Jakarta -
Kebutuhan tidur pada bayi baru lahir sangat tinggi. Rata-rata, bayi tidur selama 16–18 jam sehari, baik pada siang maupun malam hari.
Bayi baru lahir hanya terjaga selama beberapa jam dalam sehari untuk menyusu dan bermain. Oleh lantaran itu, posisi tidur merupakan perihal krusial yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Posisi tidur yang baik yang membikin anak merasa nyaman dan dapat tidur nyenyak bakal memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan mereka. Sebaliknya, posisi tidur yang salah dapat menyulitkan bayi untuk tidur, membuatnya mudah terbangun, rewel (menangis), dan kelelahan, serta meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).
SIDS alias sindrom kematian bayi mendadak adalah kondisi di mana bayi berumur di bawah satu tahun meninggal secara tiba-tiba, sering kali saat sedang tidur, tanpa penyebab yang jelas.
Kondisi ini dianggap sebagai akibat paling rawan bagi bayi baru lahir. Penyebab kejadian ini belum diketahui secara pasti, namun risikonya meningkat jika bayi tidur dengan posisi miring alias tengkurap.
Bayi baru lahir belum bisa membalikkan tubuhnya sendiri, sehingga posisi tidur mereka sebagian besar ditentukan oleh orang tua, Bunda. Orang tua lah yang perlu mengatasi posisi tidur bayi yang benar, baik itu posisi miring alias tengkurap.
Apakah kondusif bayi tidur miring?
Apakah bayi boleh tidur miring kiri alias kanan? Tidak. Tidur menyamping tidak disarankan lantaran posisi tersebut tidak stabil.
Bayi yang dibiarkan tidur menyamping meski dia setelah menyusu, lebih berisiko terguling ke posisi tengkurap, ialah posisi yang dikaitkan dengan akibat tertinggi SIDS.
Bayi tidak boleh dibiarkan tidur dengan posisi miring walaupun terlihat lebih nyenyak, mereka kudu selalu mulai tidur dengan posisi telentang hingga berumur satu tahun. Tidur dengan posisi miring tidak kondusif lantaran posisi tersebut tidak stabil, sehingga bayi dapat dengan mudah bergulir ke posisi tengkurap.
Bagaimana posisi tidur yang baik untuk bayi?
Dilansir Healthline, posisi tidur yang dianggap kondusif bagi bayi, ialah telentang. American Academy of Pediatrics (AAP) juga merekomendasikan posisi tidur telentang selama satu tahun pertama kehidupan bayi. Panduan ini juga bertindak untuk bayi yang lahir prematur, Bunda.
Selain mengatur posisi, Bunda juga perlu memperhatikan pengaturan kasur dan seprai tidur bayi. Pastikan kasur yang dipakai tidak terlalu lembek dan cukup kokoh untuk tubuh bayi.
Risiko bayi tidur miring
Tidur miring membikin bayi mengalami beberapa akibat yang rawan bagi keselamatan jiwanya. Terlebih, jika bayi tetap berumur sangat muda. Beberapa risikonya seperti:
1. Risiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)
Ada banyak bukti dari beragam penelitian yang menunjukkan bahwa bayi yang tidur miring dapat menambah akibat kejadian kematian bayi mendadak (SIDS).
Kebijakan dari AAP sejak 1992 sudah mulai merekomendasikan agar semua bayi yang baru lahir hingga usia satu tahun ditidurkan telentang, selama tidur siang, dan pada malam hari. Hasilnya tingkat SIDS tahunan telah menurun lebih dari 50 persen.
"Selalu baringkan bayi kudu telentang untuk setiap tidur, saat siang dan malam, lantaran kemungkinan SIDS sangat tinggi untuk bayi yang terkadang dibaringkan miring alias tengkurap. Menurut AAP, posisi tidur ini terbukti mengurangi kejadian kematian bayi mendadak (SIDS)," kata Lindsey Waldman, master anak mahir endokrinologi yang praktik di Virginia, Amerika Serikat dikutip dari laman Verywell Family.
2. Risiko tersedak yang lebih tinggi
Dilansir Health, Safety, and Environment (HSE), jika bayi memuntahkan kembali sedikit isi lambungnya alias gumoh saat tidur telentang, cairan tersebut bakal mengalir kembali ke bawah melalui kerongkongan.
Kerongkongan adalah saluran berotot panjang yang menghubungkan tenggorokan dengan lambung. Saluran ini terletak di bawah trakea (saluran pernapasan).
Jika bayi tidur telentang, style gravitasi bakal mengalirkan kembali muntahan tersebut ke dalam lambung. Sebaliknya saat bayi tidur miring ada kemungkinan bayi bisa berubah posisi menjadi tengkurap, muntahan bakal mengumpul di lubang trakea. Hal ini meningkatkan akibat bayi tersedak.
Mengapa posisi telentang paling aman?
Posisi tidur telentang adalah posisi tidur teraman untuk bayi. Dikutip dari Raising Children, perihal ini disebabkan oleh beberapa argumen ialah refleks yang menjaga saluran pernapasan bayi tetap terbuka bekerja lebih baik saat bayi telentang. Refleks ini meliputi menelan, menggeliat, dan bangun jika saluran pernapasannya tersumbat.
Bayi condong tidak menghirup kembali udara yang baru saja diembuskannya. Udara yang dihirup kembali mengandung lebih sedikit oksigen. Bayi mempunyai banyak ruang di sekitar mulut dan hidungnya, sehingga saluran pernapasannya lebih mungkin tetap terbuka.
Kapan bayi mulai boleh tidur miring?
Ilustrasi bayi tidur/Foto: Getty Images/paulaphoto
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, membiarkan bayi tidur dengan posisi miring dapat mempermudah mereka untuk secara tidak sengaja bergulir ke posisi tengkurap. Posisi ini tidak selalu aman, terutama jika bayi berumur kurang dari 4 bulan. Pada usia yang tetap sangat muda ini, bayi sering kali belum cukup kuat untuk mengubah posisi alias apalagi mengangkat kepala mereka.
Waspada juga andaikan rupanya mengalami torticollis yang dapat memengaruhi langkah bayi tidur. Bayi mungkin lebih suka tidur miring ke satu sisi alias memalingkan kepala ke sisi yang sama setiap malam agar merasa lebih nyaman. Namun, perihal ini tidak ideal. Tetaplah membaringkan bayi dalam posisi telentang.
Konsultasikan dengan master anak jika Bunda memandang adanya indikasi torticollis. Kondisi ini sering kali dapat ditangani dengan latihan penguatan otot leher yang bisa Bunda lakukan berbareng bayi di rumah. Fisioterapis juga dapat membantu menanganinya.
Jika tidak ada indikasi dan bayi yang lincah bergulir ke posisi miring setelah Bunda membaringkannya dalam posisi telentang, jangan khawatir. AAP juga menyatakan bahwa kondusif untuk membiarkan bayi tidur miring jika mereka sudah bisa bergulir sendiri dengan nyaman.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·