7 Ciri Perempuan Yang Suka Traveling Sendiri Menurut Psikologi

Apr 16, 2026 10:00 PM - 5 jam yang lalu 267

Jakarta -

Bunda suka traveling sendiri? Bunda tidak takut berjalan sendiri untuk mengunjungi beragam tempat baru?

Hobi melakukan perjalanan solo rupanya bisa dikaitkan dengan karakter yang unik dari kepribadian seseorang lho. Orang yang suka traveling sendiri biasanya dikenal sebagai pribadi berdikari dan menikmati kebebasan.

Hobi traveling ini juga bisa berkarakter eksklusif bagi seorang perempuan. Dalam cakupan yang lebih besar, kepribadian orang yang suka traveling sendiri dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang positif di kehidupan.

Ciri wanita yang suka traveling

Melansir dari laman VegOut Magazine, berikut tujuh karakter wanita yang suka traveling sendiri menurut psikologi:

1. Nyaman dengan ambiguitas

Perjalanan solo pada dasarnya memang kurang terdefinisi dengan jelas. Bunda dapat tiba-tiba bertindak spontan saat melakukan perjalanan sendiri.

Ketika traveling sendiri, Bunda dapat memesan penginapan dengan anjungan bagus tanpa memikirkan ulasan dari visitor lain alias masuk ke sebuah kafe yang tidak mempunyai menu berkata Inggris. Semua tindakan tersebut bisa diambil lantaran Bunda mulai merasa nyaman dengan ambiguitas.

Dalam psikologi, perihal itu disebut toleransi terhadap ambiguitas alias keahlian untuk berfaedah tanpa tekanan ketika hasilnya tidak pasti. Toleransi terhadap ambiguitas dapat menunjukkan bahwa Bunda menganggap ketidakpastian sebagai bagian dari beradaptasi dengan lingkungan baru.

2. Suka melakukan sesuatu tanpa agenda alias rencana

Saat berjalan berbareng orang lain, kita bakal mengikuti agenda alias rencana yang sudah dibuat bersama. Namun, saat berjalan sendiri, kita bakal melakukan sesuatu tanpa agenda alias hanya sesuai dengan daya yang kita miliki.

Hal tersebut sejalan dengan teori penentuan diri yang menyatakan bahwa kita bakal berkembang ketika kebutuhan kita bakal otonomi, kompetensi, dan keterhubungan terpenuhi. Merancang perjalanan berasas apa yang betul-betul memberi kita daya bakal menjaga motivasi tetap intrinsik dan membikin perjalanan tetap menyenangkan.

3. Efikasi diri yang baik

Efikasi diri merupakan kepercayaan seseorang terhadap kemampuannya untuk melakukan sesuatu yang diperlukan. Perempuan yang suka traveling sendiri biasanya mempunyai efikasi diri yang baik, Bunda.

Saat berjalan sendiri, kita bisa untuk melakukan tugas-tugas mini sehingga rasa percaya diri dapat muncul. Seseorang dengan efikasi diri yang baik juga bisa memandang kesulitan sebagai tantangan bukan ancaman.

4. Fleksibilitas psikologis

Perjalanan solo sering berubah menjadi perjalanan yang tidak menentu. Misalnya, agenda kereta dibatalkan alias jalanan yang dilalui untuk traveling berubah tidak sesuai rencana.

Seseorang yang suka berjalan sendiri biasanya tidak bakal gusar saat dihadapkan dengan situasi yang berubah tersebut. Mereka mempunyai elastisitas psikologis alias keahlian untuk beradaptasi secara efektif sembari tetap berpegang pada nilai-nilai. Orang dengan elastisitas psikologis jarang terjerumus ke dalam perihal yang negatif.

Sebuah ulasan di jurnal Clinical Psychology Review tahun 2010 beranggapan bahwa elastisitas adalah unsur mendasar dari kesehatan mental. Fleksibilitas juga merupakan inti dari model perubahan dalam Terapi Penerimaan dan Komitmen (Acceptance and Commitment Therapy).

5. Memiliki rasa mau tahu yang tenang

Perempuan yang suka traveling sendiri biasanya mempunyai rasa mau tahu yang tinggi bakal suatu hal. Tapi lantaran mereka terbiasa dengan diri sendiri, maka rasa mau tahun yang muncul ini berkarakter tenang.

Rasa mau tahu yang tenang dapat mendorong seseorang dalam menjelajahi hal-hal baru dengan menikmati momen tersebut. Ketika kesukaan itu tentang orang lain, rasa mau tahu dapat mendukung hubungan sosial dalam hubungan sehari-hari.

6. Memiliki sikap asertif

Bersikap asertif adalah salah satu dari karakter wanita yang suka traveling sendiri. Mereka suka berkomunikasi secara jujur dan tegas saat berjumpa dengan orang baru.

Sikap asertif dapat menyatakan kebutuhan seseorang secara langsung sembari tetap menghormati orang lain. Sikap ini berangkaian dengan komunikasi yang lebih sehat dan tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dengan sikap pasif alias agresif.

7. Suka dengan kesendirian yang positif

Banyak orang suka traveling sendiri lantaran mau menikmati kesendirian. Perlu dicatat, kesendirian bukanlah hukuman. Jika dipilih dengan baik, kesendirian bisa menjadi pengisi energi.

Penelitian menunjukkan bahwa kesendirian yang otonom dan dipilih sendiri dapat mengatur emosi. Pada tingkatan yang lebih lanjut, kesendirian yang positif apalagi bisa mendukung kesejahteraan seseorang.

Demikian tujuh karakter wanita yang suka traveling sendiri. Apa Bunda mempunyai salah satu karakter di atas dan rupanya suka perjalanan solo?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Selengkapnya