Terbukti Di 40 Ribu Pasangan, Psikolog Ungkap 1 Kalimat Yang Bisa Bikin Hubungan Harmonis

Jun 08, 2026 05:40 PM - 2 jam yang lalu 89

Jakarta -

Tahukah Bunda? Kalimat yang bikin hubungan langgeng rupanya tidak selalu berupa ungkapan romantis yang besar alias mewah. Justru, kata-kata sederhana yang diucapkan sehari-hari dapat memberikan pengaruh besar terhadap kualitas hubungan dengan pasangan.

Menurut psikolog, langkah seseorang berbincang kepada pasangan berkedudukan krusial dalam membangun rasa aman, kepercayaan, dan kedekatan emosional. Pilihan kata yang tepat dapat membantu pasangan merasa dihargai, didengarkan, dan dipahami.

Sebaliknya, komunikasi yang kurang baik sering kali menjadi pemicu kesalahpahaman dan bentrok dalam hubungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Psikolog ungkap satu kalimat yang bikin hubungan harmonis

Dilansir Your Tango, setelah mempelajari 40.000 pasangan, psikolog Dr. John Gottman dan Dr. Julie Schwartz Gottman menemukan satu frasa yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan hubungan apa pun, ialah “Terima kasih”.

Bunda tentu mau merasa dihargai dalam sebuah hubungan. Salah satu perihal yang paling diharapkan dari pasangan adalah perhatian dan pengakuan atas upaya yang telah dilakukan, sehingga merasa dilihat, dipahami, dan dihargai.

“Hubungan yang berkembang memerlukan budaya apresiasi yang antusias, di mana kita sama baiknya dalam memperhatikan hal-hal yang dilakukan pasangan dengan betul seperti halnya memperhatikan apa yang mereka lakukan salah,” ujar para psikolog.

“Tetapi mudah untuk terjebak dalam perangkat hanya memandang apa yang tidak dilakukan pasangan kalian. Kalian mengembangkan narasi di mana kamulah yang mengerahkan semua usaha, dan Anda mulai percaya bahwa itu benar,” sambungnya.

Ucapan “Terima kasih” yang sederhana membantu hubungan tetap kuat

Memberi ruang untuk rasa syukur dalam sebuah hubungan membangun keintiman dan rasa kondusif secara emosional, Bunda.

Sayangnya, banyak orang lebih mudah menyadari kesalahan daripada menghargai hal-hal baik yang sudah dilakukan pasangan. Akibatnya, beragam tindakan sederhana yang sebenarnya berarti sering dianggap biasa dan luput dari apresiasi.

Padahal, penelitian tahun 2017 menunjukkan bahwa pasangan romantis yang mengungkap rasa terima kasih mempunyai kemungkinan putus hubungan lebih dari tiga kali lipat.

Studi lain menunjukkan bahwa perseorangan yang merasa dihargai oleh pasangannya mempunyai hubungan yang lebih baik dan handal terhadap stres internal dan eksternal.

Cara menggunakan kata “Terima kasih” dalam hubungan

Mengucapkan “Terima kasih” kepada pasangan, sama seperti mengatakan “Aku menghargaimu”. Bunda tidak kudu selalu menunggu tindakan besar alias kata-kata cinta yang muluk-muluk untuk menunjukkan penghargaan.

Dua kata sederhana itu sudah cukup ampuh. Berikut beberapa situasi yang mungkin bisa Bunda gunakan untuk menyampaikan apresiasi pada pasangan:

  • Ketika satu sama lain melakukan perihal kecil, seperti membikin secangkir kopi, menggantikan agenda cuci piring, alias membelikan camilan favorit.
  • Saat menerima pujian yang tulus, ucapkan “Terima kasih” alih-alih mengelak dari pujian tersebut.
  • Ketika salah satu menunjukkan kesabaran, misalnya ketika datang terlambat alias pasangan sedang emosi.
  • Saat salah satu mendengarkan dengan saksama dan memberikan perhatian penuh kepada pasangan.
  • Ketika saling mendukung, terutama pada masa-masa sulit.

Mengungkapkan terima kasih kepada pasangan mungkin merupakan langkah terbaik untuk menjaga kualitas hubungan yang tinggi.

Bunda tidak perlu mengucapkan terima kasih satu sama lain 10 kali sehari, tetapi ada baiknya sering mengucapkan kata-kata tersebut agar satu sama lain merasa dihargai dan diapresiasi.

Itulah kalimat yang diungkap psikolog untuk membantu hubungan langgeng dan harmonis. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya