Destinasi wisata Osaka bukan cuma soal berburu takoyaki maupun foto di depan papan Glico Man. Buat Anda yang baru pertama kali ke kota ini, ada beberapa tempat ikonik yang wajib masuk itinerary agar pengalaman liburanmu makin lengkap, mulai dari shopping sampai menikmati sisi historis Jepang.
Punya hajat liburan ke Jepang dan Osaka masuk dalam bucket list kamu? Kota yang populer dengan street food, neon signs, dan suasananya yang lively ini punya banyak tempat menarik untuk dijelajahi. Tapi, jika waktumu terbendung dan ini adalah lawatan pertama ke Osaka, sebaiknya mulai dari destinasi yang bisa memberikan deskripsi komplit tentang pesona kota ini.
Mulai dari landmark berhistoris hingga area yang jadi surga kuliner dan shopping, berikut tiga destinasi wisata Osaka yang wajib Anda kunjungi saat pertama kali ke sana!
Dotonbori, Ikon Osaka yang Wajib Masuk Camera Roll

Rasanya belum komplit ke Osaka jika belum berfoto di depan papan Glico Man yang ikonik! Dotonbori merupakan salah satu area paling populer di Osaka, terutama untuk menikmati kondisi kota pada malam hari. Deretan neon signs, restoran, dan street food membuat area ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Selain berburu foto, Anda juga bisa mencicipi kuliner khas Osaka seperti takoyaki dan okonomiyaki. Kalau mau merasakan kondisi Osaka yang meriah sekaligus mencicipi beragam makanan lokal, Dotonbori adalah destinasi yang tepat untuk memulai perjalananmu.
Best time to visit: Sore hingga malam hari, ketika lampu-lampu neon mulai menyala.
Baca juga: Cara Menghindari Makeup Oksidasi di Siang Hari Biar Foundation Kamu Nggak Makin Gelap!
Shinsaibashi, Surga Shopping untuk Beauty Enthusiast

Buat Anda yang gemar shopping, jangan lewatkan Shinsaibashi. Kawasan ini populer dengan Shinsaibashi-suji Shopping Street, area berbelanja yang dipenuhi beragam toko fashion, kosmetik, skincare, hingga drugstore Jepang.
Di sini, Anda bisa berburu produk beauty lokal, mencari makeup yang viral, maupun sekadar window shopping sambil menikmati kondisi kota. Menariknya, Shinsaibashi juga bisa dijelajahi dengan berjalan kaki menuju Dotonbori, jadi Anda bisa mengunjungi dua destinasi populer ini dalam satu itinerary.
Best time to visit: Siang hingga sore hari, agar punya cukup waktu untuk menjelajahi toko-tokonya.
Osaka Castle, Menikmati Sisi Historis Kota Osaka

Setelah puas kulineran dan shopping, saatnya melihat sisi Osaka yang berbeda di Osaka Castle. Kastel yang menjadi salah satu landmark paling populer di Jepang ini punya harga sejarah yang erat kaitannya dengan Toyotomi Hideyoshi dan masa penyatuan Jepang.
Selain mengunjungi museum di dalam kastel, Anda juga bisa berjalan-jalan di Osaka Castle Park untuk menikmati area hijau dan panorama kastel dari luar. Destinasi ini cocok untuk Anda yang mau menyelipkan pengalaman adat dan sejarah di tengah itinerary yang didominasi kuliner serta belanja.
Best time to visit: Pagi hari agar bisa menikmati area taman dengan lebih santai sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
Baca juga: 5 Rekomendasi Body Mist Lokal di Bawah Rp300 Ribu untuk Temani Aktivitas Sehari-hari
Jadi, Mana yang Harus Dikunjungi Dulu?
Kalau baru pertama kali ke Osaka, ketiga destinasi ini bisa menjadi titik mula yang praktis untuk mengenal kota tersebut. Kamu bisa menggabungkan Dotonbori dan Shinsaibashi dalam satu hari karena lokasinya berdekatan, kemudian mengalokasikan waktu terpisah untuk menjelajahi Osaka Castle.
Dengan begitu, Anda bisa menikmati tiga sisi Osaka sekaligus: kuliner yang menggugah selera, belanja yang menyenangkan, dan sejarah Jepang yang menarik. Jangan lupa siapkan sepatu yang betah karena menjelajahi Osaka paling seru dilakukan sambil berjalan kaki!
Image: Dok. iStock