Bersikap baik kepada orang lain memang merupakan perihal yang positif. Namun, tidak semua kebaikan dilakukan dengan tulus. Ada pula orang yang terlihat ramah hanya lantaran mempunyai maksud alias kepentingan tertentu.
Sekilas, sikap mereka mungkin susah dibedakan dengan orang yang betul-betul peduli. Padahal, jika diperhatikan lebih saksama, langkah berbincang dan ucapan sehari-harinya sering kali dapat memberikan petunjuk tentang niat yang sebenarnya.
Dengan mengenali tanda-tandanya, Bunda tidak mudah terjebak dalam hubungan yang terasa baik di permukaan, tetapi rupanya tidak tulus.
Cara mengenali orang yang tidak tulus
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ucapan yang sering disampaikan orang yang kebaikannya tidak tulus.
1. “Aku hanya berupaya jujur padamu”
Seseorang yang mengatakan sesuatu betul-betul menyinggung dan kemudian buru-buru menutupinya dengan mengaku jujur, jelas tidak mempunyai niat baik terhadap Bunda.
2. “Kita perlu berjumpa suatu saat nanti”
Sebagian orang mempunyai kebiasaan menjauhkan orang lain tanpa sengaja lantaran takut mempercayai mereka alias kurang percaya diri.
Orang lain bertindak seolah mau berbaur dengan Bunda dan betul-betul beriktikad melakukannya, tetapi tidak pernah menindaklanjutinya.
Seseorang yang sebenarnya tidak baik hanya bakal memberi Bunda perhatian secukupnya agar Bunda berpikir mereka peduli.
3. “Aku tidak menyangka itu darimu”
Rasanya menyenangkan ketika seseorang mengakui bahwa Bunda telah melampaui harapannya, tetapi tidak jika mereka melakukannya dengan langkah yang tidak baik.
Ungkapan seperti ini mengandung makna tersirat bahwa Bunda telah melakukan sesuatu yang lebih baik daripada yang mereka kira lantaran sejak awal mereka tidak mengira Bunda bisa melakukan perihal itu.
4. “Beri tahu saya jika Anda memerlukan sesuatu”
Secara teknis, orang lain menawarkan bantuan, tetapi melakukannya dengan langkah yang tidak pasti memperjelas bahwa mereka sebenarnya tidak peduli.
Kemungkinan besar mereka berambisi Bunda tidak bakal betul-betul menerima tawaran tersebut.
5. “Aku juga berpikir perihal yang sama”
Orang yang pura-pura baik biasanya setuju dengan apa pun yang Bunda katakan dan membiarkan Bunda percaya bahwa mereka mempunyai buahpikiran yang sama hanya agar dapat memanfaatkan Bunda.
Ini hanya sanjungan, yang bukan pujian sejati. Ketika seseorang menyanjung Bunda dengan niat jelek di baliknya, mereka melakukannya dengan langkah yang mereka tahu bakal Bunda hargai.
6. “Apa pun yang cocok untukmu, itu tidak masalah”
Mereka yang pura-pura baik mungkin bakal menyuruh langsung melakukan apa pun yang menurut Bunda terbaik. Namun, sebenarnya mereka sedang berupaya menghindari konflik.
Hal ini sering kali terasa lebih nyaman bagi mereka saat itu dan membikin mereka tetap berada di pihak Bunda, tetapi mustahil untuk mempertahankan hubungan seperti ini dalam jangka panjang.
7. “Saya hanya mau membantu”
Taktik membikin orang merasa bersalah seperti ini adalah corak manipulasi pribadi. Psikolog klinis Kia-Rai Prewitt mengatakan perihal itu terjadi ketika seseorang dengan sengaja mencoba membikin Bunda merasa bersalah lantaran tidak mau melakukan sesuatu yang mereka inginkan.
Menawarkan support terdengar baik, tetapi seseorang yang menggunakannya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan seperti ini sama sekali tidak baik.
8. “Kamu yang terbaik”
Validasi yang tidak tulus semacam ini digunakan oleh orang-orang yang mau mengambil hati agar dapat memanfaatkan Bunda dengan langkah yang menguntungkan.
Psikolog Leon F. Seltzer apalagi menyebut sebagai penyuapan verbal. Sebenarnya itu hanyalah langkah orang tersebut untuk tampak peduli sehingga mereka dapat mengambil untung dari Bunda.
9. “Semoga Tuhan memberkatimu”
Menambahkan kalimat ini pada nyaris semua pernyataan adalah langkah untuk mengurangi akibat negatifnya. Sesuatu yang jelas-jelas merupakan kritik dapat terdengar kurang kentara ketika seseorang bertindak seolah-olah mereka peduli.
Namun, tidak ada yang betul-betul mengatakan ini untuk bersikap baik, terutama ketika mereka tahu bahwa apa pun yang mereka katakan sebelumnya betul-betul pedas.
Nah, itulah beberapa ucapan yang dapat Bunda kenali dari orang yang pura-pura baik. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·