Pemimpin yang dzalim. (ilustrasi)
Kincai Media ,JAKARTA -- Kepemimpinan dalam Islam bukan sekadar kedudukan yang membawa kehormatan, melainkan amanah besar yang menyangkut nasib banyak orang. Karena itu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu mengingatkan agar kedudukan pemimpin tidak diberikan kepada orang yang mempunyai sifat-sifat tercela, seperti kikir, bodoh, kasar, pengecut, dan doyan menerima suap.
Bagi Ali bin Abu Thalib, seorang pemimpin sejati memulai perubahan dari dirinya sendiri, mendisiplinkan jiwa, memperbaiki akhlak, dan menampilkan keteladanan sebelum mengajarkan apapun kepada rakyat.
Berikut adalah nasihat Ali bin Abu Thalib mengenai pemimpin, dikutip dari kitab Imamul Muhtadin yang ditulis HMH Al-Hamid Al-Husaini.
"Pimpinan yang bertanggunjawab atas kehormatan kaum wanita, keselamatan jiwa, keamanan kekayaan benda, tegaknya norma dan keagamaan umat Islam, maka kepemimpinan itu tidak boleh berada di tangan orang yang kikir lantaran dia bakal mengincar kekayaan mereka (rakyat)."
"(Jabatan pemimpin itu) tidak boleh berada di tangan orang bodoh, lantaran dia bakal menyesatkan mereka (rakyatnya). (Jabatan pemimpin itu) tidak boleh di tangan orang berperangai kasar, lantaran dia bakal dijauhi mereka."
"(Jabatan pemimpin itu) tidak boleh di tangan pengecut, lantaran dia bakal merangkul satu golongan dan meninggalkan golongan yang lain. (Jabatan pemimpin itu) tidak boleh di tangan orang yang suka menerima suap, lantaran dia bakal menghilangkan hak-hak umat yang dipimpinnya. (Jabatan pemimpin itu) dan tidak boleh berada di tangan orang yang mengabaikan sunah, lantaran dia bakal mencelakakan umat."
"Siapapun yang hendak menjadikan dirinya sebagai pemimpin hendaklah dia mendidik dirinya sendiri lebih dulu sebelum mendidik orang lain, hendaklah dia mendidik dengan contoh kebaikan dan perilaku lebih dulu sebelum mendidik dengan lidah dan ucapan. Orang yang bisa mengajar dan mendidik dirinya sendiri lebih patut dihormati daripada orang yang hanya dapat mengajar dan mendidik orang lain."
English (US) ·
Indonesian (ID) ·