Apakah Boleh Membaca Surat Pendek Yang Sama Setiap Salat? Ini Hukumnya Dalam Islam

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Aug 21, 2026 11:35 AM 19

Dalam melaksanakan salat, umat muslim membaca surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surah alias ayat Al-Qur’an pada rakaat tertentu. Bacaan tersebut menjadi bagian yang kerap dilakukan dalam setiap salat.

Namun, sebagian umat muslim mungkin bertanya-tanya apakah diperbolehkan membaca surat pendek yang sama dalam setiap salat alias rakaat. Pertanyaan ini muncul terutama ketika seseorang hanya menghafal beberapa surat pendek.

Lantas, gimana norma membaca surat pendek yang sama setiap salat alias rakaat? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.


Hukum membaca surat yang sama tiap rakaat

Dilansir detikcom, mengutip kitab Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa membaca surat yang sama setiap salat hukumnya diperbolehkan. Abu Qatadah berkata:

“Diperbolehkan membaca satu surat pada rakaat pertama dan kedua, alias mengulang-ulangi surat yang dipilihnya pada rakaat pertama dan kedua. Sebab, semua surat termasuk bagian dari Al-Qur’an.”

Baca Juga : Sempurnakan Ibadah, Ini Bacaan Niat Salat 5 Waktu Lengkap dengan Artinya

Dari sumber yang sama, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“Rasulullah SAW membaca surat Al-Fatihah di dua rakaat pertama salat dzuhur dan juga membaca dua surat yang panjang pada rakaat pertama dan pendek pada rakaat kedua dan terkadang hanya satu ayat. Beliau membaca Al-Fatihah di dua rakaat pertama salat Ashar dan juga membaca dua surat dengan surat yang panjang pada rakaat pertama. Beliau juga biasanya memperpanjang referensi surat di rakaat pertama salat Subuh dan memperpendeknya di rakaat kedua.” (HR. Bukhari 759, Muslim 451)

Sementara itu, dalam kitab Ringkasan Fikih Lengkap karya Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, diperbolehkan untuk membaca surat yang sama ketika salat alias membagi satu surat ke dalam dua rakaat. Selain itu, diperbolehkan juga baginya membaca pertengahannya alias akhir salat.

Hal tersebut berasas sabda riwayat Ahmad dan Muslim dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW dalam rakaat pertama dalam salat Subuh membaca firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 136:

...قُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْنَا

Artinya:

“Katakanlah (wahai orang-orang yang beriman) ‘Kami beragama kepada Allah, pada apa yang diturunkan kepada kami’,…”

Dalam rakaat kedua membaca firman Allah SWT yang termaktub dalam potongan surat Ali Imran ayat 64:

...قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ

Artinya:

“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai Ahli Kitab, marilah (kita) menuju pada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu,…”

Hal tersebut lantaran keumuman firman Allah SWT yang termaktub dalam surat Al-Muzzammil ayat 20:

... فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ ...

Artinya:

“…Oleh lantaran itu, bacalah (ayat) Al-Qur’an yang mudah (bagimu)…”

Surat yang sering dibaca Rasulullah SAW saat salat

Ada banyak surat pendek yang dilantunkan Rasulullah SAW ketika menunaikan salat lima waktu. Berikut di antaranya:

1. Salat Subuh

Nabi Muhammad SAW membaca sekitar 60-100 ayat ketika melaksanakan salat Subuh. Selain itu, dia juga pernah membaca surat Qaaf dan At-Takwir. Dari Quthbah bin Malik, dia berkata:

“Ia pernah salat Subuh berbareng Nabi Muhammad SAW. Beliau pada rakaat pertama membaca ayat baasiqaatin lahaa thal’un nadhiid.” (HR. Muslim 457)

2. Salat Dzuhur dan Ashar

Ketika memasuki salat Dzuhur, Rasulullah SAW terkadang melafalkan surat-surat panjang. Abu Said dalam riwayatnya mengatakan:

“Adalah sholat Dzuhur dilakukan sangat panjang, sampai-sampai jika seorang pergi ke makam Baqi kemudian menyelesaikan kebutuhannya. Lalu pulang ke rumah dan berwudhu, kemudian kembali sholat, dia tetap mendapati Nabi SAW pada rakaat pertama, karena begitu panjangnya.”

Dari Abu Sa’id Khudri, dia berkata:

“Kami mengira-ngira panjang sholat Rasulullah SAW ketika sholat Dzuhur dan Ashar. Kami mengira-ngira dua rakaat pertama beliau pada sholat Dzuhur ialah sekedar referensi surat Alif laam miim tanzil (As-Sajdah). Dan kami mengira-ngira dua rakaat terakhir beliau sekitar separuh dari itu. Dan kami mengira-ngira dua rakaat pertama beliau pada sholat Ashar itu seperti dua rakaat akhir beliau pada shalat Dzuhur. Dan dua rakaat terakhir beliau pada shalat Ashar itu sekitar setengahnya dari itu. Dalam riwayat Abu Bakar tidak disebutkan Alif laam miim tanzil, namun dia berkata: 'sekitar 30 ayat'.”

3. Salat Maghrib

Rasulullah SAW pernah membaca surat At-Thuur, Al-A’raf, dan Al-Mursalat ketika salat Magrib. Dari Jubair bin Math’am, dia berkata:

“Aku mendengar Rasulullah SAW membaca surat At-Thuur pada salat Magrib.” (HR. Muslim)

4. Salat Isya

Nabi Muhammad SAW melantunkan sejumlah surat, seperti surat Asy-Syams dan Al-A’laa. Hal ini lantaran surat tersebut termasuk ke dalam wasath mufashal.

Pilihan Redaksi
  • Bacaan Tawasul Lengkap: Arab, Latin & Artinya
  • Arti Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim, Tulisan Arab yang Benar & Penggunaannya
  • Tata Cara Sujud Sahwi, Bacaan dan Syarat Melakukannya

Nah, itulah norma membaca surat pendek yang sama saat salat alias setiap rakaat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)
Selengkapnya