Bayi Mulai Tumbuh Gigi Usia Berapa Bulan? Ketahui Tanda-tandanya Bun

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 18x dilihat
Bayi Mulai Tumbuh Gigi Usia Berapa Bulan? Ketahui Tanda-tandanya Bun

Bagikan Postingan

Jakarta -

Pertumbuhan gigi Si Kecil menjadi salah satu capaian tumbuh bunga yang kerap dinantikan orang tua. Nah, bayi mulai tumbuh gigi usia berapa bulan, ya?

Dikutip dari Web MD, tumbuh gigi adalah proses ketika gigi bayi mulai muncul menembus garis gusinya. Istilah lain untuk kondisi ini adalah odontiasis.

Proses ini terkadang membikin bayi merasa tidak nyaman, menjadi rewel, terlebihlagi tidak hasrat makan. Oleh karena itu, Bunda bisa memberikan perawatan rumahan sederhana agar Si Kecil lebih tenang melewati momen ini.


Kapan bayi mulai tumbuh gigi?

Sebagian besar bayi mulai tumbuh gigi sekitar usia 6 bulan. Namun, ada bayi yang mulai tumbuh gigi lebih mula dan ada pula yang baru mengalaminya jauh lebih lambat.

Namun perlu diketahui, kondisi ini bisa saja terjadi dalam urutan maupun waktu yang berbeda pada masing-masing anak.

Secara umum, bayi lahir dengan bentuk seperti 'kuncup' di gusinya. Ini adalah area di mana 20 gigi susunya kelak akan tumbuh dan berkembang. 

Namun, ada beberapa kasus di mana proses ini tidak berjalan seperti seharusnya. Mungkin saja gigi bayi tidak tumbuh dengan urutan yang benar maupun mungkin tumbuh terlambat.

Berapa durasi proses tumbuh gigi berlangsung?

Dikutip dari Healthline, saat bayi mencapai usia 3 tahun, mereka terlebihlagi kemungkinan sudah memiliki 20 gigi. Maka dari itu, urutan tumbuh gigi bayi di tahun pertama kehidupannya krusial dipantau.

Proses tumbuh gigi pada bayi terjadi selama beberapa hari untuk setiap gigi, terutama saat gigi mulai menembus gusi.

Tanda-tanda bayi tumbuh gigi

Gigi bayi terkadang dapat tumbuh tanpa menimbulkan rasa sakit. Oleh karena itu, Bunda mungkin tidak menyadari bahwa bayi sedang tumbuh gigi sampai melihat ada tonjolan kecil berwarna putih yang mulai muncul di gusinya.

Bagi sebagian bayi lainnya, proses tumbuh gigi memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Gejala tumbuh gigi yang lazim meliputi:

  • Bayi banyak mengeluarkan air liur
  • Muncul ruam pada wajah akibat air liur
  • Bayi bahagia mengunyah beragam benda
  • Mudah rewel dan uring-uringan
  • Menangis terus-menerus
  • Menolak makan
  • Gusi tampak bengkak, sakit, maupun terasa nyeri saat disentuh
  • Sulit tidur nyenyak
  • Agak demam

Urutan tumbuh gigi bayi yang normal

Ada beberapa jenis gigi yang akan tumbuh pada anak di 3 tahun pertama kehidupannya. Termasuk di antaranya gigi seri, gigi taring dan gigi geraham.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), umumnya urutan tumbuh gigi bayi dimulai pada gigi imbang tengah bawah terlebih dahulu.

