Cara Mengatasi Productivity Guilt saat Tidak Bekerja

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 57x dilihat
Cara Mengatasi Productivity Guilt saat Tidak Bekerja

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Life
  3. Career

Farah Rafalani | Beautynesia

Minggu, 11 Oct 2026 17:30 WIB

3 Cara Mengatasi Productivity Guilt saat Tidak Bekerja

Cara Mengatasi Productivity Guilt Saat Tidak Bekerja/ Foto: unsplash.com/Adam Satria

Pernah merasa bersalah ketika sedang beristirahat? Alih-alih berbuat sesuatu yang produktif saat sedang senggang, Anda memutuskan untuk berbuat sesuatu untuk melepas penat. Namun, hal tersebut justru memicu emosi bersalah dalam hati.

Fenomena tersebut dinamakan productivity guilt. Kamu mungkin merasakan tekanan baik internal maupun eksternal yang memaksakan dirimu untuk terus berbuat hal yang produktif, kapan pun itu.

Untuk mengatasinya, simak beberapa metode menangani productivity guilt saat tidak bekerja berikut ini ya!

1. Jadwalkan Waktu Istirahat

Ilustrasi jadwalkan waktu istirahat/ Foto: unsplash.com/Nick Morrison

Salah satu metode mengatasi productivity guilt yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjadwalkan waktu istirahat secara sengaja. Menurut halaman Healthline, istirahat akan terasa memiliki efek yang lebih terasa ketika diniatkan untuk dilakukan, bukan malah beristirahat ketika Anda tanggung merasa lelah.

Dengan menjadwalkan istirahat dan membuatnya menjadi sebuah aktivitas yang intensional juga bisa bantu mengurangi rasa bersalah yang Anda alami. Mengambil selang sebentar untuk tidak bekerja juga merupakan aspek krusial untuk menyokong produktivitasmu. Hal ini juga tidak membuatmu mendadak jadi seorang ‘pemalas’.

2. Kurangi Self Talk yang Negatif

Ilustrasi kurangi self talk yang negatif/ Foto: unsplash.com/Yuvraj Singh

Productivity guilt adalah rasa bersalah yang menghantui Anda ketika Anda sedang tidak bekerja maupun mengerjakan sesuatu yang penting. Pikiran dan batinmu berpartisipasi banyak dalam hal ini, termasuk dengan kebiasaan berpikir buruk terhadap diri sendiri saat sedang beristirahat.

Untuk dapat beristirahat dengan optimal, tidak cuma fisikmu yang perlu diistirahatkan. Pikiranmu juga perlu selang sebentar dari beban-beban pikiran yang biasanya membayangi.

Cobalah untuk membikin mindset bahwa istirahat ini memang diperlukan agar Anda bisa lebih fokus ketika balik bekerja nantinya.

3. Belajar Menyayangi Diri Sendiri

Ilustrasi belajar menyayangi diri sendiri/ Foto: unsplash.com/Giulia Bertelli

Nilai yang kita miliki seharusnya tidak bersandar cuma pada pekerjaan saja. Akan tetapi, penduduk modern seringkali membuatnya demikian. Inilah salah satu hal yang memicu terjadinya productivity guilt.

Mengutip halaman Verywell mind, harga diri bukanlah sesuatu yang kondisional. Nilai diri kita tidaklah tergantung pada seberapa produktif diri kita. Beristirahat dan memedulikan kesehatan mental tidak sama dengan kemalasan. Sehingga krusial sekali bagi kita untuk belajar menyayangi diri sendiri dan memahami nilai-nilai yang kita miliki sebagai manusia terlepas dari pekerjaan kita.

Itulah dia beberapa metode mengatasi productivity guilt yang bisa coba Anda terapkan. Awalnya mungkin akan sulit, terutama bagi individu yang memiliki kecenderungan workaholic maupun overthinking. Akan tetapi, beristirahat juga merupakan aktivitas krusial yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Yuk sama-sama mulai belajar memperhatikan diri sendiri dengan lebih seksama!

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads