Bunda suka mengonsumsi selai kacang? Benarkah selai kacang ditambah apel efektif untuk diet seperti artis Korea? Mari simak di sini penjelasannya.
Kombinasi selai kacang dan apel sedang ramai diperbincangkan di media sosial sebagai salah satu menu yang diklaim membantu menjaga berat badan. Pola makan tersebut terkenal di kalangan sejumlah selebritas Korea, termasuk Go Yoon Jung.
Selai kacang yang selama ini dikenal sebagai makanan tinggi kalori justru dianggap mempunyai faedah dalam membantu mengontrol nafsu makan. Sementara itu, apel memberikan tambahan serat dan rasa manis alami.
Meski demikian, apakah mengonsumsi keduanya betul-betul efektif untuk menurunkan berat badan? Mengutip The Standart, mari lihat kata ilmiah.
Selai kacang mengandung protein dan lemak yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama setelah makan. Kondisi ini berpotensi membikin Bunda tidak mudah lapar dan secara tak langsung mengurangi kemauan untuk mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat alias camilan berlebihan.
Jenis lemak yang terdapat dalam kacang juga didominasi lemak tak jenuh. Kandungan tersebut bisa membantu menjaga kadar gula darah agar tidak mengalami kenaikan dan penurunan secara drastis. Pengendalian gula darah juga dianggap krusial dalam upaya menjaga berat badan.
Lemak tak jenuh bukan berfaedah bebas dikonsumsi
Meski mempunyai kandungan lemak yang dianggap lebih baik, selai kacang tetap termasuk makanan padat energi. Artinya, jumlah yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi Bunda yang sedang berupaya menurunkan berat badan.
Hasil penelitian tim dari Brigham and Women's Hospital di Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan dengan selai kacang dapat mengalami penurunan berat badan lebih efektif dibandingkan mereka yang menjalani pola makan rendah lemak secara ketat. Namun perihal tersebut tidak berfaedah selai kacang merupakan makanan unik penurun berat badan.
Apel melengkapi kombinasi lantaran kaya serat
Apel menjadi pasangan yang cukup terkenal untuk selai kacang bukan tanpa alasan. Buah ini mempunyai indeks glikemik (GI) yang rendah dan mengandung serat pangan.
Serat membantu memperlambat proses penyerapan gula sehingga rasa kenyang dapat memperkuat lebih lama. Ketika apel dipadukan dengan selai kacang, kandungan serat, protein, dan lemak dalam keduanya dapat membikin camilan terasa lebih mengenyangkan dibandingkan mengonsumsi makanan manis sederhana.
Meski demikian, faedah tersebut tetap berjuntai pada keseluruhan pola makan dan jumlah kalori yang dikonsumsi dalam sehari.
Lee Da Hye rutin makan apel dan selai kacang
Tren ini juga semakin terkenal setelah cheerleader Korea Selatan, Lee Da Hye, membagikan kebiasaan makannya melalui kanal YouTube pribadinya. Ia mengatakan salah satu kebiasaannya untuk mempertahankan berat badan sekitar 48 kg selama bertahun-tahun dengan menyantap irisan apel yang dicelupkan ke dalam selai kacang, terutama saat sarapan.
Lee Da Hye juga menekankan pentingnya memilih selai kacang murni tanpa tambahan gula. Ini lantaran produk yang sudah ditambahkan gula alias bahan lain mempunyai komposisi berbeda dari selai kacang yang hanya menggunakan kacang sebagai bahan utama.
Jangan konsumsi berlebihan
Di kembali popularitasnya, kombinasi apel dan selai kacang tidak bisa dianggap sebagai menu ajaib untuk menurunkan berat badan. Selai kacang tetap mengandung kalori cukup tinggi dan sebagian kandungan lemaknya merupakan lemak jenuh. Karena itu, porsinya perlu dikendalikan.
Selai kacang memang mempunyai akibat lebih mini terhadap kenaikan gula darah dibandingkan makanan tinggi gula. Namun konsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori, memicu kenaikan berat badan, apalagi berkontribusi terhadap perlemakan hati.
Kemudian apel mengandung fruktosa yang bakal diproses oleh hati. Menurutnya, terlalu banyak mengonsumsi fruktosa juga dapat berkontribusi terhadap terjadinya perlemakan hati.
Tips diet dengan selai kacang dan apel
Berikut tips diet dengan selai kacang dan apel.
1. Pilih selai kacang dengan komposisi sesederhana mungkin
Jika mau menjadikan apel dan selai kacang sebagai bagian dari menu sehari-hari, perhatikan label komposisinya. Selai kacang yang beredar di pasaran dapat mengandung tambahan gula, garam, pengawet, maupun bahan lainnya.
Pilihan yang lebih sederhana adalah selai kacang 100 persen dengan komposisi hanya berupa kacang. Dengan begitu, Bunda dapat lebih mudah mengontrol asupan gula dan bahan tambahan dari produk yang dikonsumsi.
2. Batasi porsi
Kunci dari menu ini sebenarnya bukan sekadar mengonsumsi apel dan selai kacang, namun juga memperhatikan porsinya. Bahan sumber menyarankan sekitar dua sendok teh mini selai kacang per hari yang dapat dipadukan dengan beberapa pangkas apel.
Jadi, apakah selai kacang dan apel efektif untuk diet? Kombinasi ini bisa menjadi salah satu pilihan camilan yang mengenyangkan, namun bukan metode diet unik yang secara otomatis membikin berat badan turun.
Penurunan berat badan tetap dipengaruhi oleh keseimbangan kalori, kualitas makanan secara keseluruhan, kegiatan fisik, tidur, serta pola hidup. Bagi Bunda yang sedang menjalani program penurunan berat badan, jangan hanya mengikuti menu yang terkenal di kalangan artis.
Sesuaikan porsinya dengan kebutuhan tubuh dan jika mempunyai kondisi kesehatan tertentu, pertimbangkan berkonsultasi dengan master alias mahir gizi sebelum mengubah pola makan secara signifikan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)