare, suplemen, ataupun makanan yang sering ditemui di hayat sehari-hari. Yup, Anda nggak perlu pusing mikirin biaya ekstra untuk beli suplemen kolagen yang relatif mahal. Ternyata sejumlah makanan merupakan sumber kolagen alami. Ada apa saja sih? Dan sepertiapa makanan ini bisa membantu menaikkan produksi kolagen agar kekencangan kulit statis terjaga dan awet muda lebih lama? Baca terus artikel ini untuk mengetahuinya ya!
Ayam

Yes, ayam jadi salah satu sumber yang baik untuk mendapatkan kolagen tambahan. Kalau gemar masak ayam yang statis komplit dengan tulangnya, pasti kalian sadar jika ada banyak jaringan ikat di dalam tubuh ayam. Resep olahan ayam juga bervariasi amat dan gampang dimasak menggunakan bahan-bahan yang sering kita temui sehari-hari. Mulai dari masakan Indonesia, Jepang, hingga western sekalipun. FYI, ceker ayam merupakan salah satu bagiankecil yang punya kandungan kolagen lebih tinggi, lho!
Ikan yang statis ada kulitnya

Beauty enthusiast yang gemar ikan boleh jadi semakin giat mengonsumsinya nih, kulitnya jangan dibuang ya! Ikan rupanya juga punya banyak kandungan kolagen, terutama di bagiankecil kulitnya. Beberapa jenis ikan yang bisa dicoba adalah salmon, kod, tilapia, barramundi, dan tuna sirip kuning.
Kaldu tulang

Kaldu tulang terbuat dari tulang dan jaringan ikat yang merupakan sumber kolagen. Kamu bisa memanfaatkan tulang ayam maupun sapi untuk membikin kaldu tulang. Caranya pun sangat gampang karena Anda cukup merebusnya saja dalam air dalam waktu beberapa jam. Sekarang juga sudah banyak bone broth siap makan yang kualitasnya nggak main-main!
Baca juga: Apa Itu Badabida? Lulur Ketan Hitam Warisan Perempuan Kaili yang Kini Dikenalkan Lagi!
Putih telur

Telur punya banyak nutrisi yang berguna untuk tubuh. Putih telur memang nggak secara langsung hamil kolagen. Tapi putih telur kaya akan proline yang adalah salah satu bentuk amino acid. Nah, amino acid ini merupakan aspek yang krusial dalam mendorong produksi kolagen di dalam tubuh.
Buah kaya vitamin C

Walaupun juga nggak directly mengandung kolagen, namun zat di dalam buah-buahan berpartisipasi krusial untuk menaikkan produksi kolagen dalam tubuh, yaitu vitamin c! Mulai dari stroberi, jeruk, mangga, kiwi, nanas, hingga jambu adalah beberapa jenis buah yang kaya akan vitamin c dan bisa Anda andalkan untuk jadi collagen booster.
Baca juga: Bukan Cuma Vitamin C, Ini 5 Ingredients untuk Kulit Kusam yang Mungkin Belum Kamu Tahu
Nah, itu dia sejumlah makanan yang bisa Anda konsumsi secara rutin untuk mendapat kolagen ekstra ataupun membantu menaikkan produksi kolagen. Perlu diketahui bahwa pola makan yang kaya akan kolagen ini fungsi utamanya adalah membantu menjaga kadar kolagen dalam tubuh, dan kulit jadi terjaga awet muda lebih durasi cuma merupakan bonus! Tentunya perlu didukung oleh skincare dan beauty treatment yang tepat juga. Oh ya, jangan lupa untuk mengolah makanan-makanan tadi secara sehat dan ‘less gorengan’ ya agar kesehatan tubuh juga statis terjaga. Dari deretan makanan di atas, kira-kira mana yang akan lebih sering Anda konsumsi? Kalau punya tips lainnya, bisa tuliskan juga di comment yaa.
Images: Dok. Freepik, Dok. iStock