10 Ciri Anak Perempuan Dibesarkan Oleh Ayah Narsistik

May 18, 2026 12:45 PM - 1 jam yang lalu 89

Tanpa disadari, sifat narsistik dari pengasuhan sosok ayah bisa memengaruhi karakter anak perempuannya kelak. Seperti apa karakter anak wanita yang dibesarkan oleh Ayah narsistik?

Narsisme melibatkan gangguan kepribadian alias sifat tertentu yang dapat memengaruhi gambaran diri seseorang, serta langkah mereka berinteraksi dan memperlakukan orang lain.

Nah, orang tua narsistik berfaedah mereka mempunyai sifat narsistik alias gangguan kepribadian narsistik. Hal ini dapat memengaruhi langkah orang tua tersebut mengasuh anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Anak-anak dari orang tua narsistik sering kali mengalami akibat pada kesehatan mental akibat perlakuan tersebut, apalagi hingga dewasa.

Apa itu gangguan kepribadian narsistik?

Gangguan kepribadian narsistik alias Narcissistic Personality Disorder (NPD) merupakan pemeriksaan psikiatri yang gejalanya muncul dalam sebuah spektrum.

Dikutip dari Choosing Therapy, karakter umum seorang ayah narsistik antara lain kurang empati, merasa diri paling berhak, serta condong arogan.

Gejala dari NPD umumnya seperti:

  • Kurang empati
  • Rasa bangga pada diri yang berlebihan
  • Terobsesi pada kesuksesan dan kekuasaan
  • Memanfaatkan orang lain
  • Merasa perlu dikagumi secara berlebihan
  • Merasa paling berkuasa dan tidak perlu mengikuti aturan
  • Sering iri pada orang lain
  • Keyakinan tidak logis bahwa orang lain sering iri pada mereka
  • Arogan

Bagaimana orang tua narsistik memperlakukan anak-anak mereka?

Narsisme dapat terlihat sebagai gambaran diri yang berlebihan, serta kecenderungan menggunakan strategi manipulasi demi untung pribadi.

Orang dengan sifat narsistik sering kali mempunyai empati rendah dan tampak egois, tetapi juga sangat sensitif dan terlalu berjuntai pada orang lain.

Dikutip dari Healthline, ketika orang tua mempunyai NPD, perilaku mereka dapat sangat memengaruhi kesehatan mental anak-anaknya.

Ciri anak wanita dibesarkan oleh ayah narsistik

Berikut beberapa karakter anak wanita dibesarkan oleh ayah narsistik yang perlu diwaspadai, Bunda: 

Orang tua narsistik sering kali menempatkan diri mereka sendiri di urutan pertama dalam hubungan dengan anak dan keluarga. Kondisi ini membikin anak belajar bahwa kebutuhan mereka tidak penting.

Anak-anak dari orang tua narsistik juga condong mudah merasa bersalah, ragu pada diri sendiri, punya nilai diri rendah, dan susah mengambil keputusan dalam hidup mereka sendiri.

2. Sulit menciptakan batas yang sehat

Ciri anak wanita dibesarkan oleh ayah narsistik berikutnya ialah susah membikin batas dengan orang lain. Hal ini lantaran orang tua mereka tidak menghormati batas yang dibuat anak.

Ketika anak dari ayah narsistik mencoba membikin batas dengan orang lain, perihal itu bisa terasa tidak nyaman dan apalagi menimbulkan rasa bersalah.

3. Selalu berupaya menyenangkan orang lain

Anak dari orang tua narsistik tumbuh dengan kepercayaan bahwa satu-satunya langkah mendapatkan cinta dan kasih sayang dari orang tua adalah dengan melakukan apa pun untuk menyenangkan mereka.

Saat dewasa, perihal ini dapat menyebabkan pola keterikatan yang tidak aman, ketergantungan berlebihan pada pasangan, serta hubungan sosial yang tidak sehat. 

Orang tua merupakan panutan dan role model pertama bagi anak. Jadi, anak yang dibesarkan oleh orang tua narsistik sering kali tumbuh dengan kepercayaan bahwa langkah orang tua memperlakukan mereka adalah langkah yang betul untuk memperlakukan orang lain.

Bukan tidak mungkin jika anak kemudian mempunyai sifat serupa, seperti egois, terlalu sensitif, alias sangat kompetitif.

5. Cenderung punya gangguan kesehatan mental

Sebuah studi tahun 2012 dari jurnal Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health menunjukkan bahwa anak-anak dari orang tua dengan sifat narsistik alias NPD lebih berisiko mengalami gangguan perilaku maupun emosional, apalagi sejak usia dini.

Anak dengan orang tua narsistik dapat mengalami kondisi seperti gangguan kecemasan, depresi, alias apalagi gangguan stres pascatrauma (PTSD).

6. Sangat kritis terhadap diri sendiri

Sikap terlalu mengkritik diri sendiri merupakan sifat yang umum dimiliki anak wanita dari ayah narsistik. Banyak dari mereka apalagi jadi tidak suka terhadap diri sendiri, akibat pikiran negatif yang terus-menerus muncul.

7. Harga diri rendah

Dibesarkan oleh ayah yang mempunyai ekspektasi tinggi rentang membikin anak jadi tidak percaya diri. Hal ini lantaran semua yang dilakukan tak selalu bisa membanggakan orang tua. 

Pengalaman ini membikin seiring bertambah usia anak jadi merasa tidak pernah melakukan sesuatu dengan benar, yang kemudian memengaruhi nilai diri mereka.

8. Sulit menyampaikan kebutuhan sendiri

Tumbuh dalam struktur family narsistik juga bisa membikin anak mengabaikan kebutuhannya sendiri.

Meminta kebutuhan mereka dipenuhi sering kali dibalas dengan balasan alias perilaku toxic lainnya, sehingga membikin anak susah meminta apa yang mereka butuhkan saat dewasa.

9. Merasa bersalah saat meminta bantuan

Anak-anak dalam lingkungan narsistik sering menyalahkan diri sendiri, terutama saat meminta support dari orang lain. Hal ini lantaran mereka merasa dirinya tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri.

10. Selalu takut ditinggalkan

Karena kasih sayang yang tidak konsisten dan cinta bersyarat, banyak anak wanita dari ayah narsistik hidup dalam ketakutan terus-menerus bakal ditinggalkan orang lain. Situasi ini dapat terlihat dari hubungan pertemanan, sosial, apalagi di lingkungan kerja.

Itulah penjelasan tentang ciri-ciri anak wanita dibesarkan oleh ayah narsistik. Dalam beberapa kasus, pemulihan dari akibat negatif orang tua narsistik mungkin perlu support profesional, jadi jangan ragu untuk konsultasi jika perlu.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya