Meta Diam Diam Aktifkan Fitur Ai Baru Di Instagram! Foto Kamu Bisa Dipakai Buat Generate Gambar, Begini Cara Menonaktifkannya

Jul 10, 2026 08:59 PM - 4 jam yang lalu 200

Jika Anda mempunyai akun IG publik, ada satu perubahan baru dari Meta yang mungkin perlu segera Anda cek. Dimana Meta baru saja meluncurkan Muse Image, model AI kreator gambar terbaru yang terintegrasi dengan Meta AI.

Nah salah satu fitur yang paling menarik sekaligus menuai kontroversi adalah kemampuannya menggunakan foto dari akun IG publik sebagai referensi saat membikin gambar AI.

Dan yang menjadi sorotan adalah fitur ini aktif secara default untuk akun IG publik milik pengguna dewasa, sehingga banyak pengguna apalagi tidak menyadari bahwa kontennya dapat digunakan dalam fitur tersebut.

Apa Itu Muse Image?

Muse Image merupakan model AI terbaru dari Meta Superintelligence Labs yang bisa membikin maupun mengedit gambar berasas prompt teks.

Berbeda dengan generator gambar biasa, Muse Image dapat memanfaatkan ekosistem Meta, termasuk memungkinkan pengguna melakukan @mention terhadap akun IG publik di dalam prompt, dimana AI kemudian bakal menggunakan foto publik dari akun tersebut sebagai referensi untuk menghasilkan gambar baru.

Sebagai contoh, seseorang dapat membikin prompt seperti “Buat poster liburan bergaya retro dengan @username.”, selanjutnya, AI bakal mengambil referensi dari foto publik akun tersebut untuk membantu menghasilkan gambar sesuai permintaan.

Nah meskipun Meta menyebut fitur ini ditujukan untuk kebutuhan imajinatif seperti kreasi undangan, konsep visual, hingga kerjasama konten, namun tentu banyak yang tidak suka.

Kenapa Banyak Kritik?

Jadi kawan kawan, yang menjadi perdebatan bukan hanya fitur AI-nya, melainkan langkah Meta mengaktifkannya.

Saat ini, akun publik milik pengguna dewasa secara otomatis diikutsertakan (opt-in) ke fitur tersebut, yang artinya pengguna kudu menonaktifkannya sendiri jika tidak mau foto mereka digunakan sebagai referensi AI.

Selain itu, beberapa perihal berikut juga menjadi perhatian, yang pertama tidak ada notifikasi ketika foto digunakan sebagai referensi AI, gambar AI yang sudah terlanjut dibuat tidak bakal dihapus hanya lantaran pengguna kemudian memilik opt out, pengaturan ini hanya bertindak untuk akun publik, sementara akun private dan pengguna dibawah umur tidak termasuk kedalam fitur tersebut.

Cara Menonaktifkan Fitur Ini

Kalau Anda tidak mau konten IG digunakan dalam fitur AI Meta, Anda bisa menonaktifkannya langsung dari aplikasi Instagram.

Caranya, buka IG > Masuk ke Profile > tap Menu > Pilih Sharing and Reuse, kemudian pada bagian Allow people to reuse your content on IG and with AI features at Meta, nonaktifkan seluruh opsi yang tersedia, seperti Posts dan Reels.

Nah seperti pada gambar diatas, di akun saya memang rupanya aktif secara default, tidak ada notifikasi dan tidak ada pemberitahuan baik dari aplikasi ataupun dari email dan ini yang dipermasalahkan banyak orang.

Selain itu, satu perihal yang juga perlu diketahui adalah proses opt out tidak berkarakter retroaktif, yang artinya andaikan sebelum Anda menonaktifkan fitur tersebut sudah ada gambar AI yang dibuat menggunakan referensi dari akunmu, perubahan pengaturan tidak otomatis menghapus hasil yang sudah dibuat sebelumnya.

Untuk sebagian orang sih ini mungkin tidak terlalu krusial apalagi terdengar sangat sepele. Namun gimana jika hasil AI tersebut digunakan untuk tujuan yang negatif?

Misalnya seseorang membikin prompt seperti “Buat @username sedang makan malam romantis dengan wanita lain di sebuah hotel mewah.”

Memang hasilnya bukan foto asli, namun AI tetap dapat menghasilkan gambar yang menyerupai orang tersebut lantaran menggunakan foto publik sebagai referensi. Jika gambar tersebut kemudian disebarkan tanpa penjelasan bahwa itu merupakan hasil AI, bukan tidak mungkin orang lain bakal menganggapnya sebagai foto sungguhan. Dalam situasi tertentu, perihal seperti ini bisa memicu fitnah, merusak reputasi, apalagi berpotensi menimbulkan masalah dalam hubungan pribadi maupun pekerjaan.

Nah meskipun Meta mempunyai kebijakan yang melarang penyalahgunaan AI untuk membikin konten yang merugikan alias menipu, namun yang menjadi perhatian banyak orang adalah fitur ini diaktifkan secara otomatis (opt-in) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dan oleh lantaran itulah sebagian pengguna memilih untuk segera melakukan opt out, meskipun langkah tersebut tidak menghapus gambar AI yang mungkin sudah terlanjur dibuat sebelumnya.

Nah apakah Anda sudah mematikan fitur ini? alias tidak terlalu peduli? komen dibawah guys.

Via : The Guardian


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya