Houthi Serang Bandara Riyadh, Waketum MUI Tegaskan Islam Melarang Kekerasan

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 515x dilihat
Houthi Serang Bandara Riyadh, Waketum MUI Tegaskan Islam Melarang Kekerasan

Bagikan Postingan

Kincai Media, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis turut menanggapi serangan Houthi Yaman di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Ia menegaskan, doktrin Islam menjunjung tinggi kehormatan batin manusia dan secara tegas melarang segala bentuk kekerasan yang menimbulkan korban jiwa.

Pengasuh Ponpes Cendikia Amanah Depok ini juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas munculnya korban batin akibat serangan militer di area airport tersebut

"Islam mengajarkan penghormatan terhadap batin manusia dan melarang segala bentuk kekerasan yang menimbulkan korban sipil," ujar Kiai Cholil dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Atas alas hakikat keagamaan dan kemanusiaan universal tersebut, Kiai Cholil mengecam seluruh bentuk aksi yang merusak upaya menciptakan perdamaian kawasan.

"Karena itu, kami mengutuk setiap aksi yang menakut-nakuti keselamatan penduduk dan mengganggu upaya mewujudkan perdamaian serta stabilitas kawasan,”kata dia.

Melihat eskalasi perselisihan yang kian memanas di Timur Tengah, Kiai Cholil mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk segera menghentikan tindak kekerasan dan balik ke meja perundingan. Menurut dia, dampaknya tidak cuma merusak keamanan nasional negara setempat, tetapi juga mengganggu hayat sosial dan amalan umat Islam.

"Kami juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat agar mengekang diri dan mengedepankan jalur percakapan serta diplomasi. Konflik yang terus meningkat cuma akan memperbesar penderitaan masyarakat, mengganggu aktivitas ibadah, ekonomi, dan kemanusiaan, serta berpotensi memperluas ketidakstabilan di area Timur Tengah," jelas dia.

Selain menekankan doktrin Islam mengenai perdamaian, Kiai Cholil juga mengingatkan Pemerintah Indonesia agar statis waspada dan memungut aksi nyata untuk mengamankan WNI yang eksis di Arab Saudi.

"Kepada Pemerintah Republik Indonesia, kami mengharapkan agar terus memantau evolusi situasi keamanan, khususnya yang berhubungan dengan jalur penerbangan menuju dan dari Arab Saudi. Langkah antisipatif perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan penduduk negara Indonesia, termasuk jamaah umrah, jamaah haji, buruh migran, dan penduduk Indonesia yang eksis di area tersebut," kata dia.

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads