Meta desc: Prinsip liburan rapi ala Marie Kondo dapat membantu perjalanan terasa lebih ringan melalui kebiasaan menata barang, menikmati momen kecil, dan lebih sadar terhadap lingkungan sekitar.
Liburan semestinya menjadi momen untuk melepas penat, tetapi perjalanan juga bisa menghadirkan banyak perihal yang bikin kepala penuh. Konsep liburan yang tetap rapi dan tenang bisa menjadi langkah sederhana untuk membikin perjalanan terasa lebih nyaman tanpa kudu membikin semuanya serba sempurna. Marie Kondo, penulis dan tokoh asal Tokyo yang dikenal lewat metode decluttering, rupanya menerapkan konsep serupa ketika bepergian.
Baginya, perjalanan bukan hanya tentang membawa peralatan sesedikit mungkin, tetapi memilih hal-hal yang betul-betul dibutuhkan dan membikin pengalaman perjalanan terasa menyenangkan. Melansir dari BBC, ini 7 kebiasaan yang dilakukan Marie Kondo agar liburan terasa lebih rapi, tenang, dan tetap menyenangkan.
1. Begitu Sampai Hotel, Langsung Rapikan Barang

Merapikan peralatan setelah sampai hotel, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Magnific.com/Lifestylememory
Hal pertama yang dilakukan Marie Kondo setelah sampai di hotel adalah segera menciptakan ruang yang lebih tenang. Salah satu caranya adalah menyimpan benda-benda yang terlalu ramai secara visual, seperti brosur, pamflet, alias remote control. Langkah sederhana ini dapat mengurangi visual noise sehingga bilik terasa lebih lega.
Setelah itu, jangan buru-buru membiarkan koper terbuka di lantai sampai hari terakhir. Marie terbiasa langsung mengeluarkan peralatan dari koper, lampau menyimpannya di laci alias menggantung busana di lemari. Dengan begitu, peralatan lebih mudah ditemukan dan bilik terasa lebih personal.
2. Siapkan Hal Kecil yang Bisa Bikin Senang di Bandara

Menikmati waktu tunggu di bandara, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Magnific.com/yanalya
Bandara dan pesawat bisa menjadi bagian perjalanan yang cukup melelahkan. Antrean, keterlambatan, dan waktu tunggu yang panjang kadang membikin suasana hati ikut turun. Marie Kondo menyarankan agar waktu tersebut tidak selalu dipandang sebagai waktu yang kudu dilewati secepat mungkin.
Ia justru menyiapkan beberapa perihal mini yang bisa dinikmati, seperti kitab yang sudah lama mau dibaca. Kebiasaan ini bisa mengubah langkah seseorang menikmati perjalanan. Daripada terus mengecek jam alias merasa jengkel lantaran kudu menunggu, waktu tersebut dapat digunakan untuk membaca, menikmati aroma yang disukai, alias sekadar memperhatikan suasana sekitar.
3. Lakukan Ritual Kecil untuk Reset Setelah Turun dari Pesawat

Reset tubuh dan pikiran setelah penerbangan, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Magnific.com/jcomp
Saat bepergian, Marie selalu melakukan reset setelah turun dari pesawat sebelum betul-betul memulai kegiatan di tempat baru. Cara yang bisa dilakukan cukup sederhana, seperti menarik napas dalam-dalam, meregangkan tubuh yang kaku setelah duduk lama, lampau arahkan perhatian pada lingkungan sekitar.
Tidak perlu lama alias dibuat rumit. Intinya adalah memberi kesempatan kepada tubuh dan pikiran untuk beranjak dari perjalanan menuju pengalaman baru.
4. Susun Koper Berdasarkan Kategori

Menata koper berasas kategori, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Magnific.com/magnific
Inilah bagian yang paling dekat dengan metode Marie Kondo. Saat packing, Marie menerapkan prinsip yang sama seperti ketika menata rumah. Pakaian dilipat dan disimpan secara vertikal agar peralatan dapat langsung terlihat ketika koper dibuka. Barang-barang juga dikelompokkan berasas kategori, lampau ditempatkan dalam kantong mini yang berbeda.
Kategori ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya, busana umum dipisahkan dari busana santai, sedangkan makeup, skincare, suplemen, dan perangkat elektronik beserta kabelnya mempunyai tempat sendiri. Cara ini membikin setiap peralatan punya tempatnya masing-masing sehingga tidak perlu membongkar seluruh koper hanya untuk mencari satu benda.
5. Bawa Barang yang Benar-Benar Dibutuhkan

Memilih peralatan krusial untuk traveling, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Magnific.com/magnific
Masalah packing biasanya bukan lantaran ukuran koper terlalu kecil, melainkan lantaran terlalu banyak peralatan yang mau dibawa. Ada busana untuk berjaga-jaga, perlengkapan yang mungkin digunakan, hingga barang yang sebenarnya jarang disentuh selama perjalanan.
Marie Kondo memilih pendekatan yang lebih sederhana, ialah dengan membawa lebih sedikit peralatan dan memilih barang yang betul-betul memberikan rasa nyaman. Hal yang terpenting adalah memahami kebutuhan sendiri.
Kalau suatu peralatan memang bakal dipakai dan membikin perjalanan lebih nyaman, tentu layak dibawa. Namun, jika hanya masuk koper lantaran "siapa tahu perlu", peralatan tersebut bisa dipertimbangkan kembali.
6. Perhatikan Hal-Hal Kecil yang Sedang Musim

Menikmati suasana sesuai musim di destinasi, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Pexels.com/donghuangmingde
Kalender tradisional Jepang membagi musim menjadi periode-periode yang lebih mini sehingga perubahan alam dapat diperhatikan dengan lebih detail. Bagi Marie Kondo, konsep ini menarik untuk diterapkan saat traveling. Alih-alih hanya mengejar daftar tempat wisata, dia mencoba memperhatikan apa yang sedang terjadi di destinasi pada saat itu.
Misalnya, pengunjung bisa memperhatikan kembang yang sedang bermekaran, makanan yang tersedia di pasar lokal, alias perubahan udara dari waktu ke waktu. Pendekatan ini membikin perjalanan terasa lebih dekat dengan tempat yang dikunjungi.
7. Hormati Tempat yang Dikunjungi

Traveling dengan menghormati lingkungan dan budaya, rahasia liburan rapi ala Marie Kondo/Foto: Pexels.com/d c phu
Ada satu prinsip yang menarik dari Marie Kondo tentang perjalanan, ialah datang ke suatu tempat berfaedah memasuki budaya, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari orang lain. Oleh sebab itu, pengunjung perlu memperlakukan tempat yang dikunjungi dengan penuh perhatian. Hal ini dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menjaga lingkungan, memperlakukan barang dengan hati-hati, dan menunjukkan rasa hormat terhadap kebiasaan setempat.
Prinsip ini membikin liburan mempunyai makna yang lebih luas. Semakin sadar terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitar, semakin mini kemungkinan perjalanan menimbulkan gangguan bagi destinasi.
Dari bilik hotel sampai koper, ada banyak perihal mini yang bisa diatur agar perjalanan terasa lebih tenang. Namun, inti dari pendekatan Marie Kondo bukan sekadar membikin semuanya terlihat rapi, melainkan juga memberi perhatian pada pengalaman yang sedang dijalani, serta menikmati perjalanan tanpa terlalu terburu-buru.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)