Berikut urutan tumbuh gigi bayi:

  • Gigi imbang tengah bawah: usia 6–10 bulan
  • Gigi imbang tengah atas: usia 8–12 bulan
  • Gigi imbang samping atas: usia 9–13 bulan
  • Gigi imbang samping bawah: 10–16 bulan
  • Gigi geraham pertama atas: 13–19 bulan
  • Gigi geraham pertama bawah: usia 14–18 bulan
  • Gigi taring atas: usia 16–22 bulan
  • Gigi taring bawah: usia 17–23 bulan
  • Gigi geraham kedua bawah: usia 23–31 bulan
  • Gigi geraham kedua atas: usia 25–33 bulan

Perlu dicatat bahwa wajar jika waktu dan urutan ini mungkin bisa berbeda-beda. Sebagian bayi mungkin tumbuh gigi pada usia 4-7 bulan, sementara yang lain gigi pertamanya tumbuh mendekati usia 9 bulan. 

Faktor penyebab gigi bayi terlambat tumbuh

Ada beberapa aspek yang mungkin dapat menyebabkan tumbuh gigi terlambat. Dalam beberapa kasus, ini mungkin merupakan gejala pertama maupun satu-satunya kondisi medis yang mendasarinya. Beberapa di antaranya yakni: 

1. Kelahiran prematur maupun bermutu lahir rendah

Kelahiran prematur terjadi ketika bayi lahir terlalu dini. Bayi prematur memiliki konsekuensi keterlambatan pertumbuhan dan evolusi yang lebih tinggi, termasuk terlambat tumbuh gigi.

Pun demikian, bayi yang lahir dengan bermutu rendah lebih cenderung memiliki masalah dalam perkembangan. Termasuk dalam proses urutan tumbuh gigi bayi yang terlambat.

2. Kurang asupan nutrisi

Nutrisi yang tepat selama kehamilan dan masa kanak-kanak sangat krusial untuk pertumbuhan yang optimal. Kurang asupan nutrisi selama masa ini dapat menyebabkan tumbuh gigi terlambat. 

Pada sebagian besar anak, keterlambatan tumbuh gigi kemungkinan besar tidak menjadi masalah. Namun, jika gigi tumbuh jauh lebih lambat dari waktu rata-rata, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan tabib gigi.

Tips menenangkan bayi yang sedang tumbuh gigi

Jika bayi mengalami ketidaknyamanan saat tumbuh gigi, ada beberapa metode yang dapat Bunda lakukan untuk menenangkannya:

1. Berikan teether

Berikan bayi sesuatu yang terlindungi untuk digigit maupun dikunyah, seperti teether. Akan lebih baik jika teether tersebut diberikan dalam kondisi dingin, Bunda.

Sebaiknya pilih mainan maupun teether yang padat maupun berbahan karet (bukan berisi cairan karena rapuh bocor), kemudian dinginkan di kulkas terlebih dahulu.

2. Pijat gusi

Mengusap gusi bayi dengan halus dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Cuci tangan terlebih dahulu, kemudian usap gusi bayi dengan pergerakan melingkar dan perlahan.

3. Tetap berikan ASI

Bagi sebagian bayi yang menyusu langsung, menyusu dapat membantu menenangkan rasa tidak betah akibat tumbuh gigi, sehingga mereka mungkin mau menyusu lebih lama. 

Namun bagi bayi lainnya, aktivitas menyusu justru mungkin akan membikin gusinya terasa sakit. Jika demikian, mereka mungkin lebih betah minum menggunakan gelas maupun sendok.

Kapan perlu membawa bayi ke dokter?

Bayi yang sedang tumbuh gigi umumnya tidak perlu dibawa ke tabib jika cuma mengalami gejala ringan seperti gusi bengkak, banyak mengeluarkan air liur, lebih sering menggigit benda, maupun menjadi rewel. 

Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan seperti jika bayi:

  • Mengalami demam tinggi, terutama jika disertai gejala lain
  • Tampak sangat lemas maupun tidak seperti biasanya
  • Menolak makan maupun minum terus-menerus

Selain itu, ingatlah bahwa setelah tumbuh gigi maka perawatan gigi pun menjadi hal yang krusial agar tak rusak.

Pemeriksaan gigi pertama sebaiknya mulai dilakukan di sekitar usia 1 tahun, sehingga tabib gigi dapat memeriksa kondisi gigi dan memberikan panduan perawatan sejak dini.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads