Jakarta -
Dalam kehidupan sehari-hari, keahlian terhubung dengan orang lain tentu sangat penting. Salah satu langkah sederhana yang dapat Bunda lakukan adalah melalui kalimat mirroring, yang membantu menciptakan hubungan lebih kuat.
Dilansir dari laman Parade, kalimat mirroring adalah langkah merespons dengan mencerminkan emosi, bahasa, alias daya dari orang yang sedang berbicara. Teknik ini melibatkan kepekaan dalam menangkap emosi musuh bicara, lampau mengungkapkannya kembali dengan langkah yang tulus.
Saat digunakan dengan tepat, metode ini bisa menciptakan rasa nyaman, mempererat koneksi, sekaligus menunjukkan kepedulian yang autentik dalam setiap percakapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6 Kalimat ‘mirroring’ agar musuh bicara sigap merasa nyambung
Psikolog klinis Dr. Avigail Lev, PsyD, mengatakan langkah terbaik untuk meniru orang lain adalah dengan menebak apa yang mereka rasakan, menyebutkannya, dan kemudian memvalidasinya.
Berikut beberapa kalimat mirroring yang dapat membantu Bunda membangun hubungan menurut psikolog:
1. “Ya, saya mengerti maksud kamu. Ini seperti (masukkan contoh yang berangkaian dengan apa yang dikatakan orang tersebut sembari tetap memfokuskan perhatian pada orang tersebut)”
Psikolog Dr. Brandy Smith, PhD., menyampaikan bahwa mengungkapkan kembali apa yang didengar dengan kata-kata sendiri menunjukkan Bunda telah mendengarkan dan memahami apa yang disampaikan musuh bicara.
2. “Saya bakal berpikir/merasakan perihal yang sama jika itu terjadi pada saya”
Menurut Smith, mengatakan perihal ini kemungkinan bakal membantu orang tersebut merasa divalidasi.
“Ini mempunyai fitur tambahan ialah menunjukkan kesamaan antara Anda dan pembicara lantaran Anda mengatakan Anda bakal mengalaminya, mirip dengan gimana mereka mengalaminya, yang dapat menumbuhkan hubungan yang lebih besar,” ujar Smith.
Ini adalah contoh gimana melibatkan diri dalam percakapan tidak selalu mengurangi nilai orang lain, alias apalagi dapat berkarakter menyembuhkan.
3. “Wajar jika Anda merasa sakit hati ketika (masukkan perincian utama dari situasi yang menyakitkan)”
Kalimat ini membahas tiga perihal penting, seperti masuk akal, pelabelan emosi, dan pengakuan penyebab yang mendasarinya.
Bunda juga dapat memperdalam pengesahan dengan mengidentifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi. Misalnya, Bunda dapat menyampaikan kalimat berikut ini:
“Masuk logika bahwa Anda merasa malu ketika pemimpin Anda mengatakan proyek Anda tidak bagus lantaran mempunyai kebutuhan bakal apresiasi dan pengakuan, dan Anda tidak dihargai.”
4. “Saya mengerti maksud kamu”
Kalimat ini dapat digunakan dalam situasi ketika tidak sepenuhnya setuju dengan orang lain, tetapi mau mereka merasa kondusif dan didengarkan.
“Kalimat ini tetap dapat menjadi jembatan yang mengkomunikasikan bahwa Anda bisa memahami gimana orang tersebut memandang alias mengalami sesuatu,” ujar Smith.
5. “Sepertinya Anda sedang merasakan (emosi)”
Teknik mirroring dapat melibatkan refleksi dari apa yang dikatakan orang lain dan/atau apa yang mungkin mereka rasakan.
“Kamu mungkin tidak selalu jeli dalam apa yang Anda refleksikan kembali, tetapi itu tetap menunjukkan upaya sedang dilakukan,” ujar Smith.
Itulah kenapa menambahkan, “Sepertinya” sangat penting. Kata ini menunjukkan bahwa Bunda tidak dapat mengatakan dengan pasti, tetapi bisa membikin perkiraan yang berasas pengetahuan.
6. “Saya berambisi pemimpin Anda memperlakukan Anda dengan hormat”
Ini adalah contoh lain dari ungkapan yang mengkomunikasikan kepedulian dan advokasi. Kalimat tersebut juga merupakan pencerminan lantaran merumuskan kembali pengalaman dan emosi seseorang, dan menambahkan empati.
“Dengan menggabungkan lapisan-lapisan ini, menyebut perasaan, kebutuhan, memvalidasinya, berbagi dampaknya pada kamu, dan mengungkapkan kemauan yang penuh kasih sayang, Anda menciptakan pengalaman pencerminan multidimensi yang membikin orang merasa betul-betul dilihat, dipahami, dan diperhatikan,” jelasnya.
Nah, itulah beberapa kalimat mirroring yang dapat Bunda sampaikan agar musuh bicara lebih sigap nyambung. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·