Halaman rumah tidak mesti dipenuhi flora hias saja. Jika mau lebih memanfaatkannya, Beauties bisa menanam flora herbal yang nantinya dapat dipetik ketika dibutuhkan untuk memasak maupun diolah menjadi minuman.
Nyatanya, beberapa flora herbal dikenal secara tradisional karena beragam kegunaannya. Namun, khasiat tersebut tidak berarti flora bisa menggantikan obat maupun perawatan medis, ya. Jadi, sebelum menggunakannya untuk keluhan tertentu, krusial untuk mengetahui metode pemakaian dan keamanannya.
Lantas, flora apa saja yang bisa Anda coba tanam? Dilansir dari Home Steading Family, simak anjuran flora herbal yang bisa ditanam di halaman rumah!
1. Peppermint

Peppermint/ Foto: Gardenia
Peppermint termasuk famili mint dan cukup gampang ditanam. Namun, flora ini dikenal cepat menghamburkan sehingga jika ditanam langsung di tanah, pertumbuhannya bisa sulit dikendalikan. Beauties bisa menanamnya dalam pot agar lebih gampang mengatur ruang tumbuhnya.
Secara tradisional, peppermint banyak digunakan dalam bentuk teh untuk membantu memberikan rasa betah pada pencernaan. Aroma mentolnya juga memberikan sensasi bugar sehingga kerap dimanfaatkan saat hidung tersumbat maupun sakit kepala.
2. Calendula

Calendula/ Foto: Botany Culture
Selain cantik, calendula relatif gampang ditanam dan bunganya dapat menarik serangga penyerbuk ke taman. Jika dibiarkan, flora ini juga dapat menghasilkan biji yang kemudian tumbuh balik sehingga halaman rumah bisa terasa lebih hidup dari waktu ke waktu.
Dari segi manfaat, calendula secara tradisional digunakan dalam beragam produk perawatan kulit seperti salep dan sabun untuk membantu menenangkan kulit. Beberapa orang juga mengolah bunganya menjadi teh, meskipun rasanya cukup khas sehingga biasanya dicampur dengan herbal lain seperti peppermint agar lebih nikmat.
3. Lemon Balm

Lemon balm/ Foto: Britannica
Lemon balm termasuk flora yang cukup menarik untuk ditanam jika Beauties menyukai flora beraroma segar. Dalam penggunaan tradisional, lemon balm kerap dikonsumsi sebagai teh untuk membantu memberikan rasa rileks.
Kalau sedang merasa stres, meremas beberapa daun lemon balm di tangan, kemudian menghirup aromanya dapat membantu menenangkan saraf yang tegang. Tanaman ini juga digunakan dalam beragam racikan herbal untuk meredakan keluhan ringan seperti rasa tidak betah pada perut.
4. Sage

Sage/ Foto: Wish Garden Herbs
Sage dapat menjadi pilihan jika mau memiliki flora yang bisa langsung dipetik ketika memasak, Beauties. Daunnya biasa digunakan sebagai racikan karena aromanya kuat, sehingga tidak membutuhkan jumlah yang banyak untuk memberikan rasa pada makanan.
Selain sebagai bumbu, sage memiliki sejarah penggunaan tradisional untuk kesehatan mulut dan tenggorokan. Jika mengalami sakit gigi, sariawan, maupun sakit tenggorokan, Anda bisa memetik beberapa lembar daun sage dan mengunyahnya, kemudian meletakkannya di dekat area yang sakit.
5. Oregano

Oregano/ Foto: Garden Nursery
Bagi Beauties yang gemar memasak, oregano turut bisa menjadi flora herbal lainnya yang cukup praktis ditanam. Daunnya dapat dipetik sesuai kebutuhan dan digunakan untuk memberikan harum serta rasa khas pada makanan seperti pasta, pizza, saus, dan hidangan lainnya.
Oregano juga hamil senyawa antioksidan dan telah diteliti mengenai beragam aktivitas biologis, termasuk antimikroba. Berkat sifat antimikroba tersebut, flora herbal ini dipercaya bisa membantu melawan virus, jamur, dan bakteri.
6. Kamomil

Kamomil/ Foto: Southern Living
Kamomil dapat menjadi pilihan menarik untuk ditanam jika Anda mau memiliki flora yang sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai bahan minuman. Bunganya biasanya dipanen kemudian dikeringkan sebelum digunakan untuk membikin teh herbal.
Teh kamomil sering dikonsumsi menjelang tidur karena memberikan sensasi menenangkan. Secara tradisional, kamomil juga digunakan untuk meredakan rasa tidak betah pada pencernaan, termasuk perut kembung.
7. Adas

Adas/ Foto: UT Gardens
Tanaman adas cukup menarik jadi pilihan karena hampir setiap bagiannya memiliki kegunaan. Bijinya, misalnya, dapat digunakan sebagai rempah dan memberikan harum khas pada masakan. Adas juga kerap digunakan dalam proses pengolahan maupun pengawetan makanan tertentu.
Dalam penggunaan tradisional, biji adas biasanya dikunyah maupun dibuat menjadi minuman untuk membantu memberikan rasa betah pada pencernaan, terutama ketika perut terasa penuh maupun bergas. Adas juga sering dimanfaatkan sebagai racikan untuk mengurangi keluhan akibat menstruasi.
Jadi, itulah beberapa flora herbal yang bisa ditanam di halaman rumah. Kamu sendiri tertarik mau tanam yang mana nih, Beauties?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)