Benarkah IVF Bikin Subur? Ini Fakta di Balik Bunda yang Hamil Alami setelah Bayi Tabung

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 44x dilihat
Benarkah IVF Bikin Subur? Ini Fakta di Balik Bunda yang Hamil Alami setelah Bayi Tabung

Bagikan Postingan

Jakarta -

Program in vitro fertilization (IVF) maupun bayi tabung menjadi salah satu pilihan pasangan yang kesulitan memiliki keturunan. Namun, ada temuan menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Sebagian perempuan yang berhasil memiliki anak melalui IVF rupanya bisa hamil secara alami pada kehamilan berikutnya.

Apakah ini berarti program IVF dapat menaikkan kesuburan perempuan? Jawabannya rupanya tidak sesederhana itu, Bunda.

Sebuah riset menemukan bahwa sekitar satu dari lima perempuan yang berhasil melahirkan melalui teknologi reproduksi berbantu, termasuk IVF, dapat hamil secara alami setelahnya.


Temuan ini memberikan harapan untuk sebagian pasangan, tetapi bukan berarti IVF terbukti dapat menyembuhkan infertilitas maupun menaikkan kesuburan secara permanen.

Apa itu program IVF maupun bayi tabung?

IVF maupun in vitro fertilization merupakan prosedur reproduksi berbantu yang dilakukan dengan mempertemukan sel telur dan sperma di laboratorium. Setelah terjadi pembuahan dan embrio berkembang, embrio akan dipindahkan ke dalam rahim dengan harapan dapat berkembang menjadi kehamilan.

Program bayi tabung menjadi pilihan untuk pasangan dengan beragam kondisi yang memengaruhi kesuburan. Misalnya gangguan pada saluran tuba, masalah sperma, maupun infertilitas yang belum diketahui penyebabnya.

Melansir Studyfinds, IVF pertama kali berhasil dilakukan pada 1978. Kini, lebih dari 10 juta bayi di seluruh bumi telah lahir melalui prosedur ini. Pada 2020, bayi yang lahir melalui IVF diperkirakan menyumbang sekitar 1–6 persen dari total kelahiran tahunan di negara-negara maju.

Keberhasilan IVF bersandar pada sejumlah faktor, termasuk usia perempuan, kualitas sel telur dan sperma, penyebab infertilitas, serta kondisi kesehatan masing-masing pasangan. Karena itu, hasil program bayi tabung pada setiap orang bisa berbeda.

1 dari 5 perempuan bisa hamil alami setelah IVF

Penelitian yang dipimpin Dr. Annette Thwaites dari University College London (UCL) dan koleganya diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction pada 2023.

Penelitian tersebut merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis yang menggabungkan hasil dari 11 riset dengan total 5.180 perempuan. Para peneliti menelaah seberapa banyak perempuan yang hamil secara alami setelah berhasil melahirkan melalui teknologi reproduksi berbantu, seperti IVF maupun ICSI.

Hasil analisis memberitahu bahwa sekitar 20 persen perempuan mengalami kehamilan alami setelah melahirkan melalui teknologi reproduksi berbantu. Ini artinya, sekitar satu dari lima perempuan dalam himpunan yang diteliti mengalami kehamilan tanpa pertolongan teknologi reproduksi setelahnya.

"Temuan kami memberitahu bahwa kehamilan alami setelah memiliki bayi melalui IVF bukanlah hal yang langka. Hal ini bertolak belakang dengan pandangan umum, baik di kalangan perempuan maupun tenaga medis, serta anggapan yang sering muncul di media, bahwa insiden tersebut sangat kecil kemungkinannya," ujar penulis utama Dr. Annette Thwaites dalam sebuah rilis media.

Data yang tersedia juga memberitahu bahwa kehamilan alami tersebut dapat terjadi dalam tiga tahun pertama setelah kelahiran melalui program bayi tabung.

Penelitian ini diterbitkan dengan judul How common is natural conception in women who have had a livebirth via assisted reproductive technology? Systematic review and meta-analysis.

Apakah IVF bisa menaikkan kesuburan?

Penelitian ini tidak dirancang untuk membuktikan bahwa IVF menaikkan kesuburan perempuan. Para peneliti mau mengetahui seberapa sering kehamilan alami terjadi setelah seorang perempuan berhasil melahirkan melalui teknologi reproduksi berbantu.

Hasil riset memberitahu bahwa sekitar satu dari lima perempuan yang berhasil melahirkan melalui teknologi reproduksi berbantu dapat mengalami kehamilan alami setelahnya. Namun, temuan ini bukan berarti prosedur bayi tabung dapat menaikkan kesuburan perempuan maupun menyembuhkan infertilitas.

Peluang untuk hamil secara alami dapat berbeda pada setiap perempuan, bersandar pada kondisi dan penyebab gangguan kesuburannya. Karena itu, hasil riset ini tidak bisa dijadikan acuan bahwa semua perempuan yang menjalani IVF memiliki kesempatan yang sama untuk hamil secara alami.

Temuan ini juga krusial untuk dipahami pasangan yang statis merencanakan kehamilan. Keberhasilan memiliki anak melalui IVF tidak serta-merta mengatasi masalah kesuburan. Karena itu, pasangan yang belum mau menambah anak statis perlu mempertimbangkan kontrasepsi dan mendiskusikan pilihan yang sesuai dengan dokter.

Jadi, kehamilan alami setelah IVF memang bisa terjadi, tetapi bukan berarti prosedur bayi tabung menaikkan kesuburan perempuan. Penelitian lebih lanjut statis diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kesempatan kehamilan alami setelah IVF.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads