Kebiasaan sepele yang membikin pagi hari terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik
Pagi semestinya menjadi kesempatan untuk memulai hari dengan lebih tenang. Namun, ada kalanya baru membuka mata saja Anda sudah merasa malas, lelah, dan mau kembali ke tempat tidur. Padahal, malam sebelumnya Anda merasa sudah cukup beristirahat. Bisa jadi, bukan paginya yang bermasalah, tapi beberapa kebiasaan mini yang dilakukan sejak bangun tidur.
Tanpa disadari, langkah Anda mengawali beberapa menit pertama setelah bangun dapat memengaruhi suasana hati dan daya sepanjang hari. Kebiasaan seperti terus menekan tombol snooze, langsung membuka media sosial, alias melewatkan sarapan mungkin terlihat sepele, tapi jika dilakukan terus-menerus bisa membikin pagi terasa lebih berat. Berikut 5 kebiasaan sepele yang membikin pagi terasa lebih berat.
1. Terlalu Sering Menekan Tombol Snooze

Terlalu sering menekan tombol snooze membikin pagi terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik
Rasanya memang menyenangkan mendapatkan tambahan waktu tidur beberapa menit. Namun, berulang kali menekan snooze justru dapat membuatmu terbangun dalam kondisi lebih berat. Ketika Anda kembali tertidur setelah sirine berbunyi, tubuh dapat memasuki tahap tidur baru yang kemudian terputus lagi.
Dikutip dari Sleep Research, penggunaan tombol snooze dapat memengaruhi proses bangun dan menyebabkan tidur menjadi terfragmentasi. Jika memungkinkan, letakkan sirine sedikit jauh dari tempat tidur agar Anda perlu bangun untuk mematikannya.
2. Langsung Mengecek HP Begitu Membuka Mata

Langsung mengecek HP begitu membuka mata / Foto: Freepik.com / Freepik
Notifikasi pekerjaan, berita, pesan, dan media sosial bisa langsung memenuhi pikiran sebelum Anda betul-betul siap memulai hari. Akibatnya, Anda mungkin merasa kudu merespons banyak perihal sejak menit pertama setelah bangun. Cobalah memberikan jarak 15–30 menit sebelum membuka HP. Gunakan waktu tersebut untuk minum air, membuka tirai, mandi, alias sekadar duduk sebentar. Pagi pun terasa lebih seperti milikmu, bukan langsung menjadi milik beragam notifikasi.
3. Bangun dalam Kondisi Kamar yang Gelap

Bangun dalam kondisi bilik yang gelap membikin pagi terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik
Cahaya pagi membantu tubuh mengenali bahwa waktunya untuk bangun dan aktif. Jika Anda terus berada di ruangan gelap setelah sirine berbunyi, tubuh mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk beranjak dari kondisi tidur ke kondisi terjaga. Penelitian dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa paparan sinar berkedudukan krusial dalam mengatur ritme sirkadian. Setelah bangun, coba buka gorden alias keluar sejenak untuk mendapatkan sinar alami.
4. Langsung Memikirkan Semua Pekerjaan Hari Itu

Langsung memikirkan semua pekerjaan Saat bangun / Foto: Freepik.com / Freepik
Begitu membuka mata, Anda mungkin sudah memikirkan email yang belum dibalas, pekerjaan yang menunggu, alias beragam urusan rumah. Kebiasaan ini membikin pikiran terasa sibuk apalagi sebelum kegiatan dimulai. Kamu bisa mencoba menuliskan beberapa tugas utama daripada memikirkan semuanya sekaligus. Dengan begitu, otak mempunyai gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang perlu dilakukan dan tidak kudu membawa seluruh daftar pekerjaan di kepala.
5. Tidur Terlalu Larut demi “Waktu untuk Diri Sendiri”

Tidur terlalu larut malam demi Me Time / Foto: Freepik.com / Freepik
Setelah menjalani hari yang sibuk, malam sering terasa seperti satu-satunya waktu yang betul-betul bebas. Kamu akhirnya memilih tidur lebih larut untuk scrolling, menonton, alias melakukan perihal yang disukai. Sayangnya, kebiasaan ini bisa mengurangi lama tidur dan membikin pagi terasa jauh lebih berat.
Studi dalam Frontiers in Psychology menemukan bahwa bedtime procrastination berangkaian dengan lama tidur yang lebih pendek dan kualitas tidur yang lebih buruk. Memberikan waktu untuk diri sendiri tetap penting, tapi jangan sampai seluruh “waktu me time” dibayar dengan mengorbankan tidur.
Kelima kebiasaan sepele di atas membikin pagi terasa lebih berat lantaran langkah Anda memulai hari rupanya dapat memengaruhi gimana pagi terasa. Bukan berfaedah Anda kudu mempunyai rutinitas pagi yang panjang alias sempurna.
Cukup mulai dari perubahan kecil. Kurangi menekan snooze, beri jarak sebelum membuka HP, biarkan sinar pagi masuk, dan hindari membawa seluruh beban pekerjaan ke tempat tidur. Pagi yang lebih ringan tidak kudu dimulai dengan bangun penuh semangat. Terkadang, cukup dengan memberi tubuh dan pikiran sedikit ruang untuk betul-betul terbangun.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)