Kulit dehidrasi bisa membikin wajah terasa kurang nyaman, seperti kering, tertarik, kasar, alias terlihat lebih kusam dari biasanya. Kondisi ini dapat terjadi ketika kulit kekurangan air dan bisa dialami oleh beragam jenis kulit, termasuk kulit berminyak. Karena itu, kulit yang terlihat mengilap belum tentu mempunyai kelembapan yang cukup.
Menjaga kulit tetap terhidrasi tidak selalu memerlukan banyak produk skincare. Kebiasaan sederhana dalam membersihkan dan merawat wajah, pemilihan produk yang tepat, serta perhatian terhadap lingkungan sekitar dapat membantu mempertahankan kadar air pada kulit.
Lantas, apa saja yang bisa dilakukan untuk membantu menghindari kulit dehidrasi?
1. Gunakan Moisturizer Secara Rutin

Gunakan moisturizer secara rutin/ Foto : Magnific
Moisturizer menjadi salah satu produk krusial untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Setelah mencuci wajah, kulit bisa kehilangan sebagian air sehingga wajah terasa lebih kering alias tertarik. Karena itu, jangan terlalu lama membiarkan kulit tanpa pelembap setelah membersihkannya.
Dikutip dari American Academy of Dermatology (AAD), moisturizer dapat membantu menjaga air tetap berada di kulit dan mengurangi kekeringan. Penggunaannya setelah kulit dibersihkan juga dapat membantu mempertahankan kelembapan.
Pilih moisturizer sesuai kondisi kulit. Untuk kulit berminyak alias kombinasi, gel moisturizer dengan tekstur ringan biasanya terasa lebih nyaman, sedangkan kulit kering dapat memilih cream moisturizer yang mempunyai tekstur lebih kaya. Kamu juga bisa mencari produk dengan kandungan seperti glycerin, hyaluronic acid, ceramide, alias urea yang umum digunakan untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
2. Hindari Mencuci Wajah dengan Air Terlalu Panas

Hindari mencuci wajah dengan air terlalu panas/ Foto : Magnific/magnific
Air panas mungkin terasa nyaman, terutama setelah seharian beraktivitas. Namun, kebiasaan mencuci wajah menggunakan air yang terlalu panas dapat membikin kulit terasa semakin kering lantaran minyak alami pada permukaan kulit lebih mudah hilang.
Sebaiknya gunakan air hangat alias suam-suam kuku ketika membersihkan wajah. Tidak perlu mencuci terlalu lama alias menggosok wajah dengan kuat. Setelah selesai, keringkan wajah dengan menepuknya secara perlahan menggunakan handuk bersih.
3. Jangan Berlebihan Melakukan Eksfoliasi

Jangan berlebihan melakukan eksfoliasi/ Foto : Magnific/magnific
Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit meninggal dan membikin permukaan wajah terasa lebih halus. Namun, terlalu sering melakukan eksfoliasi alias menggunakan produk yang terlalu kuat dapat membikin kulit menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.
Jika kulit sedang terasa kering, perih, alias mengelupas, jangan memaksakan penggunaan exfoliating toner, scrub, alias produk eksfoliasi lainnya. Berikan waktu bagi kulit untuk kembali nyaman dan prioritaskan penggunaan moisturizer yang sesuai.
4. Gunakan Hydrating Serum Jika Dibutuhkan

Gunakan hydrating serum jika dibutuhkan/Foto : Magnific/magnific
Selain moisturizer, hydrating serum dapat menjadi tambahan dalam rutinitas skincare, terutama jika kulit sering terasa kering alias tertarik. Produk ini biasanya mempunyai tekstur lebih ringan dan diformulasikan dengan bahan yang membantu meningkatkan hidrasi kulit.
Salah satu kandungan yang cukup umum ditemukan adalah hyaluronic acid, yang mempunyai keahlian menarik dan mempertahankan air sehingga dapat mendukung hidrasi kulit. Serum hidrasi dapat digunakan sebelum moisturizer sehingga perawatan kulit tidak hanya memberikan kelembapan dari satu produk.
Namun, serum bukan sesuatu yang wajib digunakan semua orang. Jika moisturizer saja sudah membikin kulit terasa nyaman, rutinitas skincare tidak perlu dibuat terlalu panjang.
5. Jangan Terlalu Sering Cuci Muka

Jangan terlalu sering cuci muka/Foto : Magnific/magnific
Mencuci wajah memang krusial untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa produk yang menempel di kulit. Namun, terlalu sering mencuci muka lantaran merasa wajah mudah berminyak justru dapat membikin kulit terasa semakin kering dan tidak nyaman. Kebiasaan ini juga bisa membikin lapisan pelindung kulit lebih mudah terganggu, terutama jika menggunakan facial wash yang cukup kuat.
Cukup cuci wajah dua kali sehari, ialah pada pagi dan malam hari, serta setelah banyak berkeringat. Gunakan facial wash yang lembut dan hindari menggosok wajah terlalu keras. Setelah mencuci muka, segera gunakan moisturizer agar kelembapan kulit tetap terjaga.
6. Kurangi Kebiasaan Menyentuh alias Menggosok Wajah

Kurangi kebiasaan menyentuh alias menggosok wajah/ Foto : Magnific/ katemangostar
Tanpa disadari, tangan sering menyentuh wajah ketika sedang bekerja, berpikir, merasa gatal, alias sekadar mengusap bagian tertentu. Kebiasaan tersebut sebaiknya mulai dikurangi, terutama jika tangan belum dalam kondisi bersih. Selain membawa kotoran dan minyak, menggosok wajah terlalu sering juga dapat membikin kulit mengalami gesekan dan iritasi.
Hal yang sama bertindak ketika mengeringkan wajah setelah mencuci muka. Hindari menggosok wajah menggunakan handuk dengan kuat. Cukup tepuk-tepuk perlahan menggunakan handuk yang bersih dan lembut. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi gesekan yang tidak perlu pada kulit.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)