Jika Anda sering membaca tulisan WinPoin, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah seperti Patch Tuesday, Preview Update, alias apalagi Out-of-band Update. Nah sayangnya, tetap banyak pengguna Windows yang menganggap semua pembaruan tersebut sama saja, padahal kegunaan dan tujuan masing-masing cukup berbeda.
Nah menariknya, Microsoft sekarang akhirnya merilis penjelasan resmi mengenai beragam jenis pembaruan Windows yang mereka distribusikan. Jadi jika selama ini Anda tetap bingung kenapa kadang ada pembaruan wajib, pembaruan opsional, alias tiba-tiba muncul pembaruan di luar jadwal, berikut penjelasannya.
Patch Tuesday (Update Wajib Setiap Bulan)
Nah yang pertama adalah patch tuesday yang mana merupakan pembaruan yang dirilis secara rutin setiap Selasa kedua setiap bulan (atau Rabu awal hari waktu Indonesia) dan menjadi pembaruan paling krusial lantaran membawa perbaikan keamanan sekaligus beragam peningkatan kualitas Windows.
Yang menarik, Patch Tuesday berkarakter kumulatif. Artinya jika Anda melewatkan beberapa pembaruan sebelumnya, cukup memasang pembaruan terbaru saja maka seluruh perbaikan lama juga bakal ikut terpasang.
Nah perlu diketahui juga bahwa pembaruan ini dikenal juga dengan beberapa nama lain seperti B Release, Security Update, Monthly Cumulative Update, Latest Cumulative Update (LCU) dan Quality Update, jadi meskipun namanya saja dan misalkan ada rujukan ke nama tersebut, dapat dipastikan bahwa itu adalah patch tuesday.
Dan seperti biasa, pembaruan inilah yang nyaris selalu kami rekomendasikan untuk segera dipasang lantaran berisi patch keamanan terbaru.
Optional Preview Update
Lanjut yang kedua, adalah Optional Non-security Preview Update, dimana pembaruan ini biasanya muncul pada minggu keempat setiap bulan.
Berbeda dengan Patch Tuesday, pembaruan ini tidak berisi perbaikan keamanan, melainkan berisi bug fix, peningkatan performa, serta fitur baru yang nantinya bakal masuk ke Patch Tuesday bulan berikutnya.
Dengan kata lain, pembaruan ini berfaedah sebagai “uji coba” sebelum betul-betul dirilis ke seluruh pengguna. Dan sesuai namanya, pembaruan ini bisa ditemukan di Settings > Windows Update > Advanced options > Optional updates.

Nah pembaruan ini juga mempunyai nama alias istilah lain, ialah istilah C Release alias D Release, namun sekarang Microsoft lebih memilih menyebutnya sebagai Optional Non-security Preview Update.
Out-of-band (OOB) Update
Yang terakhir adalah Out-of-band Update, alias yang sering disingkat OOB, berbeda dengan dua jenis pembaruan sebelumnya, OOB ini tidak mempunyai agenda tetap dan Microsoft bisa merilis pembaruan ini kapan saja jika ditemukan bug serius alias celah keamanan yang kudu segera diperbaiki.
Contohnya ketika ada bug yang menyebabkan banyak perangkat mengalami BSOD, kandas booting, alias terdapat kerentanan keamanan yang sedang dieksploitasi secara aktif.
Karena sifatnya yang mendesak, OOB datang di luar siklus patch tuesday dan sama seperti pembaruan tersebut, OOB juga berkarakter kumulatif.
Lalu Bagaimana Dengan Update Fitur Windows?
Nah selain tiga jenis diatas, Microsoft juga menjelaskan bahwa fitur baru Windows sekarang tidak selalu menunggu pembaruan tahunan seperti dulu.
Hal tersebut lantaran saat ini fitur-fitur baru bisa datang melalui beberapa jalur sekaligus, yaitu:
- Annual Feature Update (misalnya Windows 11 25H2 alias 26H2)
- Monthly Update
- Microsoft Store
- Controlled Feature Rollout (CFR)
Khusus untuk Controlled Feature Rollout (CFR) mungkin sudah cukup sering kita telaah di WinPoin, dimana secara mekanisme, Microsoft merilis fitur baru secara bertahap. Jadi meskipun dua perangkat menggunakan build Windows yang sama, belum tentu keduanya langsung mendapatkan fitur yang identik.
Nah inilah argumen kenapa kadang ada pengguna yang sudah mendapatkan fitur baru, sementara pengguna lain tetap kudu menunggu beberapa minggu apalagi beberapa bulan.
Jadi Harus Install Yang Mana?
Nah jangan bingung sih, jika Anda adalah pengguna rumahan, sebenarnya simpel saja, yang pertama yang kudu Anda install ketika tersedia adalah Patch Tuesday lantaran berisi perbaikan keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.
Sementara itu, Optional Preview Update hanya perlu dipasang jika Anda memang mau mencoba perbaikan bug lebih awal alias sedang mengalami masalah yang diklaim sudah diperbaiki pada pembaruan tersebut.
Sementara Out-of-band Update biasanya hanya muncul ketika memang ada masalah besar yang kudu segera diatasi, sehingga jika Windows menawarkan pembaruan tersebut, umumnya cukup disarankan untuk segera menginstalnya.
Nah bagaimana? sudah mengerti bukan?, sebenarnya tulisan seperti ini sudah beberapa kali kita telaah secara terpisah, namun rupanya Microsoft sekarang menjelaskannya dengan lebih rinci dan mendetail.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu
Sumber : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·