Umat muslim dari beragam negara mencoba mendaki ke atas Jabal Rahmah di Makkah, Arab Saudi (ilustrasi)
Kincai Media , JAKARTA -- Makkah, kota suci umat Islam ini, disebut Ummu al-Qura lantaran dia merupakan kota alias negeri tertua di dunia.
Keberadaan Ka’bah dan Masjid al-Haram menjadi daya tarik utama kaum Muslimin dari seluruh bumi untuk mengunjunginya. Secara geografis, Makkah terletak kira-kira 330 meter di atas permukaan laut (dpl) dan berada pada lembah yang sangat kering. Kota ini dikelilingi bukit-bukit alias gunung-gunung tandus yang membentang dari ujung barat hingga timur.
Sedikitnya ada lima buah bukit yang terkenal dan berhistoris dalam konteks umat Islam, ialah Bukit (Jabal) Rahmah, Jabal Nur, Jabal Tsur, Jabal Qubais, dan Jabal Qurban.
Bukit-bukit itu menjadi saksi sejarah para nabi, terutama Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, serta Rasulullah SAW saat menyebarkan Islam.
Jabal Nur
Bukit ini pun menjadi favorit umat Islam yang datang ke Makkah. Di bukit inilah, Rasulullah SAW menerima wahyu pertama (QS al-Alaq [96]:1–5). Rasulullah menerima wahyu tersebut ketika sedang bertafakur di sebuah gua mini di bukit ini yang dinamakan Gua Hira. Turunnya wahyu ini sekaligus meng ukuhkan Rasulullah sebagai utusan Allah.
Jabal Nur terletak sekitar lima kilometer di utara Makkah alias di sebelah kiri perjalanan saat menuju Arafah. Tinggi puncak Jabal Nur kira-kira 200 meter dan untuk mendakinya dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Di area Jabal Nur dan Gua Hira tidak terdapat tanaman apa pun. Sejauh mata memandang, yang ada hanya barisan bebatuan besar.
Gua Hira yang dalam dan sempit terletak di belakang dua buah batu besar. Tinggi gua sekitar dua meter dan luasnya hanya cukup untuk tidur tiga orang berdampingan.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·