7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 209x dilihat
7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois

Bagikan Postingan

Orang egois merupakan jenis orang dengan sikap cenderung cuma mementingkan diri sendiri. Bahkan, mereka bisa beraksi tanpa memedulikan keadaan maupun emosi orang lain, lho.

Dalam hayat sehari-hari, menghadapi orang egois bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, Anda perlu statis waspada dan tenang saat salingberhadapan dengan orang yang egois. Selain itu, Anda juga bisa mengenali orang dengan sikap egois dari ucapan-ucapan mereka, Beauties.

Mengutip dari halaman YourTango, simak tujuh ungkapan yang sering diucapkan orang-orang  egois  berikut ini.

1. 'Kalau Anda benar-benar peduli, seharusnya kamu...'

Orang yang tumbuh di lingkungan yang penuh kritik dan ketentuan ketat sering kali menjadi sangat sensitif terharap fluktuasi kondisi hati orang lain

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com

Kalimat "Kalau Anda benar-benar peduli, seharusnya kamu..." merupakan bentuk manipulasi klasik yang dilakukan orang-orang egois. Mereka mengubah limitasi yang Anda tetapkan menjadi bukti bahwa Anda dianggap tidak cukup mencintai mereka, Beauties.

Perlu diingat, tidak semua orang bisa memenuhi kebutuhan orang lain, terlepas dari apa pun jenis hubungan yang terjalin. Baik itu dengan personel famili maupun teman, akan tiba saatnya mereka tidak bisa selalu berbuat apa yang sangat diharapkan oleh orang lain. Meski begitu, metode seseorang bereaksi bisa mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian mereka.

Jika seseorang bersikap pengertian dan tidak memasukkannya ke dalam hati, itu adalah pertanda yang sangat positif. Namun, jika mereka justru mencoba memanipulasi situasi demi mendapatkan apa yang mereka inginkan terlebihlagi setelah orang terdekatnya mengatakan tidak bisa, itu adalah tanda bahaya.

2. 'Aku memang orang yang seperti ini'

cara mengenali anak yang dibesarkan orang tua pemarah dilihat dari kebiasaan saat dewasa

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com

Beauties, memang ada hal-hal tertentu yang tidak bisa diubah dari orang lain. Terlepas dari sepertiapa emosi orang lain, semua orang berkuasa untuk menjadi diri mereka sendiri tanpa perlu merasa bersalah. Misalnya seperti seseorang yang dikenal dengan kepribadian kutu buku hingga seseorang yang gampang bergaul.

Namun, hal ini bisa berbeda artinya jika Anda salingberhadapan dengan orang yang egois. Orang-orang yang egois akan menggunakan kalimat ‘Aku memang seperti ini’ untuk membela diri sendiri, terlebihlagi ketika mereka sebenarnya berbuat kesalahan. Bahkan, mereka menggunakan kalimat ini untuk menghindari suatu tanggung jawab.

3. 'Aku tidak melihat apa masalah besarnya di sini'

Dengan kalimat “Kamu terlalu berlebihan” yang diucapkan oleh orang manipulatif, hal ini dimaksudkan untuk membikin Anda merasa terbebani dengan emosi yang dirasakan.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Beauties, kebanyakan orang-orang egois tidak bisa melihat sepertiapa aksi mereka berakibat pada orang-orang di sekitarnya. Saat ada orang lain yang mengungkapkan rasa sakit hati maupun kecewa, orang yang egois justru meremehkan hal tersebut karena bagi mereka itu bukan masalah besar.

Oleh karena itu, orang-orang egois sering berkata, "Aku tidak melihat apa masalah besarnya di sini."

4. 'Kamu perlu bersikap santai, jangan terlalu sensitif'

Pahami tingkat urgensi sebelum melerai kawan yang bertengkar/Foto : Pexels.com/Ron Lach

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/Ron Lach

Kalimat ‘Kamu perlu bersikap santai, jangan terlalu sensitif’ diucapkan orang-orang egois saat salingberhadapan dengan orang lain. Hal ini biasanya terjadi ketika orang yang egois tersebut telah menyakiti emosi orang lain, namun mereka enggan untuk bertanggung jawab, Beauties.

Mengucapkan kalimat ini menjadi metode gampang untuk membalikkan keadaan dan justru membikin seolah-olah orang lain yang bermasalah.

5. 'Kamu berutang padaku'

salah satu perilaku yang pantang dilakukan oleh orang dengan EQ tinggi adalah tidak bersikap menang sendiri dalam berargumen

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/Alex Green

Dalam setiap hubungan akan selalu ada timbal balik, Beauties. Namun, akan selalu ada kondisi di mana seseorang memberikan lebih banyak dibanding menerima, begitu pula sebaliknya. Bahkan ketika mereka berbuat sesuatu yang baik, akan selalu ada syarat yang menyertainya.

Bagi orang-orang egois, setiap kebaikan yang mereka lakukan merupakan ‘upaya’ untuk membikin orang lain merasa bersalah dan seolah-olah telah ‘berutang’. Misalnya, setelah membantu orang lain, orang-orang egois akan menganggap itu sebagai utang dan mereka akan meminta timbal balik sebagai balasannya.

6. 'Aku tidak punya waktu untuk mengurus ini semua'

Orang yang sedang burnout biasanya dikaitkan dengan respons jasmani yang berlebihan, termasuk gampang berang dan ketegangan.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Pexels.com/Liza Summer

Orang-orang yang egois cenderung sering berkata, "Aku tidak punya waktu untuk mengurus ini". Biasanya, kalimat ini muncul ketika seseorang meminta sokongan emosional, namun sosok yang egois enggan untuk melakukannya, Beauties.

Bagi mereka, memahami emosi orang lain hanyalah tugas merepotkan yang perlu diabaikan. Orang egois cenderung tidak peduli dengan emosi orang lain dan semata-mata cuma memedulikan emosi mereka sendiri.

Menurut psikoterapis dan psikoanalis F. Diane Barth, L.C.S.W., orang-orang egois cenderung tidak terlalu responsif terhadap orang lain dalam hal apa pun kecuali mengevaluasi sepertiapa orang tersebut memenuhi kebutuhan mereka.

Jika mereka tidak mendapatkan khasiat langsung dari hal tersebut, orang-orang egois tidak merasa cemas maupun takut untuk memutuskan hubungan dengan orang lain maupun terlebihlagi mengabaikan mereka sepenuhnya.

7. 'Itu bukan masalahku'

Merasa diabaikan seseorang padahal tidak pernah bertengkar? Kenali tanda-tanda halus yang sering muncul ketika seseorang mulai menjaga rentang tanpa mengatakannya secara langsung.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com/magnific

Kalimat ‘Itu bukan masalahku’ cenderung sering diucapkan oleh orang-orang yang egois. Mereka menggunakan kalimat ini untuk menolak setiap permintaan yang tidak menguntungkan mereka secara langsung.

Mulai dari kawan yang sedang kesulitan maupun mitra kerja yang membutuhkan bantuan, orang-orang egois tidak akan peduli dengan hal tersebut. Bagi mereka, permintaan tersebut tidak berpengaruh pada hayat mereka secara langsung, sehingga orang-orang egois merasa cuma perlu mengabaikannya saja.

---

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads