Yang Kita Anggap Baik Belum Tentu Terbaik Di Sisi Allah

Jul 06, 2026 02:38 PM - 12 jam yang lalu 580

Kincai Media , JAKARTA -- Banyak orang yang menganggap dirinya telah beragama dan boleh dikatakan telah melakukan semua rukun ketaatan dan Islam tetapi terkadang penuh tanda tanya ketidakpuasan. Misalnya kenapa mereka yang katanya sudah betul-betul melakukan segala rupa ibadah, kehidupan sehariannya tetap saja miskin.

Mereka bandingkan dengan orang-orang yang sama sekali tidak beragama apalagi di luar Muslim, jauh lebih lezat hidupnya. Mereka telah berupaya sekuat tenaga juga tetap saja rezeki yang baik belum mengalir. Begitu juga seseorang jatuh cinta dengan seseorang tetapi belum juga sukses bisa hidup sebagai suami istri yang layak.

Juga banyak anak didik yang beragama rupanya sering juga banyak yang kandas dalam ujian sekolah/perguruan tinggi. Banyak lagi kekecewaan yang selalu dihadapi manusia, meski semestinya segalanya kita kudu kembalikan kepada hadis: "Apa yang kita anggap baik mungkin menurut Allah tidak baik. Apa yang kita anggap tidak baik mungkin menurut Allah baik."

Juga semestinya kita merenungkan makna surat ar-Rahman yang ayat-ayatnya berulang kali yang artinya: "Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan?"

Bayangkan semua yang kecewa itu sebenarnya tetap hidup, tetap sehat. Mereka dengan cuma-cuma menghirup oksigen sepuasnya tanpa bayar seperti orang sakit kudu bayar setiap tabung oksigen yang lenyap digunakan.

Hati mereka baik, ginjal mereka baik, otak mereka sehat tidak gila, paru-paru mereka juga baik.

Hanya lantaran tidak memperoleh rezeki materiel yang lebih banyak, semisal tidak naik pangkat, tidak bisa menduduki kedudukan yang dikehendakinya sejak lama dan lain-lain, makasehingga mereka kecewa. Bahkan, kekecewaan itu kadang kala dilemparkan kepada Allah.

Begitu banyak surah dan ayat suci Alquran yang menyinggung mengenai sabar. Jelas juga dalam ayat-ayat suci Alquran dikatakan: "Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolong" (2:45,153).

Oleh lantaran kekecewaan itu merupakan ujian maka layaklah, dalam kitab suci Alquran juga menyatakan: Orang yang sabar andaikan mendapat ujian (QS:2:156).

Selain apa yang diungkapkan dalam kitab suci Alquran yang begitu banyak soal sabar, juga sabda menyangkut kesabaran juga cukup banyak.

Seperti yang diterangkan sabda qudsi sebagaimana diriwayatkan Bukhari: "Sesungguhnya Allah azza wa jalla telah berfirman: Apabila Aku menguji hambaKu dengan dua perkara yang dicintainya, kemudian dia bersabar, maka Aku tukar keduanya itu dengan surga baginya."

Oleh lantaran sabar ganjarannya surga, memang tepat jika kita berdoa: "Ya Allah Tuhan kami, limpahilah kepada kami kesabaran dan wafatkanlah kami tetap dalam Islam (berserah diri kepadaMu)" (QS:7:126).

Selengkapnya