Jakarta -
Tim basket perempuan China mencuri perhatian di gelaran Asian Games 2026, yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang. Pada penyisihan fase grup, tim basket China berhasil menang telak atas Indonesia, dengan skor 110-41.
Di pertandingan ini, pemain asal China disebut Zhang Ziyu menjadi sosok yang paling banyak dibicarakan, Bunda. Postur Zhang Ziyu dengan tinggi 223 sentimeter (cm) membikin tim lawan kesulitan menguasai bola di lapangan.
Seperti apa sosok Zhang Ziyu yang menjadi sorotan di gelaran Asian Games 2026?
Faktor genetik pengaruhi tinggi Zhang Ziyu
Zhang Ziyu adalah pebasket kelahiran Jinan, ibu kota Provinsi Shandong di Tiongkok Timur. Dilansir halaman The Sporting News, Zhang Ziyu lahir pada 1 Mei 2007.
Postur tubuh Zhang Ziyu yang tinggi menurun dari kedua orang tuanya. Sang bapak memiliki tinggi 213 cm, sedangkan ibunya yang merupakan mantan personel tim nasional China memiliki postur tinggi 198 cm.
Berdasarkan profil di Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Zhang Ziyu memiliki tinggi badan 220 cm. Pemain dari klub Shandong Sports Bureau (CHN) ini memiliki tinggi badan yang dianggap 'bersejarah' menurut standar bola basket wanita. Saat ini, Zhang Ziyu terlebihlagi diyakini menjadi pebasket perempuan aktif tertinggi, Bunda.
"Tinggi badannya adalah keunggulannya, dan menjadi tantangan bagi semua negara," kata kata pelatih imam China, Lu-min Gong, kepada FIBA.
"Kontrolnya di sekitar ring sangat dominan. Pertahanan setiap tim akan mengincarnya."
Menurut profil di Global Times tahun 2021, Zhang Ziyu memiliki tinggi 157 cm saat duduk kelas 1 SD dan tumbuh menjadi 185 cm saat kelas 6 SD. Ia hampir dua inci lebih tinggi dari Rumeysa Gelgi, perempuan tertinggi di bumi yang statis hidup dan diakui oleh Guinness World Records.
Bagi timnas China, kedatangan Zhang Ziyu menjadi tonggak sejarah bumi basket. Postur tubuhnya yang tinggi menunjang bakatnya bermain basket di lapangan.
"Dia adalah bakat yang cuma muncul sekali dalam satu generasi. Bukan cuma untuk negara kita, tetapi untuk dunia," ungkap Lu-min Gong.
"Dia tidak mewakili suatu gaya, karena seseorang dengan jabatan seperti dia sangat langka, seperti bulu phoenix dan tanduk unicorn," sambungnya.
Perjalanan pekerjaan Zhang Ziyu
Zhang Ziyu pertama kali muncul di pertandingan internasional pada tahun 2024. Perempuan 19 tahun ini menjadi sorotan di media sosial setelah mendominasi pertandingan di Piala U-18 FIBA saat statis berumur 17 tahun.
Zhang Ziyu berhasil memberitahu sentuhan dan pergerakan kaki yang solid selama kompetisi. Ia pun berhasil meraih penghargaan MVP turnamen saat Tiongkok mengumpulkan lencana perak.
Sejak memikat perhatian pemirsa internasional di perlombaan tersebut, kariernya terus berkembang pesat. Zhang Ziyu kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Shandong Six Stars di WCBA, yang merupakan liga bola basket perempuan bagian pertama Tiongkok.
Zhang telah menguji kemampuannya melawan beberapa pemain WNBA, baik yang statis aktif maupun yang sudah pensiun. Penampilannya terus memikat para pemirsa di seluruh dunia.
Zhang Ziyu akan berumur 20 tahun di 2027. Berdasarkan Chinese Basketball Association (CBA), Zhang Ziyu memenuhi syarat untuk draft Women's National Basketball Association (WNBA) tahun 2027. Namun, belum ada laporan yang mengungkap hajat Zhang Ziyu untuk mendaftar di draft ini.
Demikian profil Zhang Ziyu, pebasket muda asal China yang memiliki tinggi 223 cm.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)