5 Ciri-ciri Fisik Pembuahan Berhasil Yang Perlu Diketahui

Apr 16, 2026 07:50 PM - 8 jam yang lalu 317

Jakarta -

Ciri-ciri pembuahan sukses sering bikin penasaran. Apalagi untuk Bunda yang sedang menanti kehadiran buah hati. Jika proses pembuahan berhasil, biasanya tubuh mulai menunjukkan beragam perubahan. Namun, terkadang tetap sangat lembut sehingga Bunda tak menyadarinya.

Ketika pembuahan berhasil, tubuh menunjukkan indikasi kehamilan dini. Salah satu yang unik terlambatnya menstruasi. Namun, banyak dari indikasi yang dapat disebabkan aspek lain seperti stres alias penyakit. Jika Bunda cemas maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.  

Apa yang terjadi setelah pembuahan berhasil?

Proses pembuahan biasanya disebut dengan konsepsi. Konsepsi ini merupakan proses bertemunya sel telur dan sel sperma. Agar pembuahan terjadi maka sperma kudu masuk ke dalam vagina.

Sperma melewati pembukaan serviks dan melangkah ke saluran tuba. Sperma kemudian bakal menembus dan membuahi sel telur. Setelah dibuahi, sel telur melangkah ke tuba fallopi menuju rahim, alias rahim, tempat dia bakal tertanam di tembok rahim.

Dokter menyebut sel telur yang telah dibuahi sebagai embrio setelah implantasi. Proses ini biasanya terjadi sekitar 6–10 hari setelah ovulasi.

15 Ciri-ciri bentuk pembuahan berhasil

Berikut ciri-ciri bentuk yang menandakan pembuahan sukses yang dikutip dari BetterHealth:

1. Terlambat menstruasi

Terlambat menstruasi seringkali merupakan tanda pertama kemungkinan kehamilan. Namun, beberapa wanita mengalami pendarahan ringan sekitar waktu menstruasi yang seharusnya.

2. Mual dan muntah

Morning sickness adalah kondisi yang memengaruhi lebih dari separuh dari semua wanita hamil. Gejala morning sickness meliputi mual dan muntah, serta kehilangan nafsu makan. Banyak wanita dengan morning sickness tidak hanya mengalami indikasi di pagi hari tetapi mengalaminya sepanjang hari.

Morning sickness biasanya dimulai sekitar minggu keempat hingga keenam kehamilan dan mungkin mereda pada minggu ke-12, meskipun dapat bersambung lebih lama alias kembali sekitar minggu ke-32.

3. Perubahan payudara

Selama kehamilan, tetek menjadi lebih penuh, bengkak, dan nyeri. Perubahan ini mirip dengan perubahan yang dialami sebelum menstruasi. Selama kehamilan, kulit di sekitar puting menjadi lebih gelap dan pembuluh darah di tetek menjadi lebih terlihat.

4. Kelelahan

Kelelahan yang luar biasa sering terjadi pada awal kehamilan. Ini kemungkinan besar disebabkan peningkatan besar hormon seks progesteron. Progesteron diperlukan untuk mempertahankan kehamilan dan membantu pertumbuhan bayi, tetapi juga memperlambat metabolisme.

Cobalah untuk lebih banyak tidur alias beristirahat jika memungkinkan selama tahap awal ini. Tingkat daya mungkin bakal meningkat kembali sekitar bulan keempat kehamilan ketika plasenta sudah terbentuk dengan baik.

Kelelahan selama kehamilan juga dapat disebabkan oleh anemia, yang paling umum disebabkan oleh kekurangan unsur besi. Mengonsumsi makanan kaya unsur besi krusial untuk mencegah anemia defisiensi unsur besi selama kehamilan. 

5. Sering buang air kecil

Kehamilan menyebabkan peningkatan kadar cairan tubuh dan peningkatan efisiensi ginjal. Rahim yang membengkak juga menekan kandung kemih. Akibatnya, sebagian besar wanita mengandung mulai mengalami buang air mini lebih sering dalam beberapa minggu pertama kehamilan.

6. Ngidam makanan

Ngidam makanan tertentu sangat umum terjadi selama kehamilan, terutama makanan yang menyediakan daya dan kalsium, seperti susu dan produk susu lainnya. Ibu mengandung juga bisa tiba-tiba tidak suka dengan makanan yang sebelumnya disukai. 

7. Sakit punggung

Sakit punggung selama kehamilan dapat memengaruhi lebih dari 1 dari 3 perempuan. Ini biasanya disebabkan oleh pelonggaran ligamen dan perubahan postur tubuh lantaran kehamilan yang membesar.

Ibu mengandung dapat mengurangi sakit punggung selama kehamilan dengan mengenakan sepatu kewenangan datar, menggunakan bangku dengan penyangga punggung yang baik, menghindari mengangkat barang berat, dan melakukan olahraga ringan. Berolahraga di dalam air dapat mengurangi sakit punggung selama kehamilan, dan fisioterapi serta akupunktur juga dapat membantu.

8. Sesak napas

Pada awal kehamilan, hormon progesteron meningkatkan kapabilitas paru-paru. Ini memungkinkan seseorang membawa lebih banyak oksigen ke bayi dan membuang produk limbah seperti karbon dioksida yang ibu dan janin hasilkan. Pada setiap napas, Bunda bernapas lebih dalam dan jumlah udara yang dihirup (dan hembuskan) meningkat secara signifikan. Ini dapat membikin ibu mengandung merasa sesak napas.

Selain itu, saat kehamilan mendekati waktu persalinan, tekanan rahim dan bayi yang membesar pada diafragma sehingga pernapasan terasa lebih berat.

9. Sembelit

Sembelit merujuk pada buang air besar yang jarang, keras, dan susah dikeluarkan. Sembelit adalah masalah umum selama kehamilan yang mungkin disebabkan oleh hormon kehamilan yang memperlambat pergerakan saluran pencernaan, alias oleh tekanan rahim yang membesar pada rektum.

10. Perubahan suasana hati

Selama kehamilan, ibu mengandung sangat emosional. Suasana hatinya dapat berubah secara tidak menentu. Hal ini dapat disebabkan perubahan hormonal dalam tubuh dan perubahan bentuk ibu hamil.

11. Pusing alias sakit kepala

Peningkatan aliran darah dalam tubuh bakal menyebabkan sakit kepala yang sering terjadi pada minggu-minggu pertama setelah sel telur dibuahi. Ini juga merupakan tanda bahwa tubuh sedang menyesuaikan diri dengan lonjakan kadar hormon selama kehamilan.

12. Sensitif terhadap aroma

Tanda ini adalah salah satu tanda awal untuk membantu mengenali kehamilan. Beberapa aroma sering membikin ibu mengandung merasa tidak nyaman dan mual seperti aroma rokok, parfum, makanan. Sensitivitas ini mungkin berkurang setelah berakhirnya 3 bulan pertama kehamilan.

13. Suhu tubuh meningkat

Jika Bunda memantau suhu basal tubuh, tanda positif kehamilan adalah peningkatan sekitar 1 derajat yang berjalan lebih dari 2 minggu setelah ovulasi.

14. Keputihan

Peningkatan keputihan adalah perubahan umum selama kehamilan. Jika disertai dengan gatal, nyeri, aroma tidak sedap, alias nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan disebabkan infeksi. Segera mencari pengobatan ke dokter.

15.  Mengantuk

Tanda-tanda yang mudah diabaikan selama kehamilan adalah rasa kantuk, mengantuk, dan lebih banyak tidur. Namun, beberapa ibu mengandung mengalami insomnia.

Jika mengalami beberapa ciri-ciri bentuk pembuahan sukses yang disebutkan di atas, Bunda sebaiknya melakukan tes kehamilan. Tes kehamilan bekerja dengan mendeteksi hormon hCG dalam urine.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya