Apakah Obat Nyamuk Elektrik Aman untuk Bayi? Ini Kata Pakar

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 506x dilihat
Apakah Obat Nyamuk Elektrik Aman untuk Bayi? Ini Kata Pakar

Bagikan Postingan

Sebagai orang tua, kita mau melindungi bayi dari penyakit rawan yang dapat ditularkan oleh nyamuk. Selama ini, kita mengupayakannya dengan beragam langkah seperti menggunakan busana panjang, mengoleskan produk alami seperti minyak telon, minyak sereh.

Saat berada di dalam ruangan, orang tua dapat melindungi bayi dari gigitan nyamuk dengan memasang kelambu pada stroller alias tempat tidur bayi, serta memakaikan busana nyaman yang menutupi lengan dan kaki mereka.

Selain langkah tadi, beberapa orang tua juga menghindari nyamuk lewat obat nyamuk (repellent) seperti obat semprot alias obat nyamuk elektrik. Jika Bunda mau memnggunakannya, perlu Bunda ketahui bahwa produk penolak nyamuk alias obat nyamuk sebaiknya perlu digunakan sesuai aturannya.


Mengutip laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebelum menggunakan obat nyamuk, kita perlu:

  • Selalu ikuti petunjuk pada label.
  • Jangan gunakan produk yang mengandung OLE alias PMD pada anak-anak di bawah usia tiga tahun.
  • Jangan oleskan penolak serangga pada tangan, mata, mulut, luka, alias kulit yang teriritasi pada anak.

Apakah obat nyamuk elektrik kondusif untuk bayi?

Jawabannya tidak kondusif dan tidak disarankan, Bunda. Dilansir Happiest Health, produk penolak serangga dalam corak obat nyamuk bakar (spiral), diffuser elektrik, dan perangkat elektrik dengan isi ulang tidak kondusif bagi bayi. Produk yang diaplikasikan pada kulit lebih disarankan dibandingkan obat nyamuk bakar, lantaran asap dari obat nyamuk bakar berpotensi membahayakan paru-paru.

"Asapnya dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi hiperreaktif pada anak-anak, serta memicu alergi, mengi, dan batuk," ujar master anak dr. Asmita Mahajan.

Produk-produk ini tidak boleh diletakkan di tempat yang mudah dijangkau anak-anak. Mahajan menceritakan kejadian di mana anak-anak menelan obat nyamuk bakar alias membuka dispenser dan meminum cairan di dalamnya.

Ia menambahkan bahwa penggunaan diffuser umumnya kondusif setelah bayi berumur dua tahun, asalkan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan telah dilakukan.

Kandungan produk penolak nyamuk yang kondusif  

Untuk menghindari gigitan nyamuk, lebih baik pilih yang memang kondusif untuk bayi, Bunda. Terdapat dua jenis produk penolak nyamuk, ialah yang berbahan kimia dan yang berasal dari tanaman.

Terkait produk penolak serangga berbahan kimia, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan bahan-bahan yang meliputi:

  • DEET (diethyltoluamide)
  • Picaridin
  • IR3535 (ethyl butylacetylaminopropionate)
  • Minyak lemon eucalyptus alias OLE (tidak disarankan untuk anak di bawah usia tiga tahun)
  • Para-menthane-3,8-diol alias PMD (tidak disarankan untuk anak di bawah usia tiga tahun)

Produk yang mengandung DEET adalah yang paling efektif. Konsentrasi bahan kimia tersebut menentukan seberapa lama efektivitas perlindungannya.

Sebagai contoh, DEET 10 persen memberikan perlindungan selama sekitar dua jam, sedangkan DEET 30 persen memberikan perlindungan selama sekitar lima jam. Menurut AAP, produk penolak serangga untuk anak sebaiknya tidak mengandung DEET lebih dari 30 persen.

Para mahir juga menyatakan bahwa konsentrasi produk penolak nyamuk yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan lama waktu anak berada di luar ruangan. Dr. Divya Srirangarajan, seorang konsultan pediatri dan kegawatdaruratan anak di Hebbal, Bangalore, menyebut bahan-bahan alami berikut yang dapat berfaedah sebagai penolak nyamuk:

  • Minyak mimba (neem)
  • Citronella (serai)
  • Eukaliptus
  • Rosemary
  • Kemangi (basil)
  • Mint

Bahan penolak nyamuk yang berasal dari tanaman mempunyai efikasi yang terbatas, kebanyakan memperkuat sekitar dua jam, dibandingkan dengan bahan kimia, serta condong sigap menguap.

Demikian pembahasan mengenai keamanan obat nyamuk elektrik untuk bayi. Mengingat bahayanya untuk anak, master lebih menyarankan pemakaian obat nyamuk oles ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads