
YouTube memperkenalkan fitur auto dubbing yang sangat berfaedah untuk membantu pembuat menjangkau audiens yang lebih luas. Fitur ini bisa secara otomatis mengidentifikasi bahasa dalam video yang diunggah dan menghasilkan trek audio pengganti dalam bahasa lain, sehingga memudahkan pembuat untuk mencapai penonton yang tidak berbincang bahasa yang sama.
Baca Juga:
- YouTube Uji Coba Sistem Machine Learning untuk Estimasi Usia Pengguna
- Google Hadapi Gugatan Antitrust: Statistik YouTube yang Mengejutkan Terungkap
Perincian Fitur dan Rencana YouTube untuk 2025
Pada awal peluncurannya, fitur auto dubbing hanya tersedia untuk channel dalam YouTube Partner Program yang konsentrasi pada konten pengetahuan dan informasi. Namun, sesuai dengan janji untuk memperluas ketersediaannya, YouTube sekarang bakal menyediakan fitur ini untuk semua pembuat dalam YouTube Partner Program mulai akhir bulan ini.
CEO YouTube, Neal Mohan, mengumumkan perkembangan ini dalam sebuah posting blog yang menyoroti “big bets” platform untuk tahun 2025. Fitur auto dubbing sekarang mendukung sembilan bahasa, ialah Bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Portugis, dan Spanyol. Secara otomatis, video berkata Inggris bakal didubbing ke semua bahasa yang didukung, sementara video dalam bahasa lain bakal didubbing ke Bahasa Inggris. YouTube juga berencana menambahkan support untuk lebih banyak bahasa dan memperbaiki kinerjanya di tahun ini.
Fitur auto dubbing dapat diakses melalui Advanced Settings di YouTube Studio. Selain itu, Neal Mohan juga mengungkap rencana untuk meningkatkan pengalaman podcast dengan perangkat baru, monetisasi yang lebih baik, dan peningkatan penemuan konten, menandakan komitmen YouTube untuk terus berinovasi dan mendukung para kreator.
Sumber