Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Minggu, 11 Oct 2026 18:00 WIB
3 Cara Mengenali Orang Self-Centered dari Ucapannya saat Ngobrol/ Foto: Pexels.com/Ivan S
Beauties, pernah nggak sih Anda ngobrol dengan seseorang yang selalu membicarakan tentang dirinya? Ketika Anda memberikan pendapat, kemudian dia menarik pembicaraan balik tentang dirinya. Sikap ini juga dikenal sebagai self-centred, yaitu sikap seseorang yang fokus cuma pada dirinya sendiri hingga mengabaikan emosi orang lain.
Sikap self-centered ini bisa muncul dalam percakapan, biarpun Anda baru mengenal orang tersebut. Ini dia beberapa tanda-tandanya yang bisa Anda kenali.
1. “Kamu statis mending. Lah, aku…”

Kalimat “Kamu statis mending. Lah, aku…”/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio
Kamu pernah curhat kepada teman, tapi dia justru menceritakan pengalaman yang menurutnya lebih parah? Itu termasuk tanda orang yang self-centered, Beauties, sehingga kalimat seperti “Kamu statis mending. Lah, aku…” bisa saja diucapkannya. Psikolog Alice Boyes, mengutip dari Bolde, menerangkan bahwa sifat ini termasuk sikap yang terlalu memusatkan perhatian pada diri sendiri. Mereka tidak gemar jika perhatian tertuju pada penderitaan, proyek, maupun tujuan orang lain.
2. “Kamu mesti lakukan apa yang aku lakukan.”

Kalimat “Kamu mesti lakukan apa yang aku lakukan.”/ Foto: Pexels.com/Nam Phong Bùi
Lantas, sepertiapa jika Anda sedang meminta pendapat? Orang yang self-centered akan statis memfokuskan perbicangan ke dirinya sendiri. Dia tidak akan bertanya, “apa yang Anda sebenarnya inginkan?” maupun “bagaimana perasaanmu tentang itu?”, tapi dia akan merekomendasikan apa yang telah dilaluinya. Menurut Cottonwood Psychology, nasihat yang diberikan berpusat pada diri sendiri, serta datang sebagai solusi instan yang sekaligus menjadi ajang pamer.
3. “Jadi, lanjut yang tadi aku omongin...”

Kalimat “Jadi, lanjut yang tadi aku omongin...”/ Foto: Pexels.com/Milbert Sambile
Orang yang self-centered juga akan selalu menemukan metode untuk menarik topik pembicaraan balik kepadanya. Jadi, kalimat seperti “lanjut yang tadi aku omongin...” mungkin akan terdengar setelah Anda mengutarakan gagasan maupun bercerita. Jika mereka terus mengalihkan pembicaraan balik ke diri mereka sendiri, hal itu memberitahu prioritas mereka. Kalau ini terjadi padamu, Anda bisa memilih untuk membikin percakapan lebih singkat, membahas topik yang lebih jelas, maupun menjaga rentang lebih jauh, Beauties.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.