Jakarta -
Tren minum ghee saat perut kosong belakangan terkenal lantaran diklaim dapat membantu menurunkan berat badan. Ghee adalah sejenis mentega dari lemak hewani yang dimurnikan dan banyak ditemukan di India.
Popularitas minum ghee juga meningkat lantaran klaim detoksifikasi dan dianggap sebagai obat untuk kesehatan usus. Meskipun ini tampak seperti tren baru, sebenarnya minuman ini sudah lama ada, Bunda.
"Ghee adalah mentega murni yang terbuat dari susu. Menurut Ayurveda, ghee mempunyai banyak potensi faedah terapeutik," kata mahir gizi Ritika Samaddar, dilansir laman NDTV.
Lantas, benarkah minum ghee bisa membantu menurunkan berat badan?
Ulasan di Journal of Ayurveda and Integrative Medicine tahun 2024 mengungkap bahwa minum ghee shot saat perut kosong mungkin tidak cocok untuk setiap individu. Beberapa orang dapat memperoleh faedah dari ghee shot sementara yang lain dapat mengalami kolesterol tinggi, mual, ketidaknyamanan pencernaan, kehilangan nafsu makan, dan muntah.
Minuman ghee alias ghee shot menyerupai Snehapana, ialah prosedur persiapan Ayurveda yang digunakan sebelum Panchakarma alias terapi pembersihan asal India. Dalam pengobatan tradisional, 'Snehapana' merujuk pada prosedur yang melibatkan konsumsi ghee murni, ghee yang telah diberi obat, minyak, alias sediaan berbasis lipid lainnya sebelum prosedur detoksifikasi panchakarma.
Namun, praktik-praktik Ayurveda tersebut dilakukan di bawah pengawasan para mahir yang terlatih secara medis untuk pemantauan keamanan. Dosis pasti dari 'ritual' ini juga disesuaikan berasas dampaknya setelah konsumsi.
Minum ghee dan detoksifikasi
Menurut penelitian, jumlah alias dosis ghee shot yang dapat dikonsumsi seseorang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:
- Hrasiyasi Matra (dosis kecil): untuk orang dengan kapabilitas pencernaan yang rendah.
- Madhyama Matra (dosis sedang): untuk orang yang memerlukan dosis yang tepat agar memberikan dampak.
- Uttama Matra (dosis lebih tinggi): untuk perseorangan terpilih dan konsumsinya di bawah pengawasan ahli.
Minuman ghee disebut bisa berakibat positif pada kesehatan usus, terutama pada orang yang memerlukan asupan lemak sehat. Namun, itu hanyalah bukti anekdot yang diperkuat oleh media sosial.
Sebuah ulasan yang diterbitkan di Alternative Medicine Journal tahun 2024 menunjukkan bahwa ghee memang dapat mendukung pencernaan dan membantu kegunaan usus menjadi lebih baik. Namun, klaim seputar pembersihan usus berkarakter spekulatif dan dibesar-besarkan untuk meningkatkan hubungan di media sosial.
Mengonsumsi segelas ghee juga dianggap dapat membantu detoksifikasi. Namun pada kenyataannya, tidak ada yang namanya detoksifikasi.
Banyak organ tubuh bertindak sebagai penyaring unsur rawan yang masuk ke tubuh. Kemampuan organ-organ tersebut untuk menjalankan fungsinya memang dapat ditingkatkan, tetapi tidak dapat diduplikasi.
Dampak minum ghee saat perut kosong
Dalam perihal penurunan berat badan dan peningkatan metabolisme, ghee telah terbukti bisa mengatur nafsu makan, Bunda. Namun, konsumsi ghee saat perut kosong tidak disarankan oleh banyak pakar.
Studi di Journal of Ayurveda and Integrative Medicine juga menyoroti bahwa mengonsumsi ghee saat perut kosong tidak kondusif untuk semua orang. Sebagian besar orang yang sehat dapat memperoleh faedah darinya, tetapi hanya jika tubuh mereka bisa mentolerirnya.
"Satu sendok teh ghee tidak menyumbat arteri. Masalah sebenarnya adalah LDL teroksidasi, stres, gula, dan pencernaan yang buruk," ungkap ahli kesehatan Akanksha Pandey.
Seseorang dapat minum ghee jika mau meningkatkan asupan lemak sehat, merangsang empedu, meningkatkan rasa kenyang, dan mendukung kesehatan usus. Dosis terbaik untuk memulai adalah dengan jumlah mini terlebih dulu untuk memandang gimana tubuh bereaksi. Catat ya, mengonsumsi 150 mililiter (ml) ghee sekaligus terbukti rawan secara medis.
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah potensi pengaruh sampingnya, seperti usia, kondisi medis yang sudah ada, serta pola makan.
Ada beberapa kondisi di mana seseorang kudu berhati-hari minum ghee, yakni:
- Mengalami obesitas
- Penyakit hati berlemak
- Kolesterol tinggi
- Gangguan kandung empedu
- Pankreatitis
- GERD dan refluks asam
- Kondisi kardiovaskular tertentu
Efek samping minum ghee secara berlebihan
Dosis pasti konsumsi ghee memang belum diketahui, Bunda. Namun, ada baiknya tidak mengonsumsi ghee secara berlebihan lantaran dapat menimbulkan pengaruh samping. Berikut beberapa pengaruh sampingnya:
- Mual
- Kembung
- Diare
- Gangguan pencernaan
- Konsumsi kalori berlebihan
- Kadar lipid yang tinggi pada perseorangan yang rentan
Sebelum mengonsumsi ghee untuk menurunkan berat badan, ada baiknya Bunda berkonsultasi dulu dengan master alias mahir medis. Jangan sampai salah konsumsi hanya lantaran mau mengikuti tren semata ya, Bunda.
Demikian serba-serbi tentang minuman ghee yang diklaim bisa menurunkan berat badan. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·