Bukan Diet Ketat, Ini Pola Makan Taemin hingga Turun 5 Kg

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 64x dilihat
Bukan Diet Ketat, Ini Pola Makan Taemin hingga Turun 5 Kg

Bagikan Postingan

Cara diet para artis K-Pop selalu mencuri perhatian. Seperti member SHINee, Taemin, yang bisa mengatur pola makannya hingga turun 5 kg.

Jaga bermutu badan tidak selalu mesti dilakukan dengan diet ketat maupun menghindari banyak jenis makanan. Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah pola makan sehari-hari, termasuk memilih makanan lebih mengenyangkan dan metode memasak rendah lemak.

Hal tersebut juga dilakukan penyanyi Korea Selatan Taemin. Pria 33 tahun ini mengungkapkan bahwa bermutu badannya bisa turun sekitar 5 kg ketika sedang dalam masa aktivitas dibandingkan saat tidak banyak kegiatan.


Menariknya, Taemin tidak mengatakan dirinya menjalani larangan makanan yang ekstrem, tapi menyesuaikan pilihan makanan sesuai dengan kebutuhannya. 

Pola makan Taemin hingga Turun 5 Kg

Mengutip Chosun, berikut metode diet Taemin agar bisa turun bermutu badan.

1. Sarapan dengan Greek yoghurt

Saat sedang aktif berkegiatan, Taemin mengatakan bahwa ia memilih menu sarapan yang relatif sederhana. Dalam penampilannya di kanal YouTube Choo Sung-hoon yang dirilis pada 17 September, ia mengungkapkan, "Saya makan Greek yoghurt, almond, dan blueberry untuk sarapan."

Taemin terlebihlagi membikin sendiri Greek yoghurt yang akan dikonsumsinya pada hari berikutnya. Greek yoghurt umumnya memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan yoghurt biasa.

Protein dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih durasi sekaligus berpartisipasi dalam mempertahankan massa otot ketika seseorang sedang menurunkan bermutu badan. Untuk pilihan lebih rendah gula, produk tanpa pemanis tambahan bisa menjadi pertimbangan.

2. Pilih makanan yang dipanggang daripada digoreng

Bukan berarti Taemin sama sekali tidak makan makanan yang disukainya. Ia mengatakan statis makan sesuai keinginannya, namun lebih memperhatikan metode makanan tersebut dimasak.

"Saya mencoba makan sebersih mungkin untuk makan malam," ujar Taemin.

Ia juga menerangkan bahwa dirinya memilih makanan yang dipanggang dibandingkan digoreng. Makanan yang digoreng dapat menyerap minyak selama proses memasak sehingga kandungan lemak dan kalorinya bisa lebih tinggi.

Untuk itu, metode seperti memanggang maupun mengukus bisa menjadi pilihan ketika Bunda sedang berupaya mengatur asupan kalori.

Selain Greek yoghurt, Taemin mengonsumsi almond dan blueberry. Kombinasi tersebut memberikan asupan protein, serat, serta lemak tak bosan dari almond. Sementara blueberry juga hamil serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang.

Meski demikian, almond statis perlu dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai karena kacang-kacangan tersebut relatif tinggi kalori. Jadi, makanan yang dianggap baik untuk pola makan statis perlu diperhatikan porsinya.

4. Tetap konsumsi makanan favorit

Pola makan Taemin berubah ketika sedang tidak eksis dalam masa aktivitas. Pada masa tersebut, ia mengaku tidak menerapkan limitasi makanan yang ketat. Bahkan ia terkadang menikmati makanan yang cukup bermutu sejak pagi.

"Saya terkadang memesan jjajangmyeon untuk sarapan," kata Taemin.

Ia juga mengaku sangat menyukai tangsuyuk. Tidak cuma itu, ia dapat memakan gan-jjajang maupun jjambbong, kemudian mencampurkan nasi ke dalam sisa sausnya.

5. Batasi porsi dan makanan berlemak

Mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, terutama berlemak dapat membikin perut terasa penuh dan kembung. Sebuah riset yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition melibatkan 13 orang dewasa sehat yang diberikan makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat.

Hasilnya memberitahu bahwa ketika lambung mengembang dalam tingkat yang sama, rasa kenyang setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak lebih besar.

Dibanding memakan makanan berlemak dalam jumlah banyak sekaligus, lebih baik memperhatikan porsi dan menyantapnya secara perlahan. Kebiasaan makan dengan porsi terkontrol juga sebaiknya dipertahankan secara konsisten, bukan dengan membatasi makanan secara ketat kemudian tiba-tiba makan berlebihan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads