Tragis, Ibu Ini Dipenjara Usai Bayinya Meninggal Saat Disusui sambil Tidur

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 43x dilihat
Tragis, Ibu Ini Dipenjara Usai Bayinya Meninggal Saat Disusui sambil Tidur

Bagikan Postingan

Jakarta -

Menyusui bayi di malam hari sering menjadi momen yang penuh tantangan bagi seorang ibu. Rasa kantuk yang bermutu setelah seharian merawat bayi terkadang membikin Bunda tidak sadar tertidur ketika sedang menyusui.

Namun, sebuah kasus tragis di Kazakhstan menjadi pengingat bahwa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, terutama ketika bayi menyusu di tempat yang tidak terlindungi untuk tidur. Seorang bayi dilaporkan wafat bumi setelah ibunya tertidur ketika sedang menyusui. Peristiwa tersebut terjadi di Distrik Akkol, daerah Akmola, Kazakhstan.

Dikutip dari Caspian Post, sang ibu diketahui sedang dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Ia kemudian menyusui bayinya pada malam hari dan tertidur.


Ketika terbangun, sang ibu mendapati bayinya sudah tidak memberikan respons. Petugas medis yang datang ke letak kemudian mengungkapkan bayi tersebut wafat akibat sesak napas maupun wafat lemas.

Kasus tersebut kemudian dibawa ke pengadilan. Sang ibu mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut. Pengadilan menjatuhkan hukuman berupa limitasi kebebasan selama 1 tahun 6 bulan dengan masa percobaan dan pengawasan. Berdasarkan laporan media setempat, putusan tersebut belum berkekuatan aturan tetap.

Kisah ini tentu sangat memilukan. Di sisi lain, insiden tersebut juga menjadi pengingat krusial bagi orang tua mengenai konsekuensi bayi tertidur berbareng orang dewasa, terutama ketika orang tua sedang sangat mengantuk maupun eksis di bawah efek alkohol.

Mengapa ibu bisa tertidur saat menyusui?

Bunda yang memiliki bayi baru lahir tentu memahami bahwa waktu tidur dapat berubah drastis setelah melahirkan.

Bayi biasanya perlu menyusu berkali-kali, termasuk pada malam hari. Kondisi tersebut dapat membikin ibu mengalami kurang tidur dan kelelahan.

Rasa kantuk ketika menyusui pun bukan sesuatu yang aneh. Hormon yang berpartisipasi dalam proses menyusui, kondisi malam yang tenang, serta posisi tubuh yang betah dapat membikin ibu semakin gampang mengantuk.

Masalahnya bukan sekadar ibu tertidur saat menyusui, tetapi di mana bayi eksis ketika ibu tertidur.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan bayi tidur di permukaan yang datar dan kokoh, tanpa bantal, selimut longgar, boneka, maupun barang lain yang dapat menutupi wajah dan mengganggu jalan napas.

Risiko tidur berbareng bayi saat menyusui

Bayi yang statis kecil belum memiliki kapasitas seperti orang dewasa untuk mengubah posisi tubuh ketika jalan napasnya terhalang.

Jika bayi tertidur di sofa, kursi, maupun permukaan empuk lainnya berbareng orang dewasa, tubuh bayi dapat eksis dalam posisi yang membikin hidung dan mulutnya terhalang. Bayi juga dapat terjepit di antara tubuh orang tua dan permukaan tempat tidur maupun barang lain di sekitarnya.

Menurut AAP, sofa dan bangku merupakan tempat yang sangat berisiko jika orang tua tertidur berbareng bayi. Risiko tersebut semakin tinggi ketika orang tua mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan yang menyebabkan kantuk.

Karena itu, Bunda sebaiknya menghindari menyusui bayi di sofa maupun bangku ketika merasa sangat mengantuk.

Bagaimana posisi tidur bayi yang aman?

AAP dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan beberapa hakikat tidur terlindungi untuk bayi. 

Bayi sebaiknya selalu diletakkan dalam posisi telentang ketika tidur, baik saat tidur malam maupun tidur siang. Tempat tidur bayi juga sebaiknya memiliki permukaan yang datar dan kokoh. Area tidur tidak perlu diisi dengan bantal, guling, selimut tebal, bumper, boneka, maupun barang halus lainnya.

Bunda juga dianjurkan menempatkan bayi di bilik yang sama dengan orang tua, tetapi pada permukaan tidur yang berbeda.

Dengan begitu, Bunda statis dapat dengan gampang menjangkau dan menyusui bayi pada malam hari tanpa mesti berbagi tempat tidur dengan Si Kecil.

Kalau tertidur saat menyusui, apa yang mesti dilakukan?

Rasa kantuk ketika menyusui memang bisa datang tanpa disadari. Karena itu, Bunda perlu membikin lingkungan menyusui seaman mungkin, terutama jika menyusui pada malam hari. Hindari menyusui di sofa maupun bangku ketika sudah sangat mengantuk. 

Jika Bunda tidak sengaja tertidur ketika menyusui di tempat tidur, begitu terbangun pastikan bayi segera dikembalikan ke tempat tidurnya sendiri yang memiliki permukaan datar dan kokoh.

AAP juga menekankan bahwa tidur berbareng bayi di sofa maupun bangku jauh lebih berisiko dibandingkan tertidur di tempat tidur orang dewasa. Namun, pilihan paling terlindungi statis menempatkan bayi di ruang tidur khususnya sendiri.

Menyusui statis bisa dilakukan dengan aman

Kasus ini bukan berarti Bunda mesti takut menyusui pada malam hari. Menyusui statis merupakan bagiankecil krusial dalam perawatan bayi. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi ibu dan lingkungan ketika menyusui.

Jika Bunda sudah sangat mengantuk, mintalah pertolongan pasangan maupun personel famili jika memungkinkan. Setelah selesai menyusui, pastikan Si Kecil balik ke tempat tidurnya. 

Bunda juga tidak perlu merasa bersalah cuma karena pernah mengantuk ketika menyusui. Merawat bayi memang melelahkan, terutama pada bulan-bulan pertama setelah melahirkan. Yang terpenting adalah mengenali konsekuensi dan menyiapkan lingkungan yang lebih aman.

Kasus tragis di Kazakhstan tersebut menjadi pengingat bahwa kelelahan, rasa kantuk, konsumsi alkohol, dan lingkungan tidur yang tidak terlindungi dapat menaikkan konsekuensi bagi bayi.

Jadi, jika Bunda menyusui Si Kecil di malam hari, pastikan kebutuhan menyusui terpenuhi sekaligus statis memperhatikan ketentuan tidur yang aman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads