Aktris Korea Ko So Young Ungkap Asi Eksklusif 7 Bulan Jadi Hadiah Terbaik Untuk Sang Anak

Jun 11, 2026 09:10 AM - 2 minggu yang lalu 20013

Jakarta -

Bagi sebagian ibu, masa menyusui adalah fase paling penuh cerita dalam perjalanan menjadi orang tua. Begitu juga dengan aktris Korea Selatan, Ko So-young, yang sempat berbagi pengalamannya memberikan ASI eksklusif selama 7 bulan untuk buah hatinya.

Ia menyebut, masa itu adalah 'hadiah terbaik' yang bisa dia berikan sebagai seorang ibu. Bukan sekadar soal nutrisi, tapi juga soal kedekatan, rasa aman, dan ikatan emosional yang terbentuk antara ibu dan bayi.

ASI eksklusif, lebih dari sekadar makanan

Bunda, ASI eksklusif memang sering dibicarakan sebagai standar emas nutrisi bayi di 6 bulan pertama kehidupan. Tapi dalam praktiknya, perjalanan menyusui setiap ibu bisa berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ko So-young sendiri memilih memberikan ASI eksklusif hingga 7 bulan sebelum mulai memperkenalkan MPASI secara bertahap. Keputusan ini tentu disesuaikan dengan kondisi anak dan pertimbangan pribadi sebagai orang tua. 

"Saya menyusui secara eksklusif selama tujuh bulan. Setelah saya memutuskan untuk menyusui secara eksklusif, sejak saat itu, rasanya salah jika hanya memberi susu formula," ujarnya.

"Setiap kali saya syuting di luar negeri, saya selalu memompa ASI, membekukan ASI untuk lima hari, dan memastikan untuk memberikannya. Ketika saya melahirkan anak kedua saya, saya sudah menyusui anak pertama saya selama tujuh bulan, dan saya merasa tidak setara jika saya tidak melakukan perihal yang sama untuk anak ini, jadi saya menyusui anak kedua saya selama tujuh bulan juga," sambungnya.

Yang menarik, dia menekankan bahwa menyusui bukan hanya tentang 'mengisi perut bayi', tetapi juga tentang membangun kedekatan yang tidak tergantikan.

"Aku pikir itu adalah cinta. Aku percaya itu adalah bingkisan terbaik yang bisa kuberikan kepada anakku saat ini," tuturnya.

Standar WHO 6 bulan ASI eksklusif

ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu saja tanpa tambahan makanan alias minuman lain, termasuk air putih, selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Secara medis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Artinya, bayi hanya mendapatkan ASI tanpa tambahan makanan alias minuman lain, selain obat alias vitamin jika diperlukan.

Setelah itu, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI), sembari tetap melanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun alias lebih.

Manfaat ASI eksklusif untuk bayi

ASI eksklusif adalah salah satu fondasi terpenting dalam tumbuh kembang bayi di 6 bulan pertama kehidupan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ASI eksklusif punya faedah besar untuk bayi, di antaranya:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

ASI mengandung antibodi alami yang membantu melindungi bayi dari beragam infeksi. Bayi yang mendapat ASI eksklusif condong lebih kuat terhadap penyakit seperti diare, flu, dan jangkitan saluran pernapasan.

2. Mendukung perkembangan otak

Kandungan nutrisi krusial dalam ASI, seperti DHA dan masam lemak esensial, berkedudukan dalam perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Ini membantu mendukung keahlian kognitif sejak dini.

ASI eksklusif terbukti membantu menurunkan akibat beragam penyakit, terutama:

  • Diare
  • Infeksi saluran pernapasan
  • Infeksi telinga

4. Mendukung pertumbuhan optimal

ASI mengandung komposisi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Ini membantu pertumbuhan berat badan dan tinggi badan bayi berjalan secara seimbang dan sehat.

5. Mengurangi akibat alergi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ASI eksklusif dapat membantu mengurangi akibat alergi dan gangguan pencernaan pada bayi di kemudian hari.

6. Membantu bonding ibu dan bayi

Proses menyusui bukan hanya soal nutrisi, tapi juga kontak bentuk dan emosional. Skin-to-skin contact saat menyusui membantu memperkuat ikatan antara ibu dan bayi serta memberikan rasa aman.

7. Menjaga kesehatan jangka panjang

ASI eksklusif juga dikaitkan dengan penurunan akibat obesitas, glukosuria jenis 2, dan beberapa penyakit kronis di masa depan.

Tidak heran jika banyak ibu berupaya memberikan ASI eksklusif semaksimal mungkin, meski perjalanannya tidak selalu mudah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya