Jakarta -
Bunda, pernah dengar perut mengandung bersuara asing seperti kodok? Ternyata, pengalaman unik ini betul-betul dialami oleh seorang ibu mengandung dan sempat bikin gempar di media sosial. Yuk, kita telaah kisahnya sekaligus penjelasan medisnya agar Bunda tidak panik jika mengalami perihal serupa.
Berikut kisahnya dikutip dari Boredpanda.
Perutnya bunyi asing saat hamil
Seorang ibu mengandung berjulukan Steph viral setelah membagikan pengalaman uniknya di media sosial. Dalam video yang dia unggah, terdengar bunyi asing dari perutnya saat disentuh mirip seperti bunyi 'bergelembung' alias apalagi disebut netizen seperti bunyi kodok.
Meskipun bunyi itu berasal dari tubuhnya sendiri, Steph yang berprofesi sebagai pengacara itu tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, membuka matanya lebar-lebar saat mendengarnya lagi.
Ibu asal Australia itu pun bertanya di internet apakah salah satu gejalanya normal. “Apakah ini normal saat hamil? Saya bertanya untuk teman,” tulis calon ibu itu.
Saat itu, usia kehamilannya sekitar 21 minggu. Ia pun sempat bertanya-tanya, apakah kondisi ini normal terjadi pada ibu hamil. Reaksi warganet pun beragam ada yang terkejut, ada juga yang mengaku pernah mengalami perihal serupa.
Video tersebut telah ditonton 3,6 juta kali sejak dia membagikannya pada hari Sabtu 28 Maret.
“Anda tahu ketika Anda minum banyak dan Anda mengguncang perut Anda? ya… rasanya seperti itu, tetapi saya minta Anda berhenti,” komentar seorang penonton di TikTok pada video unggahannya.
“Perut saya juga seperti ini dan saya tidak hamil,” banyolan yang lain. “Mungkin jangan lakukan itu,” peringatkan orang ketiga.
“Saya punya lima anak dan saya tidak tahu, tapi Anda kudu menghentikan itu sekarang juga,” timpal seseorang.
“Bayi di dalam sana seperti, 'Ya Tuhan, angin besar lagi!'” banyolan seorang pengguna, sementara penonton lain memberi selamat kepada Steph lantaran “memiliki katak.”
Kenapa perut bisa bunyi saat hamil?
Meski terdengar aneh, kejadian ini sebenarnya cukup masuk logika secara medis, Bunda. Dokter kandungan Steph menjelaskan bahwa tidak perlu khawatir, lantaran Steph menekan jari-jarinya di perutnya seperti yang dilakukannya dalam video tidak membahayakan bayinya.
Dr. Franziska Haydanek mengatakan bahwa bunyi dari tubuh Steph kemungkinan besar disebabkan oleh gas di ususnya, yang sekarang terdorong lebih tinggi di perutnya lantaran rahim yang membesar.
Pada pertengahan kehamilan, perut miring ke atas nyaris 45 derajat, sehingga berada pada level yang nyaris sama dengan usus. Saat rahim membesar dan menekan perut dan usus, orang mungkin mengalami mulas alias gangguan pencernaan.
Selain itu, menurut Cleveland Clinic, janin berlatih menelan dan bernapas dengan meminum unsur seperti air tersebut, yang membantu mengembangkan otot, paru-paru, dan sistem pencernaannya. Reaksi terhadap bunyi yang berasal dari perutnya berkisar dari geli hingga kekhawatiran yang nyata.
Cairan ketuban mengandung nutrisi, hormon, antibodi, dan cairan lain yang ditelan janin dan kemudian dikeluarkan. Kadar cairan ketuban mencapai puncaknya pada usia kehamilan 34 hingga 36 minggu dan kemudian perlahan menurun seiring mendekatnya tanggal perkiraan kelahiran (sekitar 40 minggu).
Pada puncaknya, terdapat sedikit kurang dari 1 liter (sekitar 4 cangkir alias 1 liter) cairan ketuban dalam tubuh ibu hamil, menurut catatan klinik. Cairan tersebut bening alias kuning muda dan tidak berbau.
Meskipun bunyi perut TikToker tersebut dibesar-besarkan oleh pemirsa, ada beberapa tanda peringatan selama kehamilan yang semestinya mendorong orang untuk berkonsultasi dengan dokter.
Menurut CDC, beberapa tanda peringatan mendesak selama kehamilan termasuk sakit kepala yang tidak kunjung lenyap alias semakin memburuk seiring waktu, pusing alias pingsan, perubahan penglihatan, demam, pembengkakan ekstrem di tangan alias wajah, dan kesulitan bernapas.
Berikut beberapa penyebabnya:
1. Pergerakan gas dalam perut
Saat hamil, hormon progesteron meningkat dan membikin sistem pencernaan melambat. Akibatnya:
- Gas lebih mudah terbentuk
- Perut terasa kembung
- Muncul bunyi 'gluduk' atau bergelembung
Suara inilah yang kadang terdengar cukup jelas, apalagi saat perut ditekan.
2. Gerakan usus yang lebih aktif
Usus tetap bekerja selama kehamilan, apalagi bisa menghasilkan suara:
- Gemuruh
- 'Berdecit'
- Atau bunyi seperti cairan bergerak
Ini dikenal sebagai borborygmi, ialah bunyi alami dari sistem pencernaan.
3. Cairan ketuban dan aktivitas janin
Walaupun tidak selalu terdengar dari luar, kombinasi antara aktivitas bayi dan cairan di dalam rahim bisa menciptakan sensasi unik, yang oleh sebagian ibu dirasakan sebagai 'bunyi' alias getaran.
Ternyata indikasi mengandung bisa sangat beragam
Kisah ini bukan satu-satunya yang unik, lho. Banyak ibu mengandung melaporkan indikasi tak biasa, mulai dari perubahan nafsu makan ekstrem hingga sensitivitas terhadap bau. Bahkan, dalam satu tubuh yang sama pun, indikasi kehamilan bisa berbeda antara kehamilan pertama dan berikutnya.
Selain tanda-tanda umum seperti mual, muntah, dan telat haid, banyak ibu mengandung yang melaporkan indikasi tak biasa, seperti yang dialami Steph dengan perut bersuara aneh. Meski terdengar unik, kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh bisa bereaksi dengan langkah yang tidak terduga selama kehamilan.
Beberapa indikasi kehamilan yang tergolong tidak biasa antara lain:
- Perubahan ukuran tetek yang tidak simetris
- Sensitivitas ekstrem terhadap aroma tertentu
- Rasa logam di mulut (metallic taste)
- Air liur berlebih (hipersalivasi)Perut sering bersuara alias terasa 'bergerak aneh'
Secara medis, ragam ini dipengaruhi oleh perubahan hormon, terutama progesteron dan estrogen, yang memengaruhi nyaris seluruh sistem tubuh, mulai dari pencernaan, saraf, hingga indera penciuman.
Penelitian dalam bagian obstetri juga menunjukkan bahwa tidak ada 'standar tunggal' untuk indikasi kehamilan. Tubuh setiap ibu mempunyai respons yang berbeda terhadap perubahan hormon dan perkembangan janin.
Jadi, selama indikasi yang dirasakan tidak disertai tanda ancaman seperti nyeri dahsyat alias perdarahan, Bunda tidak perlu terlalu khawatir. Justru, ini menjadi bukti bahwa tubuh sedang beradaptasi dan bekerja keras untuk mendukung kehamilan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·