Tahukah Bunda? Rasulullah SAW menyebut salah satu referensi istighfar sebagai Sayyidul Istighfar, yang berfaedah pemuka alias penghulu istighfar.
Istighfar bukan sekadar mengucapkan permohonan maaf kepada Allah SWT. Amalan ini juga menjadi corak penyesalan atas kesalahan, kesediaan memperbaiki kewenangan orang lain, serta tekad untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang zikir Sayyidul Istighfar, simak arti, langkah mengamalkan, hingga keutamaannya yang dapat Bunda pahami.
Bacaan angan Sayyidul Istighfar: Arab, latin, dan artinya
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bi dzanbi faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzubuuba illa anta
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada sembahan yang haq selain Engkau. Engkau menciptakanku dan saya hamba-Mu. Aku di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang saya lakukan, saya mengakui untuk-Mu nikmat-nikmat-Mu atasku, dan saya mengakui untuk-Mu dosa-dosaku, maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”
Perbedaan Sayyidul Istighfar dengan istighfar biasa
Dilansir detikcom, Sayyidul Istighfar merupakan referensi istighfar yang paling utama lantaran mempunyai lafaz dan makna yang lebih komplit dibandingkan istighfar biasa.
Di dalamnya terdapat pengakuan atas keesaan Allah SWT, kesadaran terhadap janji sebagai hamba, pengakuan atas nikmat-Nya, serta permohonan maaf atas dosa dan keburukan diri.
Sementara itu, istighfar biasa seperti ‘Astaghfirullah’ mempunyai lafaz yang lebih singkat dan dapat diamalkan kapan saja.
Jenis referensi Istighfar
Bacaan Istighfar terdiri dari beberapa jenis. Berikut di antaranya:
1. Astgahfirullah
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Astaghfirullah
Artinya:
“Aku memohon maaf kepada Allah.”
2. Astaghfirullah Hal Adzim
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Astaghfirullahal 'adhiim
Artinya:
“Aku memohon maaf kepada Allah yang Maha Agung.”
3. Istighfar jenis lain
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaih
Artinya:
“Aku memohon maaf kepada Allah. Yang tidak ada ilah selain Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus Mengurus makhluknya. Dan saya bertaubat kepada-Nya.”
4. Subhanallahi Wabihamdih
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Subhaanallahi wabihamdih astaghfirullah wa atuubu ilaih
Artinya:
“Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, saya memohon maaf kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”
5. Sayyidul Istighfar
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bi dzanbi faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzubuuba illa anta
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada sembahan yang haq selain Engkau. Engkau menciptakanku dan saya hamba-Mu. Aku di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang saya lakukan, saya mengakui untuk-Mu nikmat-nikmat-Mu atasku, dan saya mengakui untuk-Mu dosa-dosaku, maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”
5 Keutamaan Sayyidul Istighfar
Berikut beberapa keistimewaan membaca Sayyidul Istighfar yang dapat Bunda peroleh:
1. Diberikan ganjaran surga
Rasulullah SAW pernah berfirman bahwa siapa pun yang membaca angan Sayyidul Istighfar di pagi hari, lampau sorenya meninggal dunia, maka surga bakal menerimanya.
2. Diampuni segala dosanya
Bunda yang membawa zikir Sayyidul Istighfar juga dijanjikan dosanya bakal diampuni oleh Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam sabda riwayat Abu Dawud dan Imam Tirmidzi yang bersuara sebagai berikut:
وعن بلال بن يسار بن زيد رضي الله عنه قال: حدثني أبي، عن جدي أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول: من قال: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِيْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ القَيُّوْمَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ، غفر له وإن كان فرّ من الزحف. رواه أبو داود، والترمذي
Artinya:
“Diriwayatkan dari Bilal bin Yasar bin Zaid radhiyallahu 'anhu, dia berkata, 'Ayahku memberitahuku, yang mana dia mendengarnya dari kakekku, bahwa dia mendengar bahwa Nabi Muhammad bersabda: Barangsiapa mengucapkan Astaghfirullah alladziim laa ilaaha illaa huwa al-hayya al-qayyuum wa atuubu ilaih' (Aku minta maaf kepada Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang Maha Ada, dan saya bertaubat kepada-Nya), maka dia bakal diampuni, meskipun dia lari dari mukanya'.” (HR Abu Dawud dan Imam At-Tirmidzi)
3. Rezekinya dilancarkan
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa seret rezekinya, beristighfarlah kepada Allah SWT.” (HR. Baihaqi)
Ibnu Abbas RA mengatakan, “Sesungguhnya, kebaikan kebaikan itu menerangkan hati, mencerahkan wajah, menguatkan badan, menambah rezeki, dan membangkitkan kecintaan orang-orang. Amal keburukan, sebaliknya memurahkan wajah, menggelapkan hati, melemahkan badan, mengurangi rezeki, dan membangkitkan kebencian orang-orang.”
4. Menjadi hamba yang dicintai Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah Ta’ala dan orang bertaubat atas dosanya, gimana orang yang tidak berdosa.” (HR. Ibnu Majah)
5. Dijauhkan dari kesulitan
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang rutin membaca istighfar, Allah bakal memberikan solusi pada setiap kesulitannya, dan penyelesaian bagi setiap permasalahannya. Dan Dia bakal memberinya rezeki dari jalan yang tidak terduga.” (HR. Abu Dawud)
Waktu terbaik membaca Sayyidul Istighfar
Adapun beberapa waktu yang terbaik yang dapat Bunda catat untuk membaca Sayyidul Istighfar. Berikut di antaranya:
- Setelah salat fardu: Setelah menunaikan salat fardu menjadi waktu yang sangat baik untuk bermohon dan beristighfar lantaran kita sedang dalam keadaan suci dan dekat dengan Allah SWT.
- Sebelum fajar: Membaca angan ini sebelum fajar alias salat Subuh juga sangat dianjurkan lantaran merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk bermohon dan meminta pembebasan kepada Allah SWT.
- Sore hari: Bunda juga sangat dianjurkan untuk membaca angan ini pada saat sore hari agar dijauhkan dari segala perbuatan jelek dan segala bahaya.
Nah, itulah beberapa perihal yang dapat Bunda ketahui tentang referensi Sayyidul Istighfar. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)