Kincai Media – Ethereum (ETH) kembali berada di titik teknikal yang sensitif setelah berulang kali kandas menembus area resisten di kisaran US$ 3.200 – US$ 3.300. Sejumlah pelaku pasar menilai area ini sebagai pemisah krusial yang bakal menentukan apakah ETH bisa melanjutkan pemulihan, alias justru kembali melemah ke area support yang lebih rendah.
Salah satu analis mata duit mata duit digital yang dikenal dengan nama samaran ‘Crypto Bully’ menilai struktur Ethereum saat ini mirip dengan Bitcoin, di mana pasar terlihat menunggu pemicu arah berikutnya.

Dalam salah satu pembaruan yang dia buat di media sosial X, Bully menjelaskan bahwa area US$ 3.200 – US$ 3.300 telah menutup pergerakan nilai selama beberapa waktu, sehingga penembusan di atas area tersebut berpotensi memicu kelanjutan tren naik, namun jika didukung oleh volume yang cukup.
“Saya bakal mempertimbangkan posisi long jika terjadi breakout yang meyakinkan, lantaran pergerakan seperti ini biasanya menandakan pasar menerima nilai lebih tinggi dan membuka ruang kelanjutan,” ungkap Bully.
Dalam konteks ini, breakout volume sering dipandang sebagai konfirmasi bahwa permintaan bukan sekedar dorongan sesaat, melainkan pergeseran yang lebih strukutural.
Baca Juga: Rainbow Chart Soroti Potensi Kenaikan Moderat untuk Ethereum
Namun, skenario sebaliknya pun juga mendapat perhatian. Jika Ethereum justru terus bergerak mendatar dan membentuk range lebih lama, Bully menilai kesempatan terjadinya ‘sweep’ alias sapuan likuiditas ke area low di sekitar 2.600 menjadi level yang cukup dapat menawarkan rasio resiko-imbalan yang lebih menarik bagi sebagian trader yang menunggu nilai lebih murah.
Dengan kata lain, Ethereum saat ini berada di persimpangan antara dua jalan, ialah penembusan resisten yang bisa mendorong lanjutan kenaikan, alias fase yang berkepanjangan yang justru meningkatkan kesempatan penurunan ke support lebih dalam. Bagi pelaku pasar kunci jangka pendeknya adalah reaksi nilai di sekitar US$ 3.200 – US$ 3.300, terutama apakah momentum dan volume cukup kuat mendorong perubahan rezim.
Sementara itu berasas informasi terbaru dari CoinGecko pada hari Rabu (14/1/2026) pagi, nilai Ethereum berada pada level US$ 3.316. Angka ini mencerminkan kenaikan 6,9 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
$ETH
Similar setup as of BTC.
$3200-3300 has been capping price for some while now. If we see some breakout with volume, I'll long looking for continuation.
On the flip side, if price was to range for longer. The probability of the sweep of lows around $2600 are… pic.twitter.com/aLqwKxYpxh
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·