3 Dampak Makan Telur Mentah bagi Kesehatan Tubuh

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 17x dilihat
3 Dampak Makan Telur Mentah bagi Kesehatan Tubuh

Bagikan Postingan

Viral soal kasus bayi yang wafat karena mengonsumsi telur mentah, sebahaya itukah telur bagi tubuh jika dikonsumsi mentah? Bukankah telur kaya nutrisi?

Sebagian orang statis menganggap bahwa makan telur mentah maupun matang sama saja khasiatnya. Bahkan, ada yang meyakini mengonsumsi telur mentah dapat menambah stamina. Fakta maupun hoaks?

Bicara soal nutrisi pada telur, mengacu Healthline, telur utuh adalah sumber kolin, lemak omega-3, dan protein yang baik, serta lebih kaya akan vitamin A dan E.

Menurut riset dan pakar, ada tiga hal yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi telur mentah. Sekalipun memberikan manfaat, nyatanya ada akibat buruk yang bisa mematikan kesehatan.

1. Protein dalam Telur Mentah tidak Terserap Optimal oleh Tubuh

Ilustrasi telur/Foto: Magnific.com/azerbaijan_stockers

Penyerapan protein oleh tubuh lebih banyak didapatkan dari konsumsi telur yang sudah matang. Hal ini dipaparkan dalam riset yang telah dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition.

Studi mengungkapkan, protein dalam telur mentah cuma bisa diserap tubuh sebesar 50 persen. Sementara pada telur matang, protein yang diserap tubuh bisa mencapai 90 persen.

Bagaimana ini bisa terjadi? Suhu panas saat proses memasak dinilai dapat mengubah struktur protein pada telur, sehingga protein lebih gampang dicerna tubuh.

2. Berpotensi Terinfeksi Salmonella, yang Bisa Berujung Kematian

Ilustrasi telur/Foto: Magnific.com/azerbaijan_stockers

Telur dapat terkontaminasi mikroba seperti Salmonella. Melansir Verywell Health, kontaminasi ini terjadi di dalam mekanisme reproduksi ayam sebelum cangkangnya terbentuk, maupun setelah telur dikeluarkan saat melewati saluran yang sama dengan tempat keluarnya kotoran.

Merujuk sumber lain, mikroba Salmonella bisa menembus cangkang telur dan masuk hingga ke bagiankecil putih telur. Mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi Salmonella dapat mengakibatkan rasa mual hingga keracunan.

“Infeksi Salmonella bisa memicu kejang, mual, muntah, diare, terlebihlagi kematian. Jadi, banyak efek buruknya daripada khasiat yang didapat dari konsumsi telur mentah,” kata Dosen sekaligus ahli gizi UGM, Dr. Toto Sudargo, SKM., M.Kes., pada halaman website UGM.

Telur mentah tidak disarankan untuk dikonsumsi, termasuk pada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, misalnya lansia dan bayi, hingga ibu hamil.

3. Menghambat Tubuh Menyerap Biotin yang Ada pada Kuning Telur

Ilustrasi telur/Foto: Magnific.com/azerbaijan_stockers

Kuning telur kaya biotin yang larut dalam air. Vitamin tersebut diperlukan tubuh dalam proses metabolisme dan pencernaan gula dalam darah. Di sisi lain, putih telur hamil zat protein disebut avidin, yang berefek negatif pada tubuh karena kemampuannya mengikat biotin.

Supaya tubuh dapat mencerna biotin dengan baik tanpa gangguan protein avidin, maka telur mesti dimasak terlebih dahulu.

“Protein avidin pada putih telur mentah akan mengikat biotin, sehingga tubuh tidak bisa menyerapnya dengan baik. Oleh karena itu, memasak telur membikin tubuh dapat memanfaatkan biotin itu,” jelas Prof. Ronny Rachman Noor, ahli Genetika Ekologi IPB University.

Itu dia ancaman makan telur mentah. Meskipun banyak diklaim memberikan manfaat, statis saja akibat buruk makan telur mentah bisa lebih fatal.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads