cara mencuci handuk dekil | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Handuk yang digunakan berulang kali lama-lama bisa terlihat kusam dan menyimpan kotoran di antara serat kain. Kondisinya bisa makin terlihat jika handuk sering dipakai untuk mengeringkan badan, tangan, alias bagian tubuh yang tetap menyisakan minyak dan keringat.
Mencuci dengan deterjen tetap menjadi langkah utama untuk membersihkan handuk. Namun, ada trik yang sempat dibagikan warganet dengan memanfaatkan air panas dan sabun cuci piring untuk membantu meluruhkan kotoran yang menempel. Cara ini menarik dicoba untuk penanganan awal, tetapi suhu air tetap perlu disesuaikan dengan petunjuk perawatan handuk.
Handuk dekil direndam dengan air panas dan sabun cuci piring
Trik tersebut dibagikan oleh pengguna TikTok @imatilah0. Dalam video yang diunggah, handuk yang terlihat kotor ditempatkan di dalam wadah, kemudian diberi air panas dan sabun cuci piring.
Pemilik akun menggunakan air yang baru mendidih sebelum mencampurkannya dengan sabun cuci piring. Campuran tersebut kemudian diaduk menggunakan perangkat bantu hingga sabun menghasilkan busa dan handuk terendam.
Setelah itu, handuk dibiarkan sampai airnya tidak lagi panas. Dalam video, air rendaman tampak berubah menjadi keruh setelah handuk direndam.
“Tuh kan airnya sampai keruh,” tutur pemilik akun TikTok @imatilah0, dikutip BrilioFood pada Minggu (22/8/2026).
Perubahan warna air tersebut menunjukkan adanya kotoran yang ikut terlepas selama proses perendaman. Namun, air keruh saja tidak bisa dijadikan patokan bahwa seluruh noda pada handuk sudah terangkat.
Begini langkah yang dibagikan untuk membersihkan handuk dekil
Jika mau mencoba trik serupa, ada beberapa tahap yang bisa dilakukan. Pastikan terlebih dulu handuk memang kondusif dicuci dengan air hangat alias panas dengan memandang label perawatannya.
1. Masukkan handuk yang kotor ke dalam ember alias baskom.
2. Tuangkan air panas sesuai pemisah suhu yang kondusif untuk bahan handuk.
3. Tambahkan sabun cuci piring secukupnya.
foto: TikTok/@imatilah0
4. Aduk perlahan sampai sabun tercampur dan mengenai seluruh bagian handuk.
5. Diamkan sampai air rendaman menjadi lebih dingin.
6. Angkat handuk, kemudian sikat bagian yang tetap mempunyai noda.
foto: TikTok/@imatilah0
7. Bilas sampai tidak ada sisa sabun yang terasa pada serat kain.
8. Lanjutkan pencucian menggunakan deterjen sesuai petunjuk produk.
9. Jemur sampai handuk betul-betul kering sebelum digunakan alias disimpan.
Untuk handuk berwarna alias berbahan tertentu, penggunaan air mendidih sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Air panas memang dapat membantu pencucian handuk yang bahannya tahan panas, tetapi suhu tinggi juga berpotensi menyebabkan penyusutan, perubahan warna, alias kerusakan pada material tertentu.
Kenapa sabun cuci piring bisa dipakai untuk membantu noda tertentu?
Sabun cuci piring dirancang untuk membantu mengangkat lemak dan minyak dari permukaan peralatan makan. Karena itu, bahan tersebut dapat digunakan secara terbatas untuk membantu menangani bagian kain yang terkena noda berminyak.
Namun, sabun cuci piring sebaiknya tidak dijadikan pengganti deterjen busana untuk mencuci handuk secara rutin. Setelah digunakan sebagai perlakuan awal, handuk perlu dibilas dengan baik dan tetap dicuci menggunakan produk laundry yang sesuai.
Penggunaan sabun yang terlalu banyak juga tidak diperlukan. Sisa bahan pencuci yang tertinggal pada serat dapat membikin kain terasa kurang nyaman, sedangkan handuk sendiri memerlukan keahlian menyerap air dengan baik. Produsen peralatan laundry juga menyarankan penggunaan deterjen sesuai takaran agar residu tidak menumpuk pada serat kain.
Jangan langsung memakai air mendidih untuk semua jenis handuk
Bagian ini krusial jika mau mencoba trik dari media sosial. Tidak semua handuk mempunyai material dan ketahanan panas yang sama.
Handuk katun yang tahan panas umumnya dapat dicuci menggunakan air hangat alias panas sesuai petunjuk perawatannya. Namun, suhu yang terlalu tinggi pada bahan tertentu bisa menyebabkan penyusutan alias memengaruhi warna kain. Karena itu, label perawatan tetap menjadi referensi pertama sebelum memilih suhu air.
Selain itu, handuk sebaiknya dipisahkan berasas warna dan tingkat kotornya. Pemisahan dapat membantu mengurangi akibat luntur alias perpindahan kotoran ke kain lain.
Sikat bagian yang tetap bernoda setelah direndam
Perendaman tidak selalu cukup untuk menghilangkan seluruh noda yang sudah lama menempel. Setelah air rendaman mendingin, bagian yang tetap terlihat kusam bisa diperiksa dan dibersihkan secara lebih terarah.
Gunakan sikat dengan tekanan secukupnya agar serat handuk tidak sigap rusak. Setelah itu, bilas hingga bersih sebelum mencuci handuk menggunakan deterjen.
Jangan lupa mengeringkan handuk sampai tuntas. Handuk yang tetap lembap lampau ditumpuk alias disimpan dapat kembali menimbulkan aroma kurang sedap. Untuk perawatan rutin, produsen laundry juga menyarankan handuk segera dikeringkan setelah proses pencucian selesai.
Trik ini bukan pengganti pencucian rutin
Cara air panas dan sabun cuci piring bisa dijadikan pengganti untuk membantu menangani handuk yang tampak sangat kotor, terutama jika ada bagian yang terkena minyak. Namun, hasilnya tidak bisa disamaratakan pada semua jenis noda dan bahan kain.
Jika handuk sudah terlalu lama digunakan, seratnya berubah, alias noda tetap memperkuat setelah beberapa kali pencucian, masalahnya mungkin bukan sekadar kurang bersih. Kondisi kain juga perlu diperhatikan dan handuk dapat dipertimbangkan untuk diganti jika sudah tidak nyaman alias tidak lagi berfaedah dengan baik.
Dengan begitu, trik dari media sosial ini lebih tepat diposisikan sebagai perlakuan tambahan, bukan pengganti deterjen alias patokan perawatan pada label handuk.
Panduan Memilih Cara Membersihkan Handuk Sesuai Kondisinya
| Kusam lantaran sering dipakai | Cuci menggunakan deterjen sesuai petunjuk | Jangan menambah deterjen berlebihan |
| Terkena noda berminyak | Bersihkan bagian noda terlebih dahulu | Sabun cuci piring bisa digunakan secukupnya sebagai perlakuan awal |
| Noda tetap menempel setelah dicuci | Rendam sesuai jenis bahan dan petunjuk perawatan | Hindari langsung menggunakan air mendidih |
| Handuk berwarna | Gunakan suhu air yang kondusif untuk kain | Air terlalu panas dapat memengaruhi warna pada bahan tertentu |
| Handuk berbau apek | Cuci dan keringkan sampai betul-betul tuntas | Jangan menyimpan handuk dalam kondisi lembap |
| Serat mulai kasar alias rusak | Evaluasi kondisi handuk | Jangan terlalu sering menyikat kuat lantaran dapat merusak serat |
FAQ
1. Apakah handuk putih boleh direndam menggunakan air panas?
Boleh jika material dan label perawatannya mengizinkan. Suhu air sebaiknya tetap mengikuti petunjuk pada label lantaran tidak semua handuk mempunyai ketahanan panas yang sama.
2. Apakah sabun cuci piring bisa menghilangkan semua jenis noda pada handuk?
Tidak. Sabun cuci piring lebih relevan untuk membantu menangani noda yang berangkaian dengan minyak alias lemak. Noda lain bisa memerlukan perlakuan berbeda.
3. Kenapa handuk tetap terasa kusam setelah dicuci?
Kusam bisa dipengaruhi oleh penumpukan kotoran, residu produk pencuci, penggunaan dalam waktu lama, alias perubahan pada serat kain. Jumlah deterjen yang terlalu banyak juga dapat meninggalkan residu jika tidak terbilas dengan baik.
4. Apakah pelembut busana bagus digunakan pada handuk?
Sebaiknya tidak terlalu sering. Pelembut dapat meninggalkan lapisan pada serat handuk yang berpotensi mengurangi daya serapnya.
5. Berapa kali handuk sebaiknya dicuci?
Frekuensinya berjuntai pada pemakaian dan kondisi handuk. Sebagai pedoman umum, Whirlpool menyarankan handuk dicuci setelah sekitar tiga kali penggunaan, terutama lantaran handuk menyerap air dan bergesekan langsung dengan tubuh.
"
(brl/tin